Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Obat Kosong di Puskesmas Samaturu Hak Kesehatan Pasien Terabaikan

Obat Kosong di Puskesmas Samaturu Hak Kesehatan Pasien Terabaikan

  • account_circle herawan kaperwil
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BUTON UTARA, MTN –  Kekosongan obat di Puskesmas Samaturu berujung pada rujukan pasien ke RS SMS Berjaya pada Minggu, 17 Mei 2026. Saat tiba di rumah sakit, dokter sampai mempertanyakan keterlambatan penanganan.

“Kenapa lambat sekali dirujuk? Pasien sudah dalam keadaan lemah begini,” ujar dokter kepada keluarga pasien, menurut penuturan orang tua pasien.

Keluarga pasien mengaku pasrah karena kondisi anaknya mulai membaik. Namun mereka meminta agar stok obat di puskesmas segera dibenahi.

“Tidak usah diributkan, anak saya juga agak membaik. Cuma kami harap agar obat-obatan di puskesmas bisa disiapkan. Kalau keluarga pasien yang masuk tidak apa-apa kami beli di luar. Tapi kalau keluarga pasien tidak ada uang, gimana jadinya? Padahal BPJS yang kami miliki tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan,” ujar orang tua pasien.

Upaya konfirmasi media ke Kepala Puskesmas Samaturu, Martha, kembali menemui jalan buntu. Pesan singkat yang dikirim melalui WhatsApp tidak dibalas. Nomor media diduga diblokir.

Hal yang sama terjadi saat media mencoba mengonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka. Tidak ada jawaban yang diberikan hingga berita ini ditayangkan.

Karena tidak mendapat jawaban dari pihak puskesmas dan dinas kesehatan, keluarga pasien meminta Bupati Kolaka untuk meninjau ulang kinerja Kepala Puskesmas Samaturu dan Dinas Kesehatan.

Mereka menilai kekosongan obat saat tanggal merah dan tidak berfungsinya apotek puskesmas adalah kelalaian serius yang membahayakan keselamatan pasien.

“Kalau masalah tanggal merah saja obat sudah habis, bagaimana kalau terjadi bencana? Ini soal nyawa, bukan soal administrasi,” kata keluarga pasien.

Kekosongan obat di fasilitas kesehatan dasar seperti puskesmas berpotensi melanggar Standar Pelayanan Minimal SPM bidang kesehatan dan dapat mengganggu hak pasien untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak.

Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari Puskesmas Samaturu maupun Dinas Kesehatan Kolaka soal penyebab kosongnya stok obat dan minimnya pelayanan apotek saat tanggal merah.

  • Penulis: herawan kaperwil

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 Angkat Bicara Soal Isu OTT BKP-SDM Muratara, Desak Transparansi dan Tegas Kawal Proses Hukum

    Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 Angkat Bicara Soal Isu OTT BKP-SDM Muratara, Desak Transparansi dan Tegas Kawal Proses Hukum

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Media Tipikor Nusantara
    • visibility 147
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS UTARA, MTN – Isu dugaan operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret lingkungan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terus menjadi sorotan publik dan memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat. Percakapan di media sosial, khususnya Facebook, semakin memperkeruh suasana dengan beredarnya berbagai opini dan dugaan yang belum terverifikasi. […]

  • Pertemuan Sinergi: AMPB dan Camat Pamijahan Bahas Transparansi Bonus Produksi Energi

    Pertemuan Sinergi: AMPB dan Camat Pamijahan Bahas Transparansi Bonus Produksi Energi

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Media Tipikor Nusantara
    • visibility 103
    • 0Komentar

    PAMIJAHAN, MTN – Pada Selasa, 12 Mei 2026, Aliansi Masyarakat Pamijahan Bersatu (AMPB) menghadiri undangan silaturahmi dan diskusi yang digelar di rumah dinas Camat Pamijahan. Pertemuan ini diselenggarakan atas inisiatif Penjabat (Plh) Camat Pamijahan, Suparman, yang baru menjabat selama dua bulan dan memiliki komitmen kuat untuk membangun sinergi erat dengan seluruh elemen masyarakat. Pertemuan berlangsung […]

  • Menjelang Peresmian Presiden, PPWI Butur Desak RSUD Lunasi Tuntas Hak Vendor

    Menjelang Peresmian Presiden, PPWI Butur Desak RSUD Lunasi Tuntas Hak Vendor

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle (kaperwil buton)
    • visibility 445
    • 0Komentar

    BUTON UTARA, MTN – Menjelang rencana peresmian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buton Utara Tipe C oleh Presiden Republik Indonesia, Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Buton Utara, Laode Yus Asman, melontarkan desakan keras agar pihak RSUD segera menuntaskan seluruh kewajiban pembayaran kepada para vendor bukan dengan skema cicilan, melainkan dibayar lunas. Desakan ini bukan tanpa […]

  • Kejati Kaltim Sita Aset Ratusan Miliar dari PT JMB Group Terkait Kasus Tambang Batubara Ilegal

    Kejati Kaltim Sita Aset Ratusan Miliar dari PT JMB Group Terkait Kasus Tambang Batubara Ilegal

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle editor media tipikor kaltim
    • visibility 194
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) melakukan penyitaan aset bernilai ratusan miliar rupiah milik PT Jembayan Muarabara (PT JMB) Group. Tindakan tegas ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan pertambangan batubara ilegal yang beroperasi di kawasan transmigrasi tanpa izin resmi. ​Dalam konferensi pers yang digelar di lantai 8 Kantor Kejati Kaltim, Jalan Bung Tomo, […]

  • Isu Tambang Pasir di Kulisusu Barat, Keterlibatan Kepsek Jadi Sorotan

    Isu Tambang Pasir di Kulisusu Barat, Keterlibatan Kepsek Jadi Sorotan

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle herawan kaperwil
    • visibility 86
    • 0Komentar

    BUTON UTARA, MTN – Dugaan keterlibatan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) dalam aktivitas tambang pasir ilegal kembali mencuat dan menjadi sorotan publik. Berdasarkan hasil investigasi media beberapa awak media, seorang ASN inisial LMR yang diketahui menjabat sebagai kepala sekolah (kepsek) diduga turut mengelola aktivitas penambangan pasir tanpa izin di […]

  • Pasukan Merah 1001 Mandau dan Pol Adat, Ormas Galak Kawal Kelompok Tani UBM Persiapan Melakukan Aksi

    Pasukan Merah 1001 Mandau dan Pol Adat, Ormas Galak Kawal Kelompok Tani UBM Persiapan Melakukan Aksi

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Adm
    • visibility 253
    • 0Komentar

    BERAU – Ketegangan agraria kembali memuncak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Ormas Pasukan Merah 1001 Mandau Kaltim bersama Serdadu Pol Adat, Ormas Galak secara resmi menyatakan sikap untuk berdiri di barisan terdepan mendampingi Kelompok Tani UBM yang menjadi korban dugaan penggusuran paksa oleh perusahaan tambang batu bara, PT Berau Coal. Sebagai bentuk perlawanan, aliansi masyarakat […]

expand_less