MTN-YOGYAKARTA – Sebuah pohon munggur berusia sekitar 150 tahun yang berdiri di perbatasan Kampung Ledoktukangan dan Tukangan, Kelurahan Tegalpanggung, Kemantren Danurejan, kini tertangani dengan bijak. Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo turun langsung bersama warga dalam kegiatan gotong royong penanganan pohon tersebut.
membuktikan bahwa keselamatan lingkungan dan warisan alam dapat berjalan beriringan.
Pohon yang tumbuh di atas lahan milik pribadi itu dinilai berpotensi membahayakan warga di sekitarnya. Namun, solusi yang diambil bukanlah menebangnya hingga mati.
Pemerintah Kota Yogyakarta bersama warga memilih jalan pertengahan: memangkas dan mengurangi bagian batang serta dahan yang berisiko roboh, demi menurunkan potensi bahaya sekaligus tetap melestarikan keberadaan pohon bersejarah tersebut.
Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen: pengurus RW 03 dan RW 04, RT 13 dan RT 16, warga Kampung Tukangan dan Ledoktukangan, Linmas, Kampung Tangguh Bencana, relawan se-Kemantren Danurejan, serta perangkat daerah terkait.
Semua bergerak dalam satu irama: peduli, saling membantu, dan mencari solusi terbaik.
Wali Kota Hasto berharap semangat kepedulian dan gotong royong yang tampil hari ini terus terjaga.
Bukan hanya untuk menyelesaikan persoalan sesaat, melainkan untuk memperkuat ikatan batin antara pemerintah dan masyarakat, serta menciptakan lingkungan yang aman, asri, dan penuh kasih sayang sesama warga.
Sebuah pelajaran berharga: kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunannya, melainkan dari kepedulian warganya terhadap sesama dan kelestarian alam.
At the moment there is no comment