Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Hukum » Aktifitas Galian C disorot YLBH, Ribuan Pekerja Jadi Korban

Aktifitas Galian C disorot YLBH, Ribuan Pekerja Jadi Korban

  • calendar_month Tuesday, 17 Feb 2026
  • visibility 321
  • comment 0 comment

BERAU. MTN – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) secara resmi menyuarakan keprihatina mendalam terhadap aktivitas tambang material Galian C, di Kabupaten Berau, sejak awal Januari 2026.

Peraturan yang dinilai tidak solutif yang telah menyebabkan efek domino, dan menghancurkan ekonomi masyarakat kecil dan melumpuhkan agenda pembangunan daerah.

Rakyat Jadi Korban Kekakuan B


irokrasi
Ketua YLBH KITA menegaskan bahwa kebijakan yang hanya berfokus pada sisi administrasi tanpa memikirkan dampak sosial adalah bentuk pengabaian terhadap hak hidup masyarakat. Berdasarkan pendataan, terdapat sekitar 1.300 tenaga kerja yang terdiri dari sopir truk, buruh muat, hingga pelaku usaha kecil yang kini kehilangan mata pencaharian.

“Kami tidak menentang hukum, tapi kami menentang cara hukum itu diterapkan jika justru mencekik leher rakyat. Saat ini ribuan orang kehilangan nafkah karena birokrasi yang berbelit-belit. Jangan sampai tertib administrasi mengorbankan perut rakyat,” tegas perwakilan YLBH KITA.

Proyek Pemerintah Mati Suri
Kelangkaan material pasir dan batu (Galian C) juga berakibat fatal pada sektor konstruksi. Banyak proyek infrastruktur publik yang didanai APBD—seperti jalan, jembatan, dan fasilitas kesehatan—kini terancam mangkrak dan terbengkalai. Hal ini berpotensi memicu kerugian negara karena kegagalan penyelesaian kontrak tepat waktu.

YLBH KITA menilai ada kontradiksi besar ketika pemerintah daerah di satu sisi menuntut percepatan pembangunan, namun di sisi lain seolah membiarkan suplai material utama tersumbat oleh izin yang dipersulit.

Desakan Diskresi kepada Bupati Berau
Sebagai solusi hukum yang sah, YLBH KITA mendesak Bupati Berau untuk segera mengambil langkah Diskresi Pemerintahan sebagaimana diatur dalam UU No. 30 Tahun 2014.

Pernyataan Sikap YLBH KITA:
* Segera Terbitkan Izin Darurat: Pemerintah harus memberikan legalitas terbatas untuk pengangkutan material demi kepentingan domestik dan proyek publik selama proses perizinan resmi berjalan.

* Berhenti Mempersulit Penambang Lokal: Meminta pemerintah pusat dan daerah mempermudah regulasi bagi penambang rakyat yang telah menunjukkan itikad baik untuk mengurus izin.

* Penyelamatan Ekonomi: Meminta Forkopimda Berau melihat krisis ini sebagai ancaman stabilitas sosial yang harus segera diatasi dengan solusi nyata, bukan sekadar larangan.

Harapan Masyarakat
YLBH KITA menegaskan bahwa keadilan harus diletakkan di atas segala-galanya. “Hukum ada untuk menyejahterakan manusia, bukan untuk menyusahkan. Kami meminta Bupati Berau berani mengambil sikap tegas demi menyelamatkan pembangunan daerah dan nasib ribuan rakyatnya,” tutup rilis tersebut.(**Adam**)

  • Author: Adm

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadis PPKB Merangin Turun Tangan; Pastikan Layanan KB Mudah,Aman,Dan Berkualitas

    Kadis PPKB Merangin Turun Tangan; Pastikan Layanan KB Mudah,Aman,Dan Berkualitas

    • calendar_month Monday, 6 Jul 2026
    • visibility 464
    • 0Comment

    MTN-BANGKO – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Merangin, drg. Sony Propesma, melakukan kunjungan kerja dan pemantauan langsung di wilayah Kecamatan Bangko, Kamis (06/07/2026). Langkah ini diambil sebagai wujud komitmen kuat untuk memastikan program Keluarga Berencana (KB) berjalan optimal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Visi Strategis untuk Kesejahteraan Keluarga Dalam kesempatannya, […]

  • Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT,BMKG Berpotensi TsunamiT

    Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT,BMKG Berpotensi TsunamiT

    • calendar_month Saturday, 15 Agt 2026
    • visibility 78
    • 0Comment

    MTN-NTT,KUPANG — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), tepatnya pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 04.58 WIB. Pusat gempa berlokasi sekitar 30 kilometer arah Timur Laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera menyampaikan peringatan bahwa gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami. Peringatan ini berlaku untuk wilayah […]

  • Sorotan Temuan BPK Soal Dana BOS: 326 KepalaSekolah Sulsel Ajukan Mundur,Disdik Dan DPRD Beri Penjelasan Berbeda

    Sorotan Temuan BPK Soal Dana BOS: 326 KepalaSekolah Sulsel Ajukan Mundur,Disdik Dan DPRD Beri Penjelasan Berbeda

    • calendar_month Sunday, 12 Jul 2026
    • visibility 245
    • 0Comment

    MTN-SULSEL,-MAKASSAR – Isu mengejutkan mencuat di dunia pendidikan Sulawesi Selatan: sebanyak 326 kepala sekolah jenjang SMA dan SMK dilaporkan mengajukan pengunduran diri secara massal. Langkah ini muncul tak lama setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merilis temuan terkait pengelolaan keuangan sekolah, khususnya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dinilai bermasalah secara administratif. Polemik ini kemudian memicu […]

  • Kebanggaan Merangin! Dua Siswi SD 280 Bangko Ukir Prestasi Gemilang Di Ajang Nasional Tebo

    Kebanggaan Merangin! Dua Siswi SD 280 Bangko Ukir Prestasi Gemilang Di Ajang Nasional Tebo

    • calendar_month Monday, 27 Jul 2026
    • visibility 251
    • 0Comment

    MTN-JAMBI,-MERANGIN – Kabar gembira kembali datang dari dunia pendidikan Kabupaten Merangin! Dua siswi berbakat dari SD 280 Bangko berhasil menorehkan prestasi luar biasa di ajang bergengsi Putra Putri Wastra Batik Nasional Indonesia 2026 yang digelar di Kabupaten Tebo. Riani Mutia Azzahra berhasil meraih gelar JUARA 1 Top Model, sementara Khairunnisa Azzahra mengukir prestasi sebagai Juara […]

  • SEKDA PAPUA SELATAN Lepas Kontingen Pesparawi ke Manokwari

    SEKDA PAPUA SELATAN Lepas Kontingen Pesparawi ke Manokwari

    • calendar_month Wednesday, 17 Jun 2026
    • visibility 191
    • 0Comment

    MTN-MERAUKE – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, secara resmi melepas kontingen Pesparawi Nasional XIV di Aula Kantor Bupati Merauke, Selasa (16/6/2026). Dalam sambutannya, Ferdinandus menyampaikan arahan agar para peserta terus maju dan memuliakan Tuhan dalam ajang bergengsi yang akan digelar di Manokwari, Papua Barat tersebut. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap […]

  • Stuasi Matraman dan Jalan Tambak Kondusif,Polda Metro Jaya Tangani Dua Perkara Secara Profesional

    Stuasi Matraman dan Jalan Tambak Kondusif,Polda Metro Jaya Tangani Dua Perkara Secara Profesional

    • calendar_month Monday, 27 Jul 2026
    • visibility 74
    • 0Comment

    MTN-Jakarta – Situasi di kawasan Matraman dan Jalan Tambak, Jakarta Pusat, saat ini telah aman, terkendali, dan kondusif. Aktivitas masyarakat serta kegiatan perekonomian di sekitar lokasi kembali berjalan normal, termasuk aktivitas para pedagang dan pelaku UMKM.   Sebanyak 188 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk melakukan pengamanan dan pemantauan di sejumlah titik. Personel melaksanakan patroli, pengaturan […]

expand_less