MTN-JAKARTA – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, melaporkan kemajuan signifikan program digitalisasi pemerintahan kepada Presiden.
Berdasarkan keberhasilan uji coba penyaluran bantuan sosial (bansos) di Banyuwangi, pemerintah kini resmi memperluas penerapan sistem ini ke 43 kabupaten/kota di 26 provinsi.
Program ini diperkirakan akan menjangkau 38,7 juta penduduk atau setara 12,5 juta keluarga di seluruh Indonesia.
“Penerapan di Banyuwangi membuktikan pelayanan publik menjadi lebih cepat, sederhana, dan tepat sasaran.
Masyarakat terbebas dari birokrasi yang berbelit,” ujar Luhut pada Selasa (15/7/2026).
Ia menegaskan digitalisasi bukan sekadar pemakaian teknologi, melainkan inti dari reformasi tata kelola untuk meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat kepercayaan masyarakat. Selanjutnya, sistem digital juga akan dikembangkan untuk bantuan UMKM, subsidi energi, perizinan usaha, hingga transparansi hukum.
Kewaspadaan Terhadap Ketidakpastian Global
Di sisi lain, Luhut mengingatkan pemerintah tetap harus waspada terhadap risiko gejolak geopolitik dunia yang berpotensi menaikkan harga dan menekan daya beli.
Oleh karena itu, Dewan Ekonomi Nasional telah menyiapkan rencana antisipasi untuk menjaga kestabilan konsumsi masyarakat dan aktivitas usaha pada semester kedua tahun 2026.
At the moment there is no comment