Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Ekonomi » Revolusi Dari Istana: Mewujudkan Kemandirian,Bukan Kegagalan

Revolusi Dari Istana: Mewujudkan Kemandirian,Bukan Kegagalan

  • calendar_month Saturday, 20 Jun 2026
  • visibility 162
  • comment 0 comment
MTN- JAKARTA,Pidato Agus Jabo Priyono mengenai “Revolusi yang Dimulai dari Istana” memantik diskusi publik. Di satu sisi dipandang sebagai harapan baru kebangkitan ekonomi, namun di sisi lain dianggap jalan berisiko. Nyatanya, menilai keberhasilan Prabowonomic hanya dari kendala awal adalah langkah yang terlalu dini.
Kasus korupsi atau dinamika birokrasi yang muncul justru membuktikan mekanisme pengawasan bekerja. Tidak ada transformasi besar yang bebas hambatan; negara maju dibedakan oleh kemampuannya mengoreksi kesalahan, bukan karena tidak pernah berbuat salah.
Kritik terhadap peran negara yang semakin kuat juga perlu diluruskan. Sejarah ekonomi dunia membuktikan bahwa kekuatan besar seperti AS, China, Jepang, hingga Korea Selatan dibangun bukan oleh pasar bebas semata, melainkan melalui intervensi strategis negara. Oleh karena itu, agenda hilirisasi, industrialisasi, dan kedaulatan pangan yang diusung bukanlah penyimpangan, melainkan mengikuti arus utama kemajuan global.
Seringkali keberhasilan diukur hanya dari IHSG atau nilai tukar, padahal Pasal 33 UUD 1945 menegaskan tujuan akhir pembangunan adalah kemakmuran rakyat, bukan sekadar angka pasar. Kesejahteraan, pengurangan kemiskinan, dan perluasan akses adalah ukuran yang sesungguhnya.
Kekhawatiran akan oligarki memang valid, namun solusinya bukan melemahkan negara, melainkan memperkuat integritas dan pengawasan. Negara yang kuat dengan tata kelola yang bersih adalah alat pembangunan, bukan ancaman.
Kritik seharusnya menjadi koreksi, bukan vonis mati. Indonesia saat ini sedang berada di persimpangan: bertahan pada status quo atau berani mengambil jalan baru menuju kemandirian. Sejarah mencatat, bangsa besar lahir dari keberanian mengambil risiko untuk berubah.
Perubahan yang dilakukan:

 

  • Kalimat lebih pendek & tegas: Menghindari kalimat berbelit-belit.
  • Kosa kata lebih elegan: Menggunakan kata-kata seperti “memantik”, “valid”, “intervensi strategis”, “dinamika”.
  • Alur lebih cepat: Langsung pada poin utama tanpa pengulangan.
  • Judul lebih kuat: Menjawab langsung narasi yang sedang berkembang.
  • Author: Kaperwil Dki Jakarta:Jhony

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • POLDA KALBAR Berhasil Menyita BBM Subsudi 17 Drum Jenis Pertalite Di kayong utara Hasil Kongkalikong

    POLDA KALBAR Berhasil Menyita BBM Subsudi 17 Drum Jenis Pertalite Di kayong utara Hasil Kongkalikong

    • calendar_month Saturday, 13 Jun 2026
    • visibility 180
    • 0Comment

    MTN,-KALBAR,KAYONG UTARA – Praktik penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali dibongkar oleh aparat kepolisian di Kabupaten Kayong Utara. Diketahui, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat berhasil menyita 17 drum berisi Pertalite yang diduga kuat dipasok dari sebuah SPBU di Desa Padu Banjar, Kecamatan Simpang Hilir, Dalam penggerebekan tersebut, polisi mencegat dua unit […]

  • Kebakaran Melanda Tanjung Redeb,5 Rumah Ludes Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

    Kebakaran Melanda Tanjung Redeb,5 Rumah Ludes Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

    • calendar_month Monday, 13 Jul 2026
    • visibility 259
    • 0Comment

    MTN-BERAU – Musibah kebakaran besar melanda pemukiman warga di Jalan Pulau Panjang, RT.27, Kelurahan Tanjung Redeb, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, pada hari Minggu, 12 Juli 2026, sekitar pukul 12.00 siang. Api dengan cepat melahap bangunan di lokasi, namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Berdasarkan pantauan awak media MTN di lokasi, total […]

  • Pemuda Desa Sepakat Soroti izin Operasi Produksi PT.SJR

    Pemuda Desa Sepakat Soroti izin Operasi Produksi PT.SJR

    • calendar_month Wednesday, 26 Agt 2026
    • visibility 89
    • 0Comment

    MTN-SUMBAWA (24 Agustus 2026) – Pernyataan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dimuat di salah satu media pada 4 Mei 2026 menuai sorotan tajam. Pernyataan tersebut menyatakan bahwa PT Sumbawa Juta Raya (PT SJR) telah kembali beroperasi setelah sebelumnya dikenakan sanksi penghentian sementara oleh Kementerian ESDM RI […]

  • Obat Kosong di Puskesmas Samaturu Hak Kesehatan Pasien Terabaikan

    Obat Kosong di Puskesmas Samaturu Hak Kesehatan Pasien Terabaikan

    • calendar_month Sunday, 17 Mei 2026
    • visibility 274
    • 0Comment

    BUTON UTARA, MTN –  Kekosongan obat di Puskesmas Samaturu berujung pada rujukan pasien ke RS SMS Berjaya pada Minggu, 17 Mei 2026. Saat tiba di rumah sakit, dokter sampai mempertanyakan keterlambatan penanganan. “Kenapa lambat sekali dirujuk? Pasien sudah dalam keadaan lemah begini,” ujar dokter kepada keluarga pasien, menurut penuturan orang tua pasien. Keluarga pasien mengaku […]

  • Dua Kasus Korupsi Tanah Kas Desa,Lurah CondongCatur Di Tahan Polda DIY

    Dua Kasus Korupsi Tanah Kas Desa,Lurah CondongCatur Di Tahan Polda DIY

    • calendar_month Sunday, 5 Jul 2026
    • visibility 266
    • 0Comment

    MTN-DIY, SLEMAN – Kepala Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam dua kasus tindak pidana korupsi yang menyangkut pengelolaan dan penyalahgunaan aset Tanah Kas Desa (TKD). Berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan oleh kepolisian, dua lokasi lahan milik desa yang menjadi objek perkara adalah di wilayah Padukuhan Gandok serta lahan di Kalurahan Desa […]

  • Luhut Lapor Presiden: Digitalisasi Bansos Di Perluas Ke Seluruh Indonesia

    Luhut Lapor Presiden: Digitalisasi Bansos Di Perluas Ke Seluruh Indonesia

    • calendar_month Wednesday, 15 Jul 2026
    • visibility 441
    • 0Comment

    MTN-JAKARTA – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, melaporkan kemajuan signifikan program digitalisasi pemerintahan kepada Presiden. Berdasarkan keberhasilan uji coba penyaluran bantuan sosial (bansos) di Banyuwangi, pemerintah kini resmi memperluas penerapan sistem ini ke 43 kabupaten/kota di 26 provinsi. Program ini diperkirakan akan menjangkau 38,7 juta penduduk atau setara 12,5 juta keluarga di […]

expand_less