Di Duga Aktivitas Tambang Galian C Ilegal Di desa Tamboli,Pemilik Kebun Ngamuk
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 46
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Diduga Aktivitas Tambang Galian C Ilegal Di Desa Tamboli, Pemilik Kebun Ngamuk
MTN-KOLAKA – Aktivitas tambang galian C diduga ilegal di Desa Tamboli, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, menuai sorotan warga sekitar.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah alat berat Excavator terlihat beroperasi di lokasi yang berada tidak jauh dari permukiman warga. Warga setempat menduga aktivitas penambangan material pasir dan batu itu berjalan tanpa mengantongi izin resmi dari pemerintah, Senin (15/6/2026).
Warga Keluhkan Dampak Lingkungan
Beberapa warga Desa Tamboli mengaku resah dengan dampak yang ditimbulkan dan merusak kebun. Debu beterbangan saat truk keluar masuk, jalan desa rusak, serta potensi longsor di musim hujan menjadi keluhan utama.
“Ada 6 Orang Warga pemilik kebun, Ependi, mengatakan bahwa puluhan hektare kebun kami longsor kurang lebih 4 meter di pinggir sungai di tempat aktivitas tambang galian C itu, kami minta aparat terkait segera turun cek ke lapangan. Kalau memang tidak ada izin, ya harus ditertibkan. Jangan sampai lingkungan kami rusak,” ujar Ependi.
Kami berharap penegak hukum yang terkait utamanya dari Dinas ESDM Provinsi Sultra maupun Pemerintah Kecamatan Samaturu terkait status perizinan tambang tersebut.
Setahu kami Aturan Galian C Sesuai UU Minerba No. 3 Tahun 2020, setiap kegiatan pertambangan wajib memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) atau Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Aktivitas tanpa izin dapat dikenai sanksi pidana dan denda kata 6 Orang Warga Desa Tamboli Pemilik Kebun, H. Suhaena, Ependi, Dona, Harmin, Salam, dan Lorenso.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan sidak dan menertibkan lokasi tambang yang diduga ilegal tersebut demi menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan warga Desa Tamboli.
- Penulis: Kaperwil Sultra:Herawan

Saat ini belum ada komentar