Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Kejati Kaltim Sita Aset Ratusan Miliar dari PT JMB Group Terkait Kasus Tambang Batubara Ilegal

Kejati Kaltim Sita Aset Ratusan Miliar dari PT JMB Group Terkait Kasus Tambang Batubara Ilegal

  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • visibility 247
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SAMARINDA – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) melakukan penyitaan aset bernilai ratusan miliar rupiah milik PT Jembayan Muarabara (PT JMB) Group. Tindakan tegas ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan pertambangan batubara ilegal yang beroperasi di kawasan transmigrasi tanpa izin resmi.

​Dalam konferensi pers yang digelar di lantai 8 Kantor Kejati Kaltim, Jalan Bung Tomo, Samarinda, pada Kamis siang (26/3/2026), tim penyidik memamerkan sejumlah barang bukti hasil sitaan. Aset yang disita meliputi uang tunai dalam mata uang rupiah dan asing, tas mewah, hingga kendaraan mewah.

Detail Perkara dan Lokasi

Kasus ini berkaitan dengan aktivitas pertambangan yang diduga berlangsung di atas lahan berstatus Hak Pengelolaan Lahan (HPL) milik Kementerian Transmigrasi (kini Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi). Kegiatan tambang tersebut berlokasi di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan diketahui dilakukan tanpa mendapatkan izin dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Tersangka yang Terlibat

Hingga saat ini, pihak penyidik telah menetapkan enam orang tersangka dalam perkara ini. Keenam tersangka tersebut terdiri dari:

  • ​3 orang mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Kadistamben) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
  • ​3 orang Direktur perusahaan dari JMB Group.

Transparansi Penanganan Kasus

Kasi Penkum Kejati Kaltim, Toni Yuswanto, menegaskan bahwa publikasi hasil penyitaan ini adalah bentuk transparansi pihak kejaksaan dalam menangani perkara dugaan korupsi dan kegiatan ilegal di wilayah Kabupaten Kukar.

​”Konferensi pers hari ini adalah bentuk transparansi penanganan perkara dugaan korupsi di Kabupaten Kukar,” ujar Toni Yuswanto di hadapan media.

​Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat teras Kejati Kaltim, di antaranya Kasidik Danang Prasetyo Dwiharjo, Asintel Abdul Muis Ali, Aspidsus Gusti Hamdani, Kasi Penkum Toni Yuswanto, dan Koordinator Jaksa Pidsus Hary Pallar.

​Pihak Kejati Kaltim memastikan akan terus mendalami kasus ini guna memastikan penegakan hukum terhadap aktivitas tambang ilegal yang merugikan negara dan masyarakat di Kalimantan Timur.(**tim**)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Pelanggaran KetenagaKerjaan Di PT.Jabontara Eka Karsa: Eks Karyawan Ungkap Saksi Tanpa Kompensasi Layak Hingga Praktek Pungli Kontrak Berau

    Dugaan Pelanggaran KetenagaKerjaan Di PT.Jabontara Eka Karsa: Eks Karyawan Ungkap Saksi Tanpa Kompensasi Layak Hingga Praktek Pungli Kontrak Berau

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • visibility 184
    • 0Komentar

    MTN-BERAU, Isu ketenagakerjaan yang melanda perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Jabontara Eka Karsa (JEK) di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur kini kian memanas. Setelah mencuatnya kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak tanpa pesangon, sejumlah mantan pekerja mulai berani bersuara mengenai dugaan penahanan hak normatif hingga praktik pungutan liar (pungli) di internal manajemen perusahaan.Salah […]

  • GUBERNUR NTT Ancam Rumahkan 9000 Pegawai PPPK, Akibat Transferan Pusat ke Daerah Berkurang

    GUBERNUR NTT Ancam Rumahkan 9000 Pegawai PPPK, Akibat Transferan Pusat ke Daerah Berkurang

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • visibility 108
    • 0Komentar

    MTN-NTT, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengungkapkan sebanyak 9.000 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan dirumahkan. Tindakan tersebut dampak dari adanya kebijakan rasionalisasi belanja pegawai sebagai langkah penyesuaian terhadap keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) NTT. Melki menjelaskan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (HKPD), memerintahkan […]

  • Misteri Kebakaran Kantor Bupati Bulungan: Asap Tebal Menyelimuti Langit Kota Tanjung Selor

    Misteri Kebakaran Kantor Bupati Bulungan: Asap Tebal Menyelimuti Langit Kota Tanjung Selor

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Tanjung Selor, MTN – Kebakaran hebat melanda Gedung Kantor Bupati Bulungan, pusat pemerintahan Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada Selasa malam sekitar pukul 22.41 Wita. 20 Mei 2026. Asap hitam tebal membumbung tinggi dan menyelimuti langit kota, terlihat jelas dari berbagai titik di pusat kota, menimbulkan kepanikan warga dan pertanyaan besar mengenai penyebab kejadian ini. Api […]

  • Menjelang Peresmian Presiden, PPWI Butur Desak RSUD Lunasi Tuntas Hak Vendor

    Menjelang Peresmian Presiden, PPWI Butur Desak RSUD Lunasi Tuntas Hak Vendor

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • visibility 559
    • 0Komentar

    BUTON UTARA, MTN – Menjelang rencana peresmian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buton Utara Tipe C oleh Presiden Republik Indonesia, Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Buton Utara, Laode Yus Asman, melontarkan desakan keras agar pihak RSUD segera menuntaskan seluruh kewajiban pembayaran kepada para vendor bukan dengan skema cicilan, melainkan dibayar lunas. Desakan ini bukan tanpa […]

  • Pasukan Merah 1001 Mandau dan Pol Adat, Ormas Galak Kawal Kelompok Tani UBM Persiapan Melakukan Aksi

    Pasukan Merah 1001 Mandau dan Pol Adat, Ormas Galak Kawal Kelompok Tani UBM Persiapan Melakukan Aksi

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • visibility 285
    • 0Komentar

    BERAU – Ketegangan agraria kembali memuncak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Ormas Pasukan Merah 1001 Mandau Kaltim bersama Serdadu Pol Adat, Ormas Galak secara resmi menyatakan sikap untuk berdiri di barisan terdepan mendampingi Kelompok Tani UBM yang menjadi korban dugaan penggusuran paksa oleh perusahaan tambang batu bara, PT Berau Coal. Sebagai bentuk perlawanan, aliansi masyarakat […]

  • Isu Tambang Pasir di Kulisusu Barat, Keterlibatan Kepsek Jadi Sorotan

    Isu Tambang Pasir di Kulisusu Barat, Keterlibatan Kepsek Jadi Sorotan

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • visibility 180
    • 0Komentar

    BUTON UTARA, MTN – Dugaan keterlibatan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) dalam aktivitas tambang pasir ilegal kembali mencuat dan menjadi sorotan publik. Berdasarkan hasil investigasi media beberapa awak media, seorang ASN inisial LMR yang diketahui menjabat sebagai kepala sekolah (kepsek) diduga turut mengelola aktivitas penambangan pasir tanpa izin di […]

expand_less