Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Ekonomi » Isu Tambang Pasir di Kulisusu Barat, Keterlibatan Kepsek Jadi Sorotan

Isu Tambang Pasir di Kulisusu Barat, Keterlibatan Kepsek Jadi Sorotan

  • calendar_month Sunday, 17 Mei 2026
  • visibility 285
  • comment 0 comment

BUTON UTARA, MTN – Dugaan keterlibatan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) dalam aktivitas tambang pasir ilegal kembali mencuat dan menjadi sorotan publik.

Berdasarkan hasil investigasi media beberapa awak media, seorang ASN inisial LMR yang diketahui menjabat sebagai kepala sekolah (kepsek) diduga turut mengelola aktivitas penambangan pasir tanpa izin di wilayah Kecamatan Kulisusu Barat. Aktivitas tersebut disebut berlangsung di sejumlah titik, di antaranya kawasan SP2 dan Desa Lapandewa.

Keberadaan tambang yang diduga ilegal itu memunculkan pertanyaan serius di tengah masyarakat bagaimana mungkin seorang ASN yang seharusnya menjadi teladan dalam menjalankan tugas pelayanan publik justru diduga terlibat dalam kegiatan yang berpotensi melanggar hukum.

Dugaan ini bukan sekedar persoalan tambang ilegal semata, tetapi juga menyangkut integritas aparatur negara.

ASN, terlebih yang menjabat sebagai kepala sekolah, memiliki tanggung jawab moral untuk memberi contoh kepada masyarakat dan generasi muda.

Ketika sosok pendidik justru dikaitkan dengan aktivitas usaha ilegal, hal tersebut menjadi ironi besar bagi dunia pendidikan di daerah.

Secara etika, ASN terikat pada aturan disiplin dan kode etik yang mewajibkan setiap pegawai negeri menjaga martabat jabatan, menaati hukum, serta menghindari perbuatan yang dapat merusak citra institusi pemerintah.

Jika dugaan ini benar, maka tindakan tersebut bukan hanya mencoreng nama baik pribadi, tetapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap birokrasi pemerintahan di Buton Utara.

Masyarakat kalisusu barat menilai, persoalan ini tidak bisa dianggap remeh. Aktivitas tambang pasir ilegal kerap menimbulkan dampak lingkungan, seperti kerusakan pesisir, abrasi, hingga gangguan terhadap ekosistem sekitar.

Di sisi lain, praktik semacam ini juga berpotensi merugikan daerah karena aktivitas eksploitasi sumber daya alam dilakukan tanpa izin resmi dan tanpa kontribusi pendapatan yang jelas kepada pemerintah.

Kritik tajam pun diarahkan kepada pemerintah daerah, khususnya BKPSDM Kabupaten Buton Utara dan Dinas Pendidikan Kabupaten Buton Utara, agar tidak menutup mata atas persoalan ini.

Kedua instansi tersebut dinilai harus segera mengambil langkah konkret dengan melakukan penelusuran mendalam terhadap dugaan keterlibatan oknum ASN dimaksud.

Publik menunggu ketegasan pemerintah daerah. Jangan sampai slogan penegakan disiplin ASN hanya tajam ke pegawai kecil yang melakukan pelanggaran administratif, tetapi tumpul terhadap pejabat atau oknum tertentu yang diduga terlibat dalam bisnis ilegal.

Jika benar ada ASN yang mengelola tambang pasir ilegal, maka sanksi tegas harus dijatuhkan sesuai aturan yang berlaku.

Sikap diam dari pemerintah justru akan memperkuat kesan bahwa ada pembiaran terhadap praktik-praktik yang merusak tata kelola pemerintahan.

Padahal, keberadaan ASN semestinya menjadi pilar integritas negara, bukan malah terlibat dalam aktivitas yang dapat berujung pada persoalan hukum.

Selain pemerintah daerah, aparat penegak hukum juga didorong untuk turun tangan menelusuri legalitas aktivitas tambang pasir tersebut.

Transparansi sangat dibutuhkan agar masyarakat mengetahui apakah kegiatan di SP2 dan Desa Lapandewa itu memiliki izin resmi atau justru berjalan secara ilegal dengan memanfaatkan lemahnya pengawasan.

Kasus ini menjadi ujian bagi komitmen Pemerintah Kabupaten Buton Utara dalam menegakkan disiplin aparatur sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Jika tidak ada langkah tegas, maka bukan hanya citra birokrasi yang dipertaruhkan, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan dunia pendidikan di daerah.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan keterlibatan oknum kepala sekolah tersebut dalam aktivitas tambang pasir yang disebut-sebut beroperasi di wilayah Kecamatan Kulisusu Barat.

  • Author: herawan kaperwil

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makassar Paling Rentan Kekeringan,BPBD Sulsel Siap Dukung Penganan Kebutuhan Air Bersih

    Makassar Paling Rentan Kekeringan,BPBD Sulsel Siap Dukung Penganan Kebutuhan Air Bersih

    • calendar_month Wednesday, 15 Jul 2026
    • visibility 251
    • 0Comment

    MTN-SULSEL,-MAKASSAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan menerima laporan penyebaran ancaman kekeringan di sejumlah wilayah kabupaten dan kota, dengan Kota Makassar dinilai sebagai daerah yang paling berisiko terdampak. Hal ini dikarenakan pasokan air baku bagi warga Makassar sangat bergantung pada sumber air permukaan yang volumenya menurun drastis seiring berjalannya musim kemarau. Kepala […]

  • Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT,BMKG Berpotensi TsunamiT

    Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT,BMKG Berpotensi TsunamiT

    • calendar_month Saturday, 15 Agt 2026
    • visibility 61
    • 0Comment

    MTN-NTT,KUPANG — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), tepatnya pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 04.58 WIB. Pusat gempa berlokasi sekitar 30 kilometer arah Timur Laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera menyampaikan peringatan bahwa gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami. Peringatan ini berlaku untuk wilayah […]

  • Pemkot Tarakan Susun Regenerasi Pimpinan,Isi Jabatan Kosong Lewat Sistem Manajemen Talenta

    Pemkot Tarakan Susun Regenerasi Pimpinan,Isi Jabatan Kosong Lewat Sistem Manajemen Talenta

    • calendar_month Tuesday, 7 Jul 2026
    • visibility 156
    • 0Comment

    MTN-TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan mulai melakukan penataan kembali struktur birokrasi. Setelah proses seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) definitif rampung, fokus kini beralih ke pengisian dua jabatan strategis Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kosong akibat masa purnatugas. Berbeda dengan mekanisme sebelumnya, pengisian jabatan kali ini akan sepenuhnya mengacu pada Sistem Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). […]

  • Warga Sajau Hilir Kewalahan Hadapi Karhutla Berdarat, Api Berkobar di Empat Kawasan Sekaligus

    Warga Sajau Hilir Kewalahan Hadapi Karhutla Berdarat, Api Berkobar di Empat Kawasan Sekaligus

    • calendar_month Thursday, 20 Agt 2026
    • visibility 263
    • 0Comment

    MTN,-KALTARA,TANJUNG SELOR – Desa Sajau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, kini dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berkepanjangan dengan banyak titik api menyala bersamaan. Warga bersama tim Masyarakat Peduli Api (MPA) desa berjuang sekuat tenaga namun mulai kelelahan, sementara luas lahan yang hangus terus bertambah. Titik Api Menyebar di Empat […]

  • Gubernur John Tabo: Wajib Sekolahkan Anak,Kunci masa Depan Papua Pegunungan

    Gubernur John Tabo: Wajib Sekolahkan Anak,Kunci masa Depan Papua Pegunungan

    • calendar_month Wednesday, 15 Jul 2026
    • visibility 232
    • 0Comment

    MTN-KARUBAGA – Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (HC) John Tabo, MBA, SE, menegaskan pendidikan anak adalah kewajiban sekaligus investasi paling berharga bagi kemajuan daerah. Ia mengajak seluruh elemen—gereja, pemerintah, dan orang tua—bersatu memprioritaskan pendidikan, karena masa depan Papua Pegunungan ditentukan oleh generasi muda yang berilmu dan tetap berpegang pada nilai-nilai luhur. Pernyataan ini disampaikan saat membuka […]

  • Sambut HUT RI 81,Bupati Nganjuk Pimpin Langsung Kerja Bakti Serentak:Kebersihan Lingkungan Cermin kemurnian Hati

    Sambut HUT RI 81,Bupati Nganjuk Pimpin Langsung Kerja Bakti Serentak:Kebersihan Lingkungan Cermin kemurnian Hati

    • calendar_month Sunday, 9 Agt 2026
    • visibility 41
    • 0Comment

    MTN-NGANJUK – Dalam semangat gotong royong yang kian membara menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi memimpin langsung kerja bakti serentak di seluruh Kabupaten Nganjuk pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kemerdekaan bukan sekadar perayaan, melainkan wujud kepedulian dan kebersamaan menjaga lingkungan bersama. Bupati Marhaen membuka secara […]

expand_less