Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Ekonomi » Sawah Mati,Solar Hilang:Petani Samaturu Terjebak Krisis:Distribusi Di harapkan Telusuri

Sawah Mati,Solar Hilang:Petani Samaturu Terjebak Krisis:Distribusi Di harapkan Telusuri

  • calendar_month Sunday, 28 Jun 2026
  • visibility 237
  • comment 0 comment

MTN-SULTRA,-SAMATURU – Musim tanam telah tiba, namun hamparan sawah di Kecamatan Samaturu justru terlihat semakin sunyi.

Harapan para petani untuk segera mengolah lahan seolah pupus, terganjal oleh krisis ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang menjadi nyawa bagi mesin traktor.Di sejumlah titik pengisian bahan bakar, antrean kendaraan memanjang sejak dini hari.

Namun, kenyataan pahit harus diterima; banyak petani yang harus pulang dengan tangan kosong karena stok habis atau kuota terbatas.

Akibatnya, mesin-mesin pertanian terdiam, dan lahan yang seharusnya mulai digarap terpaksa terbengkalai.

Kondisi ini memicu keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat petani.

Muhammad Ridho, salah satu warga setempat, mengungkapkan kekhawatirannya akan dampak yang akan terjadi jika kelangkaan ini terus berlanjut.

“Kalau begini terus, jadwal tanam kami pasti molor.

Jika waktu tanam terlewat, sudah bisa dipastikan hasil panen nanti akan menurun drastis,” ujarnya dengan nada serius.

Bagi para petani, waktu adalah uang.

Setiap hari keterlambatan dalam pengolahan lahan tidak hanya mengganggu siklus pertanian, tetapi juga secara langsung mengancam kestabilan ekonomi keluarga dan ketahanan pangan daerah.

Sawah yang seharusnya bergelombang hijau kini hanya menjadi hamparan tanah kering yang menanti.

Di balik kelangkaan yang dirasakan, muncul berbagai pertanyaan besar dan dugaan kuat dari masyarakat terkait mekanisme distribusi.

Ada keraguan besar apakah alokasi BBM bersubsidi ini benar-benar disalurkan tepat sasaran, atau justru bocor dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang tidak berhak.

Masyarakat dan para petani menuntut adanya transparansi serta pengawasan yang ketat dari pihak berwenang.

Mereka berharap adanya tindakan nyata untuk menelusuri alur distribusi tersebut.

Jika ditemukan indikasi penyimpangan atau praktik korupsi, penyelidikan harus dilakukan agar keadilan bisa ditegakkan.

“Kami ingin kepastian. Solar subsidi ini hak kami para petani, jangan sampai disalahgunakan sehingga kami yang justru menjadi korban,” tegas salah satu petani.

Ketika traktor tidak bisa berputar, bukan hanya mesin yang mati.

Itu adalah tanda bahwa harapan petani sedang tertahan, denyut nadi pertanian melambat, dan masa depan pangan sedang dipertaruhkan.

Sudah saatnya perhatian serius diberikan. Penanganan kelangkaan dan perbaikan sistem distribusi yang adil menjadi kunci agar sawah Samaturu kembali hidup dan petani bisa bekerja dengan tenang.

 

 

  • Author: Herawan,Abd.(Kaperwil Sultra)

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Komisi I DPRD KALTARA Soroti Keamanan: Begal,Sabung Ayam,& Narkoba Menjadi Perhatian Serius

    Ketua Komisi I DPRD KALTARA Soroti Keamanan: Begal,Sabung Ayam,& Narkoba Menjadi Perhatian Serius

    • calendar_month Saturday, 20 Jun 2026
    • visibility 172
    • 0Comment

    MTN-KALTARA, Bulungan – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H.Alimuddin,ST. secara tegas menyoroti maraknya tiga masalah krusial yang mengganggu ketertiban umum dan keamanan masyarakat, yaitu tindak pidana begal, praktik sabung ayam, serta peredaran narkotika dan obat berbahaya (narkoba). Isu-isu tersebut dibahas secara mendalam dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) sebagai upaya mencari solusi konkret demi […]

  • Stuasi Matraman dan Jalan Tambak Kondusif,Polda Metro Jaya Tangani Dua Perkara Secara Profesional

    Stuasi Matraman dan Jalan Tambak Kondusif,Polda Metro Jaya Tangani Dua Perkara Secara Profesional

    • calendar_month Monday, 27 Jul 2026
    • visibility 74
    • 0Comment

    MTN-Jakarta – Situasi di kawasan Matraman dan Jalan Tambak, Jakarta Pusat, saat ini telah aman, terkendali, dan kondusif. Aktivitas masyarakat serta kegiatan perekonomian di sekitar lokasi kembali berjalan normal, termasuk aktivitas para pedagang dan pelaku UMKM.   Sebanyak 188 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk melakukan pengamanan dan pemantauan di sejumlah titik. Personel melaksanakan patroli, pengaturan […]

  • Kemeko Polkam Semarakkan HUT ke 81 RI, Perkuat Semangat Persatuan,Kebersamaan, dan Pengabdian

    Kemeko Polkam Semarakkan HUT ke 81 RI, Perkuat Semangat Persatuan,Kebersamaan, dan Pengabdian

    • calendar_month Monday, 17 Agt 2026
    • visibility 115
    • 0Comment

    MTN, Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Senin (17/8/2026).   Upacara berlangsung khidmat dengan Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut diikuti oleh para pejabat tinggi dan pegawai Kemenko […]

  • Satpol PP Mojokerto Selesaikan Pendataan 303 PKL: Langkah Awal Penataan Tertib Berbasis Aturan

    Satpol PP Mojokerto Selesaikan Pendataan 303 PKL: Langkah Awal Penataan Tertib Berbasis Aturan

    • calendar_month Saturday, 1 Agt 2026
    • visibility 160
    • 0Comment

    MTN-JATIM,-MOJOSARI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mojokerto telah menuntaskan pendataan menyeluruh terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang beroperasi di dua ruas jalan utama Kecamatan Mojosari, yakni Jalan Niaga dan Jalan Masjid. Kegiatan ini mencatat total 303 pedagang yang aktif berjualan pada sif pagi maupun malam hari, yang tersebar di tiga wilayah kelurahan. […]

  • Polemik Aset Tanah Berujung Penonaktifan,Kades Toto Utara Minta Pemeriksaan Objektif,Hingga Lapor Ke PRESIDEN

    Polemik Aset Tanah Berujung Penonaktifan,Kades Toto Utara Minta Pemeriksaan Objektif,Hingga Lapor Ke PRESIDEN

    • calendar_month Wednesday, 12 Agt 2026
    • visibility 158
    • 0Comment

    MTN-Jakarta — Ramla Djafar Kepala Desa (Kades) Toto Utara, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, angkat bicara terkait keputusan penonaktifan sementara dirinya dari jabatan kepala desa. Ia menyebut keputusan tersebut berkaitan dengan sikapnya yang menolak membatalkan dokumen tanah yang sebelumnya telah ditandatanganinya. Dalam keterangannya, Kades Toto Utara Ramla Djafar menjelaskan bahwa persoalan bermula pada 21 Juli 2026. […]

  • Sulsel Terapkan Pertanian Modern Di 91.340 Hektar Sawah

    Sulsel Terapkan Pertanian Modern Di 91.340 Hektar Sawah

    • calendar_month Monday, 20 Jul 2026
    • visibility 182
    • 0Comment

    MTN-MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Kementerian Pertanian RI mempercepat pelaksanaan program Perluasan Penerapan Budi Daya Padi metode Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) di lahan seluas 91.340 hektare tahun 2026. Komitmen ini ditegaskan dalam rapat koordinasi di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (20/7/2026), yang dibuka Sekretaris Daerah Jufri Rahman. Program ini menjadi langkah strategis meningkatkan […]

expand_less