Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Misteri Kebakaran Kantor Bupati Bulungan: Asap Tebal Menyelimuti Langit Kota Tanjung Selor

Misteri Kebakaran Kantor Bupati Bulungan: Asap Tebal Menyelimuti Langit Kota Tanjung Selor

  • account_circle Keperwil tj selor
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanjung Selor, MTN – Kebakaran hebat melanda Gedung Kantor Bupati Bulungan, pusat pemerintahan Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada Selasa malam sekitar pukul 22.41 Wita. 20 Mei 2026.

Asap hitam tebal membumbung tinggi dan menyelimuti langit kota, terlihat jelas dari berbagai titik di pusat kota, menimbulkan kepanikan warga dan pertanyaan besar mengenai penyebab kejadian ini. Api pertama kali terlihat berkobar di bagian sayap kanan gedung utama, tempat berdirinya ruang kerja pimpinan, ruang rapat utama, serta ruang arsip dan penyimpanan dokumen penting pemerintahan. Dalam waktu singkat, nyala api membesar dan merambat cepat ke lantai atas, diduga karena struktur bangunan yang sebagian menggunakan bahan mudah terbakar dan sirkulasi udara yang kuat malam itu. Suara letupan kecil sempat terdengar beberapa kali, membuat suasana semakin mencekam.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bulungan menerima laporan sekitar pukul 22.45 Wita dan segera mengerahkan seluruh armada kendaraan pemadam serta personel. Didukung tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan masyarakat, tim berjuang keras mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain di kompleks perkantoran. Akses jalan di sekitar lokasi langsung ditutup total untuk kelancaran evakuasi dan penanganan, membuat lalu lintas pusat kota lumpuh total sepanjang malam.

“Kami berusaha memotong arah penjalaran api dari beberapa sisi sekaligus. Tantangan terbesar adalah lokasi ruang-ruang tertutup dan banyak berkas kertas yang sangat mudah terbakar,” ungkap salah satu petugas pemadam di lokasi. Proses pemadaman berlangsung lebih dari empat jam, dan api baru benar-benar diredam sepenuhnya sekitar pukul 03.00 dini hari. Tidak ada korban jiwa maupun luka berat dilaporkan, karena pada saat kejadian gedung dalam keadaan sepi dan tidak ada pegawai yang sedang bekerja.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih menjadi misteri besar. Belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai asal mula api. Berbagai dugaan bermunculan di masyarakat, mulai dari korsleting listrik, kebocoran instalasi gas, hingga dugaan unsur kesengajaan. Pihak kepolisian telah memasang garis polisi di seluruh area gedung dan mulai melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa sisa-sisa puing, serta memanggil saksi-saksi yang melihat kejadian awal untuk dimintai keterangan.

Kerugian materiil diperkirakan sangat besar. Selain kerusakan fisik bangunan, kekhawatiran terbesar adalah hilangnya dokumen penting, data administrasi, arsip daerah, serta aset negara yang tersimpan di dalamnya. Pemerintah Kabupaten Bulungan segera membentuk tim penanganan pascakebakaran untuk menilai kerusakan, menyusun langkah pemulihan, dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan meski kantor pusat pemerintahan sementara tidak bisa digunakan.

Warga berharap proses penyelidikan berjalan transparan dan cepat, agar misteri di balik kebakaran yang menimpa simbol pemerintahan daerah ini segera terungkap. Sementara itu, gedung yang kini tinggal kerangka hitam legam menjadi pemandangan menyedihkan di jantung kota Tanjung Selor, meninggalkan tanda tanya besar bagi seluruh masyarakat Bulungan.

  • Penulis: Keperwil tj selor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 Angkat Bicara Soal Isu OTT BKP-SDM Muratara, Desak Transparansi dan Tegas Kawal Proses Hukum

    Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 Angkat Bicara Soal Isu OTT BKP-SDM Muratara, Desak Transparansi dan Tegas Kawal Proses Hukum

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Media Tipikor Nusantara
    • visibility 147
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS UTARA, MTN – Isu dugaan operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret lingkungan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terus menjadi sorotan publik dan memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat. Percakapan di media sosial, khususnya Facebook, semakin memperkeruh suasana dengan beredarnya berbagai opini dan dugaan yang belum terverifikasi. […]

  • Sinergi Adat dan Modernitas, Dewan Adat Kesultanan Gunung Tabur Kawal Musrenbang

    Sinergi Adat dan Modernitas, Dewan Adat Kesultanan Gunung Tabur Kawal Musrenbang

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Hrs
    • visibility 379
    • 0Komentar

    BERAU. MTN – Sinergi Adat dan Modernitas, Dewan Adat Kesultanan Gunung Tabur Kawal Musrenbang Berau Pemandangan berbeda terlihat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Gunung Tabur baru-baru ini. Kehadiran Pangeran Hadi Ningrat bersama jajaran Dewan Adat Kesultanan Gunung Tabur di barisan terdepan menjadi sorotan utama, menandakan kuatnya sinergi antara tatanan kultural dan perencanaan […]

  • Pasukan Merah 1001 Mandau dan Pol Adat, Ormas Galak Kawal Kelompok Tani UBM Persiapan Melakukan Aksi

    Pasukan Merah 1001 Mandau dan Pol Adat, Ormas Galak Kawal Kelompok Tani UBM Persiapan Melakukan Aksi

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Adm
    • visibility 253
    • 0Komentar

    BERAU – Ketegangan agraria kembali memuncak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Ormas Pasukan Merah 1001 Mandau Kaltim bersama Serdadu Pol Adat, Ormas Galak secara resmi menyatakan sikap untuk berdiri di barisan terdepan mendampingi Kelompok Tani UBM yang menjadi korban dugaan penggusuran paksa oleh perusahaan tambang batu bara, PT Berau Coal. Sebagai bentuk perlawanan, aliansi masyarakat […]

  • Pertemuan Sinergi: AMPB dan Camat Pamijahan Bahas Transparansi Bonus Produksi Energi

    Pertemuan Sinergi: AMPB dan Camat Pamijahan Bahas Transparansi Bonus Produksi Energi

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Media Tipikor Nusantara
    • visibility 104
    • 0Komentar

    PAMIJAHAN, MTN – Pada Selasa, 12 Mei 2026, Aliansi Masyarakat Pamijahan Bersatu (AMPB) menghadiri undangan silaturahmi dan diskusi yang digelar di rumah dinas Camat Pamijahan. Pertemuan ini diselenggarakan atas inisiatif Penjabat (Plh) Camat Pamijahan, Suparman, yang baru menjabat selama dua bulan dan memiliki komitmen kuat untuk membangun sinergi erat dengan seluruh elemen masyarakat. Pertemuan berlangsung […]

  • Lahan KPS Bogor Dikelola BUMDesa Ciasihan Kolaborasi UMKM dan Petani Didorong Pelanggaran Tak Ditolerir

    Lahan KPS Bogor Dikelola BUMDesa Ciasihan Kolaborasi UMKM dan Petani Didorong Pelanggaran Tak Ditolerir

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Kaperwil-Bogor
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Ciasihan, MTN – Rapat sosialisasi pengelolaan lahan KPS Bogor telah dilaksanakan dengan dihadiri Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pengelola BUMDesa Cakrawala Ciasihan, Karang Taruna Militan, pendamping desa Paminahan, ketua perjanjian kerja sama, serta para pelaku UMKM dan petani yang beraktivitas di kawasan Gunung Menir. Dalam sambutannya, Kepala Desa, hj. Lilih menekankan pentingnya menjaga ketertiban […]

  • Kondisi Akses Wisata Gunung Salak Memprihatinkan, Pengelolaan Dinilai Lepas Kendali

    Kondisi Akses Wisata Gunung Salak Memprihatinkan, Pengelolaan Dinilai Lepas Kendali

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle (Kaperwil Bogor)
    • visibility 276
    • 0Komentar

    BOGOR, MTN – Kondisi di kawasan akses Wisata Taman Nasional Gunung Salak (TNGS), di Kampung Rainna, Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, dinilai sangat memprihatinkan. Kawasan ini terkesan lepas dari kendali hukum akibat konflik internal yang belum terselesaikan serta minimnya pengawasan dari pihak berwenang. Zainal Arifi, tokoh masyarakat setempat, menilai bahwa pemerintah desa hingga saat ini belum […]

expand_less