Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Revolusi Dari Istana: Mewujudkan Kemandirian,Bukan Kegagalan

Revolusi Dari Istana: Mewujudkan Kemandirian,Bukan Kegagalan

  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
MTN- JAKARTA,Pidato Agus Jabo Priyono mengenai “Revolusi yang Dimulai dari Istana” memantik diskusi publik. Di satu sisi dipandang sebagai harapan baru kebangkitan ekonomi, namun di sisi lain dianggap jalan berisiko. Nyatanya, menilai keberhasilan Prabowonomic hanya dari kendala awal adalah langkah yang terlalu dini.
Kasus korupsi atau dinamika birokrasi yang muncul justru membuktikan mekanisme pengawasan bekerja. Tidak ada transformasi besar yang bebas hambatan; negara maju dibedakan oleh kemampuannya mengoreksi kesalahan, bukan karena tidak pernah berbuat salah.
Kritik terhadap peran negara yang semakin kuat juga perlu diluruskan. Sejarah ekonomi dunia membuktikan bahwa kekuatan besar seperti AS, China, Jepang, hingga Korea Selatan dibangun bukan oleh pasar bebas semata, melainkan melalui intervensi strategis negara. Oleh karena itu, agenda hilirisasi, industrialisasi, dan kedaulatan pangan yang diusung bukanlah penyimpangan, melainkan mengikuti arus utama kemajuan global.
Seringkali keberhasilan diukur hanya dari IHSG atau nilai tukar, padahal Pasal 33 UUD 1945 menegaskan tujuan akhir pembangunan adalah kemakmuran rakyat, bukan sekadar angka pasar. Kesejahteraan, pengurangan kemiskinan, dan perluasan akses adalah ukuran yang sesungguhnya.
Kekhawatiran akan oligarki memang valid, namun solusinya bukan melemahkan negara, melainkan memperkuat integritas dan pengawasan. Negara yang kuat dengan tata kelola yang bersih adalah alat pembangunan, bukan ancaman.
Kritik seharusnya menjadi koreksi, bukan vonis mati. Indonesia saat ini sedang berada di persimpangan: bertahan pada status quo atau berani mengambil jalan baru menuju kemandirian. Sejarah mencatat, bangsa besar lahir dari keberanian mengambil risiko untuk berubah.
Perubahan yang dilakukan:

 

  • Kalimat lebih pendek & tegas: Menghindari kalimat berbelit-belit.
  • Kosa kata lebih elegan: Menggunakan kata-kata seperti “memantik”, “valid”, “intervensi strategis”, “dinamika”.
  • Alur lebih cepat: Langsung pada poin utama tanpa pengulangan.
  • Judul lebih kuat: Menjawab langsung narasi yang sedang berkembang.
  • Penulis: Kaperwil Dki Jakarta:Jhony

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Batu Putih Sulit Masuk Kerja di PT Jabontara, Perekrutan Lewat Kontraktor Dikeluhkan

    Warga Batu Putih Sulit Masuk Kerja di PT Jabontara, Perekrutan Lewat Kontraktor Dikeluhkan

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • visibility 272
    • 0Komentar

    BERAU, MTN – Masyarakat Desa Batu Putih, Kabupaten Berau, mengeluhkan sulitnya diterima bekerja di PT Jabontara Eka Karsa. Kendala ini terjadi karena perusahaan tersebut diketahui lebih banyak merekrut tenaga kerja dari luar daerah, sehingga peluang bagi warga setempat sangat terbatas. Selain itu, PT Jabontara tidak menerima pelamar secara langsung. Perusahaan menyalurkan pencari kerja ke kontraktor […]

  • Pembebasan lahan Bandara Long Ampung di Laporkan ke Polda Kaltara atas Dugaan KORUPSI dan MANIPULASI Data

    Pembebasan lahan Bandara Long Ampung di Laporkan ke Polda Kaltara atas Dugaan KORUPSI dan MANIPULASI Data

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • visibility 179
    • 0Komentar

    MTN,-Malinau.Dugaan tindak pidana korupsi, manipulasi data, pemalsuan surat, serta penyalahgunaan wewenang dalam proses pembebasan lahan bandara di Desa Long Ampung, Kecamatan Kayan Selatan, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, resmi dilaporkan ke Polda Kalimantan Utara, Selasa (26/5/2026). Laporan tersebut diserahkan pada pukul 10.41 WITA di ruang Ditreskrimsus Polda Kalimantan Utara dan diterima langsung oleh Ipda Ardhy. Pengaduan […]

  • Bupati Berau Resmi Lantik Jaja Miharja sebagai Kepala Kampung Tasuk melalui Mekanisme PAW

    Bupati Berau Resmi Lantik Jaja Miharja sebagai Kepala Kampung Tasuk melalui Mekanisme PAW

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • visibility 320
    • 0Komentar

      MTN BERAU  – Jaja Miharja resmi memimpin Kampung Tasuk, Kecamatan Gunung Tabur setelah dilantik secara resmi menjadi Kepala Kampung Pergantian Antar Waktu (PAW). Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh ⁠Bupati Berau Sri Juniarsih Mas di Balai Mufakat, Tanjung Redeb, pada Selasa, 9 Juni 2026. Jaja Miharja akan mengemban amanah untuk melanjutkan sisa masa jabatan periode […]

  • Dirut PT.SIP, MANGKIR Saat Di Panggil Kejati Kaltara Atas Dugaan Korupsi Tambang

    Dirut PT.SIP, MANGKIR Saat Di Panggil Kejati Kaltara Atas Dugaan Korupsi Tambang

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • visibility 99
    • 0Komentar

    MTN-Bulungan,KALTARA ,- Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara (Kejati Kaltara) melalui Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus,,terus bergerak cepat melakukan pendalaman penyidikan terkait perkara dugaan korupsi sektor pertambangan di wilayah Kabupaten Nunukan. Namun, langkah penegakan hukum tersebut menemui sedikit hambatan setelah salah satu dari yang menjadi saksi kunci dari pihak korporasi diketahui mangkir dari panggilan penyidik. ​Saksi yang […]

  • GUBERNUR NTT Ancam Rumahkan 9000 Pegawai PPPK, Akibat Transferan Pusat ke Daerah Berkurang

    GUBERNUR NTT Ancam Rumahkan 9000 Pegawai PPPK, Akibat Transferan Pusat ke Daerah Berkurang

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MTN-NTT, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengungkapkan sebanyak 9.000 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan dirumahkan. Tindakan tersebut dampak dari adanya kebijakan rasionalisasi belanja pegawai sebagai langkah penyesuaian terhadap keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) NTT. Melki menjelaskan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (HKPD), memerintahkan […]

  • Dua Kecamatan Bagian Pesisir Berau Krisis Air Bersih

    Dua Kecamatan Bagian Pesisir Berau Krisis Air Bersih

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MTN- BERAU, menjadi perhatian serius Masyarakat tanjung batu dan Maratua terkait krisis air bersih masih menjadi keluhan utama di sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Berau. Hingga kini, warga di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, serta Kampung Payung-Payung dan Kampung Teluk Alulu di Kecamatan Maratua, masih menghadapi keterbatasan akses air bersih yang telah berlangsung sangat lama. […]

expand_less