Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Ekonomi » Menjelang Peresmian Presiden, PPWI Butur Desak RSUD Lunasi Tuntas Hak Vendor

Menjelang Peresmian Presiden, PPWI Butur Desak RSUD Lunasi Tuntas Hak Vendor

  • calendar_month Tuesday, 5 Mei 2026
  • visibility 654
  • comment 0 comment

BUTON UTARA, MTN – Menjelang rencana peresmian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buton Utara Tipe C oleh Presiden Republik Indonesia, Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Buton Utara, Laode Yus Asman, melontarkan desakan keras agar pihak RSUD segera menuntaskan seluruh kewajiban pembayaran kepada para vendor bukan dengan skema cicilan, melainkan dibayar lunas.

Desakan ini bukan tanpa dasar. Hingga saat ini, masih terdapat sejumlah vendor yang mengaku belum menerima pembayaran secara penuh, meskipun progres pekerjaan proyek telah rampung, bahkan sebagian telah selesai 100 persen sejak lama.

Salah satu yang disorot adalah pekerjaan railing tangga yang telah tuntas, namun hingga kini belum juga dilunasi. Ironisnya, di tengah tuntutan penyelesaian, justru muncul wacana pembayaran dengan cara dicicil.

Sikap ini langsung menuai kritik keras. Menurut Asman, skema pembayaran mencicil adalah bentuk ketidakseriusan dalam menunaikan kewajiban, terlebih proyek RSUD Butur merupakan proyek besar dengan pagu anggaran mencapai Rp136 miliar.

“Ini proyek dengan anggaran ratusan miliar. Sangat tidak masuk akal jika hak vendor justru dibayar dengan cara dicicil. Kewajiban itu harus dituntaskan, bukan diulur dengan skema yang merugikan pihak ketiga,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa pembayaran hak vendor bukanlah ruang kompromi. Vendor telah menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak, sehingga tidak ada alasan bagi pihak RSUD untuk menunda, apalagi mencicil pembayaran.

“Ini bukan sekedar persoalan administratif yang bisa ditunda-tunda. Ini menyangkut hak orang lain, menyangkut kepercayaan, dan menyangkut tanggung jawab moral lembaga publik. Kalau pekerjaannya sudah 100 persen, maka pembayarannya juga harus 100 persen,” lanjutnya.

Asman menilai, situasi ini menjadi sangat ironis di tengah rencana peresmian oleh Presiden. Menurutnya, sebuah fasilitas yang akan diresmikan di hadapan publik nasional seharusnya sudah bersih dari persoalan mendasar, termasuk kewajiban terhadap pihak ketiga.

“Jangan sampai peresmian ini hanya menjadi seremoni kosong. Apa artinya bangunan megah jika di baliknya masih ada hak-hak yang belum ditunaikan? Lebih parah lagi kalau dibayar setengah-setengah. Ini mencerminkan lemahnya manajemen dan rendahnya komitmen terhadap profesionalisme,” kritiknya tajam.

Kondisi ini dinilai tidak hanya mencederai prinsip keadilan, tetapi juga berpotensi memicu ketidakpercayaan publik terhadap pengelolaan proyek pemerintah, khususnya di sektor pelayanan kesehatan.

“Ini bukan sekedar persoalan administratif yang bisa ditunda-tunda. Ini menyangkut hak orang lain, menyangkut kepercayaan, dan menyangkut tanggung jawab moral lembaga publik,” tegas Asman.

Sebagai pengurus BPC HIPMI Butur, ia juga mengingatkan bahwa praktik pembayaran yang tidak tuntas berpotensi menciptakan preseden buruk dalam iklim usaha daerah.

“Kalau pola seperti ini dibiarkan, ke depan siapa yang mau percaya mengerjakan proyek pemerintah? Ini bisa merusak kepercayaan dunia usaha terhadap pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia pun menegaskan bahwa persoalan ini seharusnya bisa diselesaikan jauh sebelum momentum peresmian. Kelalaian dalam menuntaskan kewajiban dinilai berpotensi mencoreng citra daerah di mata pemerintah pusat.

“Kalau hal mendasar seperti pembayaran vendor saja belum selesai, bagaimana kita bicara soal pelayanan kesehatan yang prima? Ini bukan hanya soal proyek, tapi soal integritas tata kelola,” tambahnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa kesiapan sebuah rumah sakit tidak hanya diukur dari fisik bangunan, tetapi juga dari bagaimana seluruh proses di baliknya diselesaikan secara adil, transparan, dan tuntas.

“Momentum kedatangan Presiden harus menjadi cermin kesiapan daerah secara utuh. Jangan sampai meninggalkan kesan buruk hanya karena persoalan yang seharusnya bisa dibereskan sejak awal. Sekali lagi, lunasi bukan dicicil,” tutupnya.

  • Author: (kaperwil buton)
  • Editor: (red)

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • MTI Desak Percepatan RUU Sistranas demi Kejar Target Transportasi Massal di 20 Kota Metropolitan

    MTI Desak Percepatan RUU Sistranas demi Kejar Target Transportasi Massal di 20 Kota Metropolitan

    • calendar_month Tuesday, 4 Agt 2026
    • visibility 44
    • 0Comment

    MTN-Jakarta – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menilai penguatan regulasi dan kelembagaan menjadi faktor penting dalam mewujudkan target pembangunan sistem transportasi massal di 20 kota metropolitan yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan ditargetkan selesai pada 2030.   Ketua Umum MTI Dr. Ir. Haris Muhammadun, ATD., M.M., IPU mengatakan, pemerintah telah memulai proyek […]

  • Panen Perdana Telur Kelompok Tani Tunas Harapan,Bukti Nyata Keberhasilan Program Ketahanan Pangan Kaltara

    Panen Perdana Telur Kelompok Tani Tunas Harapan,Bukti Nyata Keberhasilan Program Ketahanan Pangan Kaltara

    • calendar_month Monday, 27 Jul 2026
    • visibility 71
    • 0Comment

    MTN-BULUNGAN,-BUMI RAHAYU – Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menghadiri langsung kegiatan panen perdana sekaligus syukuran hasil ternak ayam petelur milik Kelompok Tani Tunas Harapan di Desa Bumi Rahayu, Sabtu (25/7/2026). Momen ini menjadi tonggak penting sekaligus bukti nyata keberhasilan program pemberdayaan yang digulirkan Pemerintah Provinsi Kaltara.   Kegiatan ini merupakan […]

  • Fasilitas Olahraga Jadi Lahan Parkir Pemuda Tanjung Batu Desak Pemerintah Kampung Bertanggung Jawab

    Fasilitas Olahraga Jadi Lahan Parkir Pemuda Tanjung Batu Desak Pemerintah Kampung Bertanggung Jawab

    • calendar_month Monday, 16 Feb 2026
    • visibility 528
    • 0Comment

    BERAU, mediatipikornusantara.com –   Menjelang perayaan malam pergantian tahun 2026, Lapangan Sepak Bola Tanjung Batu, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dialihfungsikan menjadi area parkir kendaraan roda empat. Kebijakan ini memicu reaksi dari pemuda setempat yang mengkhawatirkan kerusakan fasilitas olahraga satu-satunya di wilayah tersebut. Antisipasi Lonjakan Wisatawan Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh tim di lapangan, alih fungsi lahan […]

  • Kadis PPKB Merangin Turun Tangan; Pastikan Layanan KB Mudah,Aman,Dan Berkualitas

    Kadis PPKB Merangin Turun Tangan; Pastikan Layanan KB Mudah,Aman,Dan Berkualitas

    • calendar_month Monday, 6 Jul 2026
    • visibility 446
    • 0Comment

    MTN-BANGKO – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Merangin, drg. Sony Propesma, melakukan kunjungan kerja dan pemantauan langsung di wilayah Kecamatan Bangko, Kamis (06/07/2026). Langkah ini diambil sebagai wujud komitmen kuat untuk memastikan program Keluarga Berencana (KB) berjalan optimal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Visi Strategis untuk Kesejahteraan Keluarga Dalam kesempatannya, […]

  • GUBERNUR NTT Ancam Rumahkan 9000 Pegawai PPPK, Akibat Transferan Pusat ke Daerah Berkurang

    GUBERNUR NTT Ancam Rumahkan 9000 Pegawai PPPK, Akibat Transferan Pusat ke Daerah Berkurang

    • calendar_month Saturday, 13 Jun 2026
    • visibility 166
    • 0Comment

    MTN-NTT, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengungkapkan sebanyak 9.000 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan dirumahkan. Tindakan tersebut dampak dari adanya kebijakan rasionalisasi belanja pegawai sebagai langkah penyesuaian terhadap keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) NTT. Melki menjelaskan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (HKPD), memerintahkan […]

  • Wagub Ingkong ala Apresiasi Sinergi Antar Lembaga Gagalkan Penyeludupan 3,7 Ton Ganja

    Wagub Ingkong ala Apresiasi Sinergi Antar Lembaga Gagalkan Penyeludupan 3,7 Ton Ganja

    • calendar_month Sunday, 12 Jul 2026
    • visibility 94
    • 0Comment

    MTN-KALTARA, BULUNGAN– Wakil Gubernur Kalimantan Utara Ingkong Ala, S.E., M.Si., menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, atas keberhasilan kolaborasi lintas lembaga menggagalkan upaya penyelundupan jaringan narkotika internasional berupa 3,7 ton kuncup bunga ganja. Pencapaian ini merupakan bukti nyata kekuatan sinergi yang terjalin antara Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), […]

expand_less