Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pasukan Merah 1001 Mandau dan Pol Adat, Ormas Galak Kawal Kelompok Tani UBM Persiapan Melakukan Aksi

Pasukan Merah 1001 Mandau dan Pol Adat, Ormas Galak Kawal Kelompok Tani UBM Persiapan Melakukan Aksi

  • account_circle Adam
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 63
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERAU – Ketegangan agraria kembali memuncak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Ormas Pasukan Merah 1001 Mandau Kaltim bersama Serdadu Pol Adat,
Ormas Galak secara resmi menyatakan sikap untuk berdiri di barisan terdepan mendampingi Kelompok Tani UBM yang menjadi korban dugaan penggusuran paksa oleh perusahaan tambang batu bara, PT Berau Coal.

Sebagai bentuk perlawanan, aliansi masyarakat dan ormas ini berencana menggelar aksi damai besar-besaran pada 5 Mei 2026 mendatang di lokasi lahan milik masyarakat yang kini masuk dalam area operasional perusahaan.

Perwakilan Kelompok Tani UBM Tumbit Melayu M. Rafik, didampingi oleh Panglima Mandau mendatangi Mapolres Berau pada Kamis (09/04/2026). Kedatangan mereka bertujuan menyerahkan surat resmi terkait tindak lanjut penyelesaian sengketa lahan antara warga dengan PT Berau Coal.

Panglima Mandau menegaskan bahwa pihaknya memberikan tenggat waktu (deadline) selama satu bulan bagi pihak kepolisian dan perusahaan untuk merespons tuntutan warga.

“Hari ini pengantaran surat Kelompok Tani Tumbit Melayu Usaha Bersama. Adapun tenggat waktu yang kami beri itu temponya hampir satu bulan, tanggal 5 Mei nanti,” ujar Panglima Mandau di depan gedung Polres Berau.

Ia menekankan bahwa langkah ini diambil demi membela hak masyarakat kecil yang merasa tertindas di tanah kelahirannya sendiri.

Ancam Turunkan 700 Personel Dari Berbagai Wilayah

Panglima Mandau memperingatkan akan adanya pergerakan massa jika dalam waktu yang ditentukan tidak ada penyelesaian konkret dari pihak manajemen perusahaan.

“Insyaallah kalau Berau Coal tidak ada tanggapan juga, saya akan turunkan paling sedikit 700 orang. Belum lagi bantuan dari Panglima Pipit Tolan Pasukan Merah dari Berau, juga dari Pol Adat Galak,” tegasnya.

Proses Hukum Sedang Berjalan

Di lokasi yang sama, perwakilan kuasa Kelompok Tani, M. Rafik, menyatakan apresiasinya terhadap kinerja kepolisian yang dinilai profesional dan netral. Ia mengonfirmasi bahwa saat ini kasus tersebut sudah masuk tahap penyelidikan.

“Alhamdulillah laporan ini sekarang masih dalam tahap penyelidikan. Beberapa saksi sudah dimintai keterangan. Kami berharap PT Berau Coal menghentikan seluruh kegiatan di lahan kami sampai ada penyelesaian jelas. Sama-sama kita hormati hukum,” kata Rafik.

Tuntutan Warga: Hentikan Aktivitas dan Ganti Rugi

Masyarakat menuntut PT Berau Coal segera menghentikan aktivitas di atas lahan sengketa dan memberikan ganti rugi atau hak yang selama ini diabaikan. Jika hingga 5 Mei 2026 belum ada itikad baik, massa memastikan akan menduduki lahan tersebut sebagai bentuk pertahanan terakhir.

“Kami tidak mencari keributan, kami mencari keadilan. Namun, jika hak kami terus diinjak, Serdadu Pol Adat dan seluruh keluarga besar Pasukan Mandau akan tetap bertahan bersama rakyat hingga titik darah terakhir,” pungkas perwakilan lapangan di lokasi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak warga masih menunggu undangan dialog terbuka dari pihak manajemen perusahaan.**Ad**

  • Penulis: Adam

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SDN 001 Teluk Alulu, Anggaran Ditambah, Kualitas RAB Disorot

    SDN 001 Teluk Alulu, Anggaran Ditambah, Kualitas RAB Disorot

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle (boni/HARIS)
    • visibility 174
    • 0Komentar

    BERAU. mediatipikornusantara.com –  Senin, 16 Februari 2026 Pembangunan gedung sekolah SD Negeri 001 Teluk Alulu di Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, kembali menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Di tengah rencana pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran tambahan, kondisi fisik bangunan justru memicu pertanyaan serius terkait kualitas pekerjaan dan dugaan ketidaksesuaian dengan Rencana Anggaran […]

  • Aktifitas Galian C disorot YLBH, Ribuan Pekerja Jadi Korban

    Aktifitas Galian C disorot YLBH, Ribuan Pekerja Jadi Korban

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Adm
    • visibility 143
    • 0Komentar

    BERAU. MTN – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) secara resmi menyuarakan keprihatina mendalam terhadap aktivitas tambang material Galian C, di Kabupaten Berau, sejak awal Januari 2026. Peraturan yang dinilai tidak solutif yang telah menyebabkan efek domino, dan menghancurkan ekonomi masyarakat kecil dan melumpuhkan agenda pembangunan daerah. Rakyat Jadi Korban Kekakuan B irokrasi Ketua YLBH KITA […]

  • Sinergi Adat dan Modernitas, Dewan Adat Kesultanan Gunung Tabur Kawal Musrenbang

    Sinergi Adat dan Modernitas, Dewan Adat Kesultanan Gunung Tabur Kawal Musrenbang

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Hrs
    • visibility 191
    • 0Komentar

    BERAU. MTN – Sinergi Adat dan Modernitas, Dewan Adat Kesultanan Gunung Tabur Kawal Musrenbang Berau Pemandangan berbeda terlihat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Gunung Tabur baru-baru ini. Kehadiran Pangeran Hadi Ningrat bersama jajaran Dewan Adat Kesultanan Gunung Tabur di barisan terdepan menjadi sorotan utama, menandakan kuatnya sinergi antara tatanan kultural dan perencanaan […]

  • Diduga Korupsi Hibah Aplikasi ASITA, Kejati Kaltara Tahan Plt Kadispar dan Ketua DPD ASITA

    Diduga Korupsi Hibah Aplikasi ASITA, Kejati Kaltara Tahan Plt Kadispar dan Ketua DPD ASITA

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle (Adm/hrs)
    • visibility 151
    • 0Komentar

    KALTARA, MTN – (10/2/2026) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Utara (Kaltara) bergerak cepat mengusut dugaan tindak pidana korupsi pada Dinas Pariwisata Provinsi Kaltara. Dalam perkembangan terbaru, tim penyidik menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi belanja hibah pembuatan Aplikasi Sistem Informasi Pariwisata (ASITA) Tahun Anggaran 2021. ​Penetapan tersangka tersebut diumumkan langsung oleh Asisten Tindak […]

  • Diduga Melanggar UU KIP, Proyek Semenisasi di Gunung Tabur Berjalan Misterius Kontraktor Bungkam Saat Dikonfirmasi; LSM Cakra Siap Turun Tangan.

    Diduga Melanggar UU KIP, Proyek Semenisasi di Gunung Tabur Berjalan Misterius Kontraktor Bungkam Saat Dikonfirmasi; LSM Cakra Siap Turun Tangan.

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Diduga Melanggar UU KIP, Proyek Semenisasi di Gunung
    • visibility 152
    • 0Komentar

    BERAU) – Pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur berupa semenisasi jalan dan pembuatan parit (drainase) di kawasan Batu-Batu Riverside, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, menuai kritik tajam.  Proyek yang diduga didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ini disorot karena berjalan layaknya “proyek siluman”, sebab tidak ada satu pun papan nama proyek yang terpasang di lokasi […]

  • Fasilitas Olahraga Jadi Lahan Parkir Pemuda Tanjung Batu Desak Pemerintah Kampung Bertanggung Jawab

    Fasilitas Olahraga Jadi Lahan Parkir Pemuda Tanjung Batu Desak Pemerintah Kampung Bertanggung Jawab

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle (Boni/hrs) 
    • visibility 253
    • 0Komentar

    BERAU, mediatipikornusantara.com –   Menjelang perayaan malam pergantian tahun 2026, Lapangan Sepak Bola Tanjung Batu, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dialihfungsikan menjadi area parkir kendaraan roda empat. Kebijakan ini memicu reaksi dari pemuda setempat yang mengkhawatirkan kerusakan fasilitas olahraga satu-satunya di wilayah tersebut. Antisipasi Lonjakan Wisatawan Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh tim di lapangan, alih fungsi lahan […]

expand_less