Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Forum Pemuda Minta BPK dan Kejaksaan Audit Pengadaan di Dinas Pendidikan Musi Rawas

Forum Pemuda Minta BPK dan Kejaksaan Audit Pengadaan di Dinas Pendidikan Musi Rawas

  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSEL, MTN – Forum Lintas Pemuda Silampari meminta BPK RI dan Kejaksaan Negeri Musi Rawas melakukan audit serta investigasi menyeluruh terhadap pengadaan barang dan tata kelola anggaran di Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas. Permintaan ini disampaikan Aktivis Kebijakan Publik, Ahmad J Prayogi, Selasa (26/5/2026), merespons sejumlah persoalan yang menuai perhatian publik.

Menurut Ahmad, masalah yang muncul bukan lagi sekadar administrasi, melainkan mengarah pada dugaan penyalahgunaan wewenang, pengondisian anggaran, hingga intimidasi birokrasi terkait penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Salah satu sorotan utama adalah pengadaan papan informasi bahaya narkoba yang diduga diarahkan dan diwajibkan dinas ke seluruh sekolah, dengan harga sekitar Rp2,7 juta per unit. Pengadaan ini dinilai tidak mendesak, tidak sesuai kebutuhan pendidikan, serta harganya dianggap terlalu mahal tanpa kejelasan manfaat.

“Kami terima banyak keluhan soal pengondisian sistematis pembelian papan ini. Dinas diduga mewajibkan dengan harga tinggi. Apa urgensinya bagi kualitas pendidikan?” ujar Ahmad.

Ia juga mengungkap dugaan tekanan bagi kepala sekolah yang menolak, berupa ancaman pemersulitan pencairan Dana BOS. Menurutnya, hal itu merupakan penyalahgunaan wewenang serius, mengingat Dana BOS adalah hak sekolah yang dijamin negara.

Publik juga mempertanyakan kasus pengadaan seragam sekolah tahun 2023 senilai Rp11,6 miliar. Berdasarkan LHP BPK Nomor 07/LHP/XVIII.PLG/01/2024, pengadaan itu tidak memiliki dokumen dasar seperti RAB, KAK, maupun acuan harga. Masalah serupa juga terulang pada pengadaan seragam tahun 2025. Pola yang sama dinilai menunjukkan lemahnya pengawasan internal dinas terkait.

Forum mendesak Bupati Musi Rawas segera mengevaluasi seluruh jajaran Dinas Pendidikan agar institusi pendidikan bersih dari polemik dan kepentingan kelompok. “Bupati harus hadir menyelamatkan marwah pendidikan daerah,” tegas Ahmad.

Pihaknya berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga ada tindakan nyata. Jika tidak ada penanganan serius, Forum berencana melaporkan dugaan penyimpangan ke lembaga pengawasan tingkat lebih tinggi demi menjaga transparansi dan kepercayaan publik.

  • Penulis: Ali Handoko

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SABU 40 Kg Dari Negeri Jiran MALAYSIA Berlabu Di Pelabuhan Pare Pare

    SABU 40 Kg Dari Negeri Jiran MALAYSIA Berlabu Di Pelabuhan Pare Pare

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MTN-SULSEL– Narkoba 40 Kilogram(Kg) jenis sabu dari negeri jiran Malaysia kembali masuk ke Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui jalur laut, berlabuh di Pelabuhan Parepare. Gerak cepat,jajaran Polres Parepare yang bertugas berhasil mengendus keberadaan barang haram tersebut sehingga langsung diamankan berikut kurirnya. Selain sabu, pada pengungkapan tersebut polisi juga berhasil mengungkap narkotika jenis baru berupa etomidate yang […]

  • Gubernur Kaltim Menegaskan Penting nya Menjaga Hutan, Berpotensi Menjadi Pendapatan Baru

    Gubernur Kaltim Menegaskan Penting nya Menjaga Hutan, Berpotensi Menjadi Pendapatan Baru

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • visibility 71
    • 0Komentar

    MTN-KALTIM, Gubernur Kaltim Rudy Masud menegaskan keberadaan hutan tidak hanya berfungsi sebagai penyangga lingkungan, tetapi juga telah menjadi sumber pendapatan baru melalui skema perdagangan karbon atau carbon trading. Rudy Masud, Juga mengatakan Bahwa keberhasilan menjaga hutan telah akan Membawa Kaltim menjadi salah satu daerah terdepan Nantinya di dalam program pengurangan emisi gas rumah kaca di […]

  • Dua Kecamatan Bagian Pesisir Berau Krisis Air Bersih

    Dua Kecamatan Bagian Pesisir Berau Krisis Air Bersih

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • visibility 118
    • 0Komentar

    MTN- BERAU, menjadi perhatian serius Masyarakat tanjung batu dan Maratua terkait krisis air bersih masih menjadi keluhan utama di sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Berau. Hingga kini, warga di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, serta Kampung Payung-Payung dan Kampung Teluk Alulu di Kecamatan Maratua, masih menghadapi keterbatasan akses air bersih yang telah berlangsung sangat lama. […]

  • Salah Guna Aset Koperasi, LBH 545: Bukan untuk Maksiat!

    Alih Fungsi Bangunan Koperasi Jadi Sorotan, LBH 545 Minta Segera Ditertibkan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • visibility 343
    • 0Komentar

    BOGOR, MTN –  Sebuah bangunan yang seharusnya berfungsi sebagai Koperasi Perah Susu di Jalan KH Abdul Hamid, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, kini menjadi sorotan tajam. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) 545 memberikan teguran keras karena aset tersebut diduga dialihfungsikan secara ilegal menjadi tempat usaha bernama “Warung 2 / Cafe”. Berdasarkan temuan di lapangan, […]

  • Menjelang Peresmian Presiden, PPWI Butur Desak RSUD Lunasi Tuntas Hak Vendor

    Menjelang Peresmian Presiden, PPWI Butur Desak RSUD Lunasi Tuntas Hak Vendor

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • visibility 559
    • 0Komentar

    BUTON UTARA, MTN – Menjelang rencana peresmian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buton Utara Tipe C oleh Presiden Republik Indonesia, Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Buton Utara, Laode Yus Asman, melontarkan desakan keras agar pihak RSUD segera menuntaskan seluruh kewajiban pembayaran kepada para vendor bukan dengan skema cicilan, melainkan dibayar lunas. Desakan ini bukan tanpa […]

  • Sengketa Kendaraan Diduga Libatkan Oknum Polisi, Penyelesaian Damai Buntu

    Sengketa Kendaraan Diduga Libatkan Oknum Polisi, Penyelesaian Damai Buntu

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • visibility 218
    • 0Komentar

    MTN-KENDARI,–Sengketa kepemilikan kendaraan bermotor diduga melibatkan oknum kepolisian mencuat di Sulawesi Tenggara. Pemilik sah Toyota Yaris Cross warna hitam merasa dirugikan lantaran kendaraannya dikuasai pihak ketiga tanpa bukti hukum yang jelas, sementara upaya penyelesaian damai melalui Polres Kolaka Utara belum membuahkan hasil. Kasus bermula dari perjanjian pemakaian sekaligus pembayaran bertahap antara pemilik dengan warga berinisial […]

expand_less