Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Ekonomi » Sorotan Temuan BPK Soal Dana BOS: 326 KepalaSekolah Sulsel Ajukan Mundur,Disdik Dan DPRD Beri Penjelasan Berbeda

Sorotan Temuan BPK Soal Dana BOS: 326 KepalaSekolah Sulsel Ajukan Mundur,Disdik Dan DPRD Beri Penjelasan Berbeda

  • calendar_month Sunday, 12 Jul 2026
  • visibility 248
  • comment 0 comment

MTN-SULSEL,-MAKASSAR – Isu mengejutkan mencuat di dunia pendidikan Sulawesi Selatan: sebanyak 326 kepala sekolah jenjang SMA dan SMK dilaporkan mengajukan pengunduran diri secara massal.

Langkah ini muncul tak lama setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merilis temuan terkait pengelolaan keuangan sekolah, khususnya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dinilai bermasalah secara administratif.
Polemik ini kemudian memicu perdebatan antara Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan dan Komisi E DPRD Sulsel terkait langkah penyelesaian yang paling tepat.

Penjelasan Disdik: Evaluasi Sesuai Aturan, Belum Ada Indikasi Penggelapan

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Najamuddin, menjelaskan bahwa evaluasi terhadap kepala sekolah dilakukan sesuai rekomendasi BPK, Inspektorat, serta aturan yang berlaku.
Ia menegaskan pentingnya membedakan antara pelanggaran administrasi dan tindak pidana keuangan.
“Sejauh ini belum ada indikasi penggelapan dana BOS.
Istilah penggelapan baru sah jika sudah ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Temuan saat ini lebih banyak berkaitan dengan kelengkapan administrasi pengelolaan anggaran,” tegas Iqbal.
Kebijakan ini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025, di mana jabatan kepala sekolah merupakan tugas tambahan bagi guru ASN, sehingga pemberhentian bisa terjadi karena pelanggaran berat, permintaan sendiri, atau meninggal dunia. Hingga saat ini, surat persetujuan pengunduran diri belum dikeluarkan, karena proses evaluasi kinerja, integritas, dan tata kelola keuangan masih berjalan.

Pandangan DPRD: Minta Hentikan Pengunduran Diri, Masalah Sudah Diselesaikan

Berbeda dengan Disdik, Komisi E DPRD Sulsel menyoroti langkah ini dan meminta agar proses pengunduran diri massal dihentikan.
Ketua Komisi E, Andi Tenri Indah, menyampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat bahwa temuan BPK sudah ditindaklanjuti dan kekurangan dana telah dikembalikan oleh pihak sekolah.
“Persoalan administrasi sudah selesai dan dana yang kurang sudah disetor kembali. Kami menilai tidak perlu membebani jabatan kepala sekolah sebagai bentuk penyelesaian tambahan,” ungkap Andi Tenri.
Menurutnya, dialog bersama seluruh pihak lebih dibutuhkan daripada keputusan sepihak yang berisiko mengganggu kinerja pendidikan di tingkat sekolah.

Maksud, Tujuan, dan Makna Polemik Ini

Polemik ini menyasar tujuan yang sama namun pendekatan berbeda:

*Tujuan Disdik: Memastikan tata kelola dana BOS semakin tertib, akuntabel, dan memegang prinsip kehati-hatian sesuai aturan kepegawaian.

*Tujuan DPRD: Menjaga stabilitas kepemimpinan sekolah, menghargai upaya penyelesaian temuan, serta menghindari dampak negatif bagi proses belajar mengajar.

*Tujuan Bersama: Memperbaiki sistem pengelolaan anggaran sekolah agar dana BOS benar-benar bermanfaat maksimal bagi kemajuan siswa dan operasional pendidikan.

Pemerintah provinsi dan DPRD berharap segera menemukan titik temu, sehingga kepastian hukum bagi kepala sekolah dan keberlanjutan pelayanan pendidikan bagi siswa dapat terjamin.
  • Author: Kaperwil sulsel:Andi Syahrul

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • MTQ ke-22 Tanjung Palas Timur Berlangsung Sukses,Desa Binai Tuai Apresiasi

    MTQ ke-22 Tanjung Palas Timur Berlangsung Sukses,Desa Binai Tuai Apresiasi

    • calendar_month Friday, 26 Jun 2026
    • visibility 314
    • 0Comment

    MTN-BULUNGAN,Tanjung Palas Timur – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-22 Tingkat Kecamatan Tanjung Palas Timur yang digelar di Desa Binai berlangsung dengan aman, lancar, dan sukses. Keberhasilan penyelenggaraan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak berkat semangat gotong royong masyarakat serta kerja keras panitia.Ketua Panitia MTQ, Hamsa Jumaan, dalam laporan penutupan menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dapat […]

  • Temuan BPK Rp,563 Juta Sebagian Sudah Di Kembalikan! Kadis Pendidikan Merangin:Tinggal Rp.179Juta Belum Disetor,Surat Telah Dikirimkan Ke Pihak Terkait

    Temuan BPK Rp,563 Juta Sebagian Sudah Di Kembalikan! Kadis Pendidikan Merangin:Tinggal Rp.179Juta Belum Disetor,Surat Telah Dikirimkan Ke Pihak Terkait

    • calendar_month Friday, 17 Jul 2026
    • visibility 562
    • 0Comment

    MTN-MERANGIN, 17 Juli 2026 – Terkait pemberitaan sejumlah media yang menyebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin bungkam saat dimintai tanggapan atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait pengadaan mebel Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kelebihan pembayaran sebesar Rp563.904.188, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Misrinadi, akhirnya memberikan penjelasan lengkap dan terbuka kepada […]

  • SABU 40 Kg Dari Negeri Jiran MALAYSIA Berlabu Di Pelabuhan Pare Pare

    SABU 40 Kg Dari Negeri Jiran MALAYSIA Berlabu Di Pelabuhan Pare Pare

    • calendar_month Thursday, 11 Jun 2026
    • visibility 141
    • 0Comment

    MTN-SULSEL– Narkoba 40 Kilogram(Kg) jenis sabu dari negeri jiran Malaysia kembali masuk ke Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui jalur laut, berlabuh di Pelabuhan Parepare. Gerak cepat,jajaran Polres Parepare yang bertugas berhasil mengendus keberadaan barang haram tersebut sehingga langsung diamankan berikut kurirnya. Selain sabu, pada pengungkapan tersebut polisi juga berhasil mengungkap narkotika jenis baru berupa etomidate yang […]

  • SENGKETA LAHAN MASYARAKAT GURIMBANG & BERAU COAL BERLANJUT, WARGA MINTA MEDIASI DAN PENGHENTIAN HAULING

    SENGKETA LAHAN MASYARAKAT GURIMBANG & BERAU COAL BERLANJUT, WARGA MINTA MEDIASI DAN PENGHENTIAN HAULING

    • calendar_month Sunday, 12 Jul 2026
    • visibility 342
    • 0Comment

    MTN-TANJUNG REDEB – Sengketa lahan seluas ±56 hektare di Kampung Gurimbang, Kecamatan Sambaliung, antara warga dan PT Berau Coal terus berlanjut.Warga melalui kuasa hukumnya mengajukan permohonan mediasi kepada DPRD Berau pada 7 Juli 2026 serta pengaduan kepada Kapolda Kalimantan Timur untuk meminta evaluasi dan penghentian sementara aktivitas hauling di lokasi yang masih bersengketa. Warga menilai […]

  • KRISIS BBM Berau: Pertalite Langka, Pertamax ikut Hilang,Antrean Mengular di SPBU Km 5

    KRISIS BBM Berau: Pertalite Langka, Pertamax ikut Hilang,Antrean Mengular di SPBU Km 5

    • calendar_month Monday, 31 Agt 2026
    • visibility 157
    • 0Comment

    MTN-BERAU — Krisis ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Berau kian memburuk dan meluas hingga menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Senin (31/8/2026), antrean kendaraan mengular panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), terutama di SPBU KM 5, Tanjung Redeb, yang menjadi titik paling parah terpantau. Kelangkaan tak hanya melanda BBM bersubsidi Pertalite yang […]

  • Sinergi Adat dan Modernitas, Dewan Adat Kesultanan Gunung Tabur Kawal Musrenbang

    Sinergi Adat dan Modernitas, Dewan Adat Kesultanan Gunung Tabur Kawal Musrenbang

    • calendar_month Tuesday, 17 Feb 2026
    • visibility 470
    • 0Comment

    BERAU. MTN – Sinergi Adat dan Modernitas, Dewan Adat Kesultanan Gunung Tabur Kawal Musrenbang Berau Pemandangan berbeda terlihat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Gunung Tabur baru-baru ini. Kehadiran Pangeran Hadi Ningrat bersama jajaran Dewan Adat Kesultanan Gunung Tabur di barisan terdepan menjadi sorotan utama, menandakan kuatnya sinergi antara tatanan kultural dan perencanaan […]

expand_less