Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Ekonomi » Obat Kosong di Puskesmas Samaturu Hak Kesehatan Pasien Terabaikan

Obat Kosong di Puskesmas Samaturu Hak Kesehatan Pasien Terabaikan

  • calendar_month Sunday, 17 Mei 2026
  • visibility 208
  • comment 0 comment

BUTON UTARA, MTN –  Kekosongan obat di Puskesmas Samaturu berujung pada rujukan pasien ke RS SMS Berjaya pada Minggu, 17 Mei 2026. Saat tiba di rumah sakit, dokter sampai mempertanyakan keterlambatan penanganan.

“Kenapa lambat sekali dirujuk? Pasien sudah dalam keadaan lemah begini,” ujar dokter kepada keluarga pasien, menurut penuturan orang tua pasien.

Keluarga pasien mengaku pasrah karena kondisi anaknya mulai membaik. Namun mereka meminta agar stok obat di puskesmas segera dibenahi.

“Tidak usah diributkan, anak saya juga agak membaik. Cuma kami harap agar obat-obatan di puskesmas bisa disiapkan. Kalau keluarga pasien yang masuk tidak apa-apa kami beli di luar. Tapi kalau keluarga pasien tidak ada uang, gimana jadinya? Padahal BPJS yang kami miliki tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan,” ujar orang tua pasien.

Upaya konfirmasi media ke Kepala Puskesmas Samaturu, Martha, kembali menemui jalan buntu. Pesan singkat yang dikirim melalui WhatsApp tidak dibalas. Nomor media diduga diblokir.

Hal yang sama terjadi saat media mencoba mengonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka. Tidak ada jawaban yang diberikan hingga berita ini ditayangkan.

Karena tidak mendapat jawaban dari pihak puskesmas dan dinas kesehatan, keluarga pasien meminta Bupati Kolaka untuk meninjau ulang kinerja Kepala Puskesmas Samaturu dan Dinas Kesehatan.

Mereka menilai kekosongan obat saat tanggal merah dan tidak berfungsinya apotek puskesmas adalah kelalaian serius yang membahayakan keselamatan pasien.

“Kalau masalah tanggal merah saja obat sudah habis, bagaimana kalau terjadi bencana? Ini soal nyawa, bukan soal administrasi,” kata keluarga pasien.

Kekosongan obat di fasilitas kesehatan dasar seperti puskesmas berpotensi melanggar Standar Pelayanan Minimal SPM bidang kesehatan dan dapat mengganggu hak pasien untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak.

Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari Puskesmas Samaturu maupun Dinas Kesehatan Kolaka soal penyebab kosongnya stok obat dan minimnya pelayanan apotek saat tanggal merah.

  • Author: herawan kaperwil

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tegas! Gubernur Andi Sudirman Sulaiman:Jalan Yang Di Tanami Pisang Tidak Akan Di Prioritaskan Perbaikannya

    Tegas! Gubernur Andi Sudirman Sulaiman:Jalan Yang Di Tanami Pisang Tidak Akan Di Prioritaskan Perbaikannya

    • calendar_month Wednesday, 8 Jul 2026
    • visibility 156
    • 0Comment

    MTN-SULSEL,-MAROS – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan sikap tegasnya terkait aksi protes warga yang menanam pohon pisang di jalan rusak sebagai bentuk tuntutan perbaikan. Ia menyatakan, lokasi yang dilakukan aksi seperti itu justru tidak akan diprioritaskan dalam penanganan infrastruktur. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Andi Sudirman saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) […]

  • Jefri Masrif Dun Resmi Nahkodai STM, Fokus Penjaga Adat dan Budaya Tolaki

    Jefri Masrif Dun Resmi Nahkodai STM, Fokus Penjaga Adat dan Budaya Tolaki

    • calendar_month Monday, 27 Apr 2026
    • visibility 246
    • 0Comment

    KOLAKA, MTN – Sanggoleo Tamalaki Mekongga (STM) resmi menggelar prosesi Pomberehua atau pengukuhan Dewan Pengurus Pusat dengan mengusung tema “Tamalaki yang Beradat dan Beradab”, pada Minggu (26/4/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 18.00 WITA ini dipusatkan di kawasan Makam Sangia Nibandera, Desa Tikonu, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki nilai […]

  • Pemdes Fasilitasi Mediasi Konflik Lahan 4,09 Hektare di Sajau Hilir

    Pemdes Fasilitasi Mediasi Konflik Lahan 4,09 Hektare di Sajau Hilir

    • calendar_month Tuesday, 23 Jun 2026
    • visibility 146
    • 0Comment

    MTN -BULUNGAN–,23 Juni 2026, Pemerintah Desa (Pemdes) Sajau Hilir bergerak cepat memfasilitasi mediasi sengketa lahan seluas sekitar 4,9 hektare di kawasan Sadihoring, meliputi wilayah Sajau Hilir dan Sajau Purau. Mediasi dilakukan untuk meredam ketegangan antara para pihak sekaligus menjaga situasi tetap kondusif. Dalam pertemuan tersebut disepakati seluruh aktivitas di lokasi sengketa dihentikan sementara. Alat berat […]

  • Bupati Malinau Resmikan Gedung SMPIT Insan Utama Malinau Penuh Makna: Prestasi Dan Ahlak Mulia

    Bupati Malinau Resmikan Gedung SMPIT Insan Utama Malinau Penuh Makna: Prestasi Dan Ahlak Mulia

    • calendar_month Thursday, 9 Jul 2026
    • visibility 338
    • 0Comment

    MTN-MALINAU – Peresmian Gedung Baru SMPIT Insan Utama Malinau bukan sekadar seremonial pembangunan fisik, melainkan menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Malinau di bawah kepemimpinan Bupati Malinau dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang berkualitas dan layak bagi seluruh masyarakat. Kegiatan ini semakin bermakna dan menyentuh hati dengan hadirnya kisah inspiratif dari seorang siswa berprestasi, Nabila Abya […]

  • Memperkuat Regenerasi Dan Memperkuat Putusan,MA Gelar Diklat Khusus Calon Hakim Militer tinggi Di Bali

    Memperkuat Regenerasi Dan Memperkuat Putusan,MA Gelar Diklat Khusus Calon Hakim Militer tinggi Di Bali

    • calendar_month Monday, 6 Jul 2026
    • visibility 72
    • 0Comment

    MTN-DENPASAR – Dalam upaya memastikan kualitas putusan peradilan tetap prima dan sejalan dengan dinamika perkembangan hukum nasional, Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia mengambil langkah strategis. Melalui Badan Strategi Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan, MA menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Singkat bertajuk Prinsip dan Kerangka Hukum dalam Penanganan serta Pengambilan Putusan Yudisial Tingkat Banding. Kegiatan […]

  • Dua Kasus Korupsi Tanah Kas Desa,Lurah CondongCatur Di Tahan Polda DIY

    Dua Kasus Korupsi Tanah Kas Desa,Lurah CondongCatur Di Tahan Polda DIY

    • calendar_month Sunday, 5 Jul 2026
    • visibility 221
    • 0Comment

    MTN-DIY, SLEMAN – Kepala Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam dua kasus tindak pidana korupsi yang menyangkut pengelolaan dan penyalahgunaan aset Tanah Kas Desa (TKD). Berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan oleh kepolisian, dua lokasi lahan milik desa yang menjadi objek perkara adalah di wilayah Padukuhan Gandok serta lahan di Kalurahan Desa […]

expand_less