Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Pasukan Merah 1001 Mandau dan Pol Adat, Ormas Galak Kawal Kelompok Tani UBM Persiapan Melakukan Aksi

Pasukan Merah 1001 Mandau dan Pol Adat, Ormas Galak Kawal Kelompok Tani UBM Persiapan Melakukan Aksi

  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 287
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERAU – Ketegangan agraria kembali memuncak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Ormas Pasukan Merah 1001 Mandau Kaltim bersama Serdadu Pol Adat,
Ormas Galak secara resmi menyatakan sikap untuk berdiri di barisan terdepan mendampingi Kelompok Tani UBM yang menjadi korban dugaan penggusuran paksa oleh perusahaan tambang batu bara, PT Berau Coal.

Sebagai bentuk perlawanan, aliansi masyarakat dan ormas ini berencana menggelar aksi damai besar-besaran pada 5 Mei 2026 mendatang di lokasi lahan milik masyarakat yang kini masuk dalam area operasional perusahaan.

Perwakilan Kelompok Tani UBM Tumbit Melayu M. Rafik, didampingi oleh Panglima Mandau mendatangi Mapolres Berau pada Kamis (09/04/2026). Kedatangan mereka bertujuan menyerahkan surat resmi terkait tindak lanjut penyelesaian sengketa lahan antara warga dengan PT Berau Coal.

Panglima Mandau menegaskan bahwa pihaknya memberikan tenggat waktu (deadline) selama satu bulan bagi pihak kepolisian dan perusahaan untuk merespons tuntutan warga.

“Hari ini pengantaran surat Kelompok Tani Tumbit Melayu Usaha Bersama. Adapun tenggat waktu yang kami beri itu temponya hampir satu bulan, tanggal 5 Mei nanti,” ujar Panglima Mandau di depan gedung Polres Berau.

Ia menekankan bahwa langkah ini diambil demi membela hak masyarakat kecil yang merasa tertindas di tanah kelahirannya sendiri.

Ancam Turunkan 700 Personel Dari Berbagai Wilayah

Panglima Mandau memperingatkan akan adanya pergerakan massa jika dalam waktu yang ditentukan tidak ada penyelesaian konkret dari pihak manajemen perusahaan.

“Insyaallah kalau Berau Coal tidak ada tanggapan juga, saya akan turunkan paling sedikit 700 orang. Belum lagi bantuan dari Panglima Pipit Tolan Pasukan Merah dari Berau, juga dari Pol Adat Galak,” tegasnya.

Proses Hukum Sedang Berjalan

Di lokasi yang sama, perwakilan kuasa Kelompok Tani, M. Rafik, menyatakan apresiasinya terhadap kinerja kepolisian yang dinilai profesional dan netral. Ia mengonfirmasi bahwa saat ini kasus tersebut sudah masuk tahap penyelidikan.

“Alhamdulillah laporan ini sekarang masih dalam tahap penyelidikan. Beberapa saksi sudah dimintai keterangan. Kami berharap PT Berau Coal menghentikan seluruh kegiatan di lahan kami sampai ada penyelesaian jelas. Sama-sama kita hormati hukum,” kata Rafik.

Tuntutan Warga: Hentikan Aktivitas dan Ganti Rugi

Masyarakat menuntut PT Berau Coal segera menghentikan aktivitas di atas lahan sengketa dan memberikan ganti rugi atau hak yang selama ini diabaikan. Jika hingga 5 Mei 2026 belum ada itikad baik, massa memastikan akan menduduki lahan tersebut sebagai bentuk pertahanan terakhir.

“Kami tidak mencari keributan, kami mencari keadilan. Namun, jika hak kami terus diinjak, Serdadu Pol Adat dan seluruh keluarga besar Pasukan Mandau akan tetap bertahan bersama rakyat hingga titik darah terakhir,” pungkas perwakilan lapangan di lokasi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak warga masih menunggu undangan dialog terbuka dari pihak manajemen perusahaan.**Ad**

  • Penulis: Adm
  • Editor: media tipikor kaltim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SUPIR TRUCK Keluhkan Biaya Bongkar Muat Rp.50 Ribu Di Pasar Beringin TARAKAN

    SUPIR TRUCK Keluhkan Biaya Bongkar Muat Rp.50 Ribu Di Pasar Beringin TARAKAN

    • calendar_month 21 jam yang lalu
    • visibility 79
    • 0Komentar

    MTN-TARAKAN – Sejumlah sopir truk pengangkut barang mengeluhkan adanya pungutan biaya sebesar Rp50.000 per kendaraan saat melakukan aktivitas bongkar muat di kawasan Pasar Beringin, Tarakan. Para sopir menuntut penjelasan resmi terkait dasar hukum dan mekanisme penerapan biaya tersebut agar tidak menimbulkan kebingungan di lapangan. Menurut keterangan yang diterima, biaya tersebut dikenakan setiap kali truk masuk […]

  • APMM Mataram Gelar Aksi Desak Transparansi di Kejati NTB dan PT Nindya Karya

    APMM Mataram Gelar Aksi Desak Transparansi di Kejati NTB dan PT Nindya Karya

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • visibility 133
    • 0Komentar

    MATARAM, MTN – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Mbojo Mataram (APMM-MATARAM) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Barat (NTB) dan kantor operasional PT Nindya Karya.(5/6/2026) Massa aksi mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan audit investigatif menyeluruh terhadap proyek rehabilitasi jaringan irigasi di wilayah NTB. Massa yang mendatangi gedung Kejati […]

  • Dapat Juara 2 Nasional, Jalan di Musi Rawas Dinilai Bak 'Kubangan Kerbau'

    Dapat Juara 2 Nasional, Jalan di Musi Rawas Dinilai Bak ‘Kubangan Kerbau’

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • visibility 136
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, MTN – Penghargaan Juara 2 tingkat nasional dalam Lomba Hari Jalan yang diberikan Kementerian PUPR RI kepada Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menuai kontroversi. Alih-alih mendapat apresiasi, capaian tersebut justru mendapat sorotan tajam dari kalangan kontrol sosial. Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 (LAKI P45) menilai penghargaan tersebut tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan. Menurut […]

  • Festival Takbir Sungai Kayan dan Lomba Perahu Hias Sambut Idul Adha di Bulungan

    Festival Takbir Sungai Kayan dan Lomba Perahu Hias Sambut Idul Adha di Bulungan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • visibility 108
    • 0Komentar

    BULUNGAN, MTN – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Bulungan akan menggelar Festival Takbir Sungai Kayan sekaligus lomba perahu hias pada 10 Dzulhijjah 1447 H / 2026 M, dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha. Hingga saat ini, baru delapan peserta yang tercatat mendaftar, sedangkan pendaftaran masih dibuka bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi. Nantinya, pelepasan […]

  • Forum Pemuda Minta BPK dan Kejaksaan Audit Pengadaan di Dinas Pendidikan Musi Rawas

    Forum Pemuda Minta BPK dan Kejaksaan Audit Pengadaan di Dinas Pendidikan Musi Rawas

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • visibility 128
    • 0Komentar

    SUMSEL, MTN – Forum Lintas Pemuda Silampari meminta BPK RI dan Kejaksaan Negeri Musi Rawas melakukan audit serta investigasi menyeluruh terhadap pengadaan barang dan tata kelola anggaran di Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas. Permintaan ini disampaikan Aktivis Kebijakan Publik, Ahmad J Prayogi, Selasa (26/5/2026), merespons sejumlah persoalan yang menuai perhatian publik. Menurut Ahmad, masalah yang […]

  • Isu Tambang Pasir di Kulisusu Barat, Keterlibatan Kepsek Jadi Sorotan

    Isu Tambang Pasir di Kulisusu Barat, Keterlibatan Kepsek Jadi Sorotan

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • visibility 180
    • 0Komentar

    BUTON UTARA, MTN – Dugaan keterlibatan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) dalam aktivitas tambang pasir ilegal kembali mencuat dan menjadi sorotan publik. Berdasarkan hasil investigasi media beberapa awak media, seorang ASN inisial LMR yang diketahui menjabat sebagai kepala sekolah (kepsek) diduga turut mengelola aktivitas penambangan pasir tanpa izin di […]

expand_less