Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Masyarakat Adat Pemilik Lahan, Bongkar Dugaan Dokumen Palsu PT Berau Coal di Polda Kaltim

Masyarakat Adat Pemilik Lahan, Bongkar Dugaan Dokumen Palsu PT Berau Coal di Polda Kaltim

  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 322
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALIMANTAN TIMUR – Dugaan praktik mafia tanah yang melibatkan raksasa pertambangan PT Berau Coal semakin terang benderang. Dalam perkembangan terbaru laporan di Polda Kaltim, Ibu Nurbaya, salah satu anggota Kelompok Tani Usaha Bersama (UBM) Meraang, menyampaikan keberatan yang sangat fatal terkait dokumen yang dijadikan bukti oleh pihak perusahaan.

Kesaksian Ibu Nurbaya: Logika Hukum yang Cacat

​Ibu Nurbaya secara tegas menyatakan keberatan karena nama anaknya, Aldi, tercantum sebagai pihak yang bertanda tangan dalam surat pelepasan tanah milik PT Berau Coal. Setelah dihitung berdasarkan tanggal dan tahun yang tertera dalam surat tersebut, Aldi ternyata masih berusia 4 tahun.

“Saya sangat keberatan. Bagaimana mungkin anak saya yang saat itu masih berumur 4 tahun bisa ikut bertanda tangan dalam surat tanah yang dijadikan bukti oleh perusahaan? Ini jelas tidak masuk akal dan diduga kuat palsu,” tegas Ibu Nurbaya saat memberikan keterangan di Polda Kaltim.

Pencatutan Nama dan Rekayasa Jabatan RT

​Selain kasus Aldi, laporan ini juga diperkuat oleh kesaksian saksi lainnya:

  • Kamaruddin Mantan Ketua RT 8 MERAANG Menegaskan namanya dipalsukan dalam dokumen tahun 2008, padahal ia sudah tidak menjabat sejak tahun 2003.
  • Sahrir: Turut melaporkan dugaan serupa terkait klaim lahan yang tumpang tindih dengan bukti surat yang meragukan.

Aksi Pendudukan Lahan Pasca-Lebaran

​Ketua Kelompok Tani UBM, Sampara, dan kuasanya, Rafik, menegaskan bahwa kejanggalan-kejanggalan ini adalah alasan kuat mengapa mereka akan melakukan aksi damai dan penghentian operasional PT Berau Coal di lahan sengketa seluas 1.290 hektar segera setelah Lebaran.

​Rencana aksi ini akan dikawal oleh aliansi ormas adat, ​Pasukan Merah 101 Mandau, Galak, Poladat, serta permada dan masyarakat yang di rugikan perusahaan PT Berau coal

Tembusan Hingga ke Presiden

​Masyarakat menuntut agar pemerintah pusat tidak menutup mata, Surat pemberitahuan aksi akan ditembuskan secara resmi mulai dari Presiden RI, Mabes Polri, Kejaksaan Agung, hingga kementerian terkait ESDM & Kemenkumham untuk membongkar tuntas dugaan penggunaan dokumen palsu ini.

“Kami tidak akan mundur. Dengan dukungan ormas dan bukti-bukti nyata seperti tanda tangan anak balita ini, kami yakin kebenaran akan terungkap. Kami minta operasional PT Berau Coal di lahan kami segera dihentikan demi keadilan,” tutup Rafik dalam pernyataan resminya;(tim)

  • Penulis: Media Tipikor Nusantara
  • Editor: (mtn)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aliansi Mahasiswa FST USN Kolaka Gelar Aksi massa, Akibat kerusakan lingkungan oleh Proyek Strategis Nasional

    Aliansi Mahasiswa FST USN Kolaka Gelar Aksi massa, Akibat kerusakan lingkungan oleh Proyek Strategis Nasional

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MTN KOLAKA – Aliansi Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka yang tergabung dalam BEM FAKULTAS sukses menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Kantor Bupati Kolaka. Aksi moral ini dilakukan guna mengawal dugaan pencemaran sungai dan kerusakan lahan pertanian warga akibat aktivitas Pertambangan dan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diduga melibatkan […]

  • Seni Jaranan Tetap Asli Meski Digelar di Perantauan

    Seni Jaranan Tetap Asli Meski Digelar di Perantauan

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • visibility 128
    • 0Komentar

    BERAU, MTN – Paguyuban Turonggo Adi Joyo rutin menggelar latihan kesenian jaranan khas Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026) di halaman sekretariat Kampung Tasuk. Kegiatan bertujuan menjaga warisan budaya sekaligus membina anak dan remaja agar mau meneruskan tradisi leluhur agar tidak punah. Dibimbing langsung Waldiono, peserta diajarkan gerakan tarian dan cara main kendang dengan benar. Selain keterampilan […]

  • POLDA KALBAR Berhasil Menyita BBM Subsudi 17 Drum Jenis Pertalite Di kayong utara Hasil Kongkalikong

    POLDA KALBAR Berhasil Menyita BBM Subsudi 17 Drum Jenis Pertalite Di kayong utara Hasil Kongkalikong

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • visibility 73
    • 0Komentar

    MTN,-KALBAR,KAYONG UTARA – Praktik penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali dibongkar oleh aparat kepolisian di Kabupaten Kayong Utara. Diketahui, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat berhasil menyita 17 drum berisi Pertalite yang diduga kuat dipasok dari sebuah SPBU di Desa Padu Banjar, Kecamatan Simpang Hilir, Dalam penggerebekan tersebut, polisi mencegat dua unit […]

  • Dua Kecamatan Bagian Pesisir Berau Krisis Air Bersih

    Dua Kecamatan Bagian Pesisir Berau Krisis Air Bersih

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • visibility 118
    • 0Komentar

    MTN- BERAU, menjadi perhatian serius Masyarakat tanjung batu dan Maratua terkait krisis air bersih masih menjadi keluhan utama di sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Berau. Hingga kini, warga di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, serta Kampung Payung-Payung dan Kampung Teluk Alulu di Kecamatan Maratua, masih menghadapi keterbatasan akses air bersih yang telah berlangsung sangat lama. […]

  • Dapat Juara 2 Nasional, Jalan di Musi Rawas Dinilai Bak 'Kubangan Kerbau'

    Dapat Juara 2 Nasional, Jalan di Musi Rawas Dinilai Bak ‘Kubangan Kerbau’

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • visibility 136
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, MTN – Penghargaan Juara 2 tingkat nasional dalam Lomba Hari Jalan yang diberikan Kementerian PUPR RI kepada Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menuai kontroversi. Alih-alih mendapat apresiasi, capaian tersebut justru mendapat sorotan tajam dari kalangan kontrol sosial. Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 (LAKI P45) menilai penghargaan tersebut tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan. Menurut […]

  • APMM Mataram Gelar Aksi Desak Transparansi di Kejati NTB dan PT Nindya Karya

    APMM Mataram Gelar Aksi Desak Transparansi di Kejati NTB dan PT Nindya Karya

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MATARAM, MTN – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Mbojo Mataram (APMM-MATARAM) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Barat (NTB) dan kantor operasional PT Nindya Karya.(5/6/2026) Massa aksi mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan audit investigatif menyeluruh terhadap proyek rehabilitasi jaringan irigasi di wilayah NTB. Massa yang mendatangi gedung Kejati […]

expand_less