Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » SDN 001 Teluk Alulu, Anggaran Ditambah, Kualitas RAB Disorot

SDN 001 Teluk Alulu, Anggaran Ditambah, Kualitas RAB Disorot

  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • visibility 367
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERAU. mediatipikornusantara.com –  Senin, 16 Februari 2026 Pembangunan gedung sekolah SD Negeri 001 Teluk Alulu di Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, kembali menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Di tengah rencana pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran tambahan, kondisi fisik bangunan justru memicu pertanyaan serius terkait kualitas pekerjaan dan dugaan ketidaksesuaian dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Fasilitas Dasar yang Belum Tuntas.

Meskipun tiga ruang kelas telah berdiri, gedung tersebut hingga kini belum dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana belajar yang aman dan layak bagi para siswa. Berdasarkan pantauan di lapangan, ditemukan beberapa kendala fisik yang signifikan:
Lantai Belum Keramik: Lantai ruang kelas masih berupa cor semen kasar tanpa pelapisan keramik, yang dinilai mengurangi kenyamanan dan berpotensi membahayakan keselamatan siswa.
Tangga Akses: Menuju ruang kelas belum dilengkapi dengan fasilitas tangga yang layak untuk mobilitas harian.

Pagar Pengaman: Kondisi pagar terlihat tidak kokoh dan diduga kuat tidak sesuai dengan spesifikasi teknis standar keselamatan anak.
Akibat belum tuntasnya pembangunan ini, proses belajar mengajar terpaksa masih bergantung pada gedung lama yang kondisinya terbatas dan tidak ideal.
Polemik Anggaran Tambahan dan Desakan Audit.

Rencana pemerintah daerah untuk kembali mengalokasikan anggaran lanjutan guna menyempurnakan gedung tersebut menuai kritik keras dari masyarakat. Warga menilai bahwa jika sejak awal perencanaan dan pelaksanaan dilakukan secara konsisten sesuai RAB, seharusnya tidak diperlukan anggaran tambahan hanya untuk memenuhi fasilitas dasar.
Masyarakat kini mendesak Inspektorat Daerah dan aparat pengawasan internal pemerintah untuk segera turun tangan melakukan audit teknis maupun keuangan secara menyeluruh. Hal ini mencakup pemeriksaan kualitas material, volume pekerjaan, serta transparansi proses pengawasan proyek agar dana publik benar-benar menghasilkan fasilitas pendidikan yang layak di daerah terpencil.

  • Penulis: (boni/HARIS)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forum Pemuda Minta BPK dan Kejaksaan Audit Pengadaan di Dinas Pendidikan Musi Rawas

    Forum Pemuda Minta BPK dan Kejaksaan Audit Pengadaan di Dinas Pendidikan Musi Rawas

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • visibility 130
    • 0Komentar

    SUMSEL, MTN – Forum Lintas Pemuda Silampari meminta BPK RI dan Kejaksaan Negeri Musi Rawas melakukan audit serta investigasi menyeluruh terhadap pengadaan barang dan tata kelola anggaran di Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas. Permintaan ini disampaikan Aktivis Kebijakan Publik, Ahmad J Prayogi, Selasa (26/5/2026), merespons sejumlah persoalan yang menuai perhatian publik. Menurut Ahmad, masalah yang […]

  • Dua Kecamatan Bagian Pesisir Berau Krisis Air Bersih

    Dua Kecamatan Bagian Pesisir Berau Krisis Air Bersih

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • visibility 121
    • 0Komentar

    MTN- BERAU, menjadi perhatian serius Masyarakat tanjung batu dan Maratua terkait krisis air bersih masih menjadi keluhan utama di sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Berau. Hingga kini, warga di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, serta Kampung Payung-Payung dan Kampung Teluk Alulu di Kecamatan Maratua, masih menghadapi keterbatasan akses air bersih yang telah berlangsung sangat lama. […]

  • Dugaan Pelanggaran KetenagaKerjaan Di PT.Jabontara Eka Karsa: Eks Karyawan Ungkap Saksi Tanpa Kompensasi Layak Hingga Praktek Pungli Kontrak Berau

    Dugaan Pelanggaran KetenagaKerjaan Di PT.Jabontara Eka Karsa: Eks Karyawan Ungkap Saksi Tanpa Kompensasi Layak Hingga Praktek Pungli Kontrak Berau

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • visibility 184
    • 0Komentar

    MTN-BERAU, Isu ketenagakerjaan yang melanda perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Jabontara Eka Karsa (JEK) di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur kini kian memanas. Setelah mencuatnya kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak tanpa pesangon, sejumlah mantan pekerja mulai berani bersuara mengenai dugaan penahanan hak normatif hingga praktik pungutan liar (pungli) di internal manajemen perusahaan.Salah […]

  • Asosiasi Media Nusantara Dibentuk, Pemerintah Berau Harap Jaga Independensi

    Asosiasi Media Nusantara Dibentuk, Pemerintah Berau Harap Jaga Independensi

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BERAU, MTN – Terbentuknya Asosiasi Media Nusantara (AMN) di Nusantara berkantor di Kabupaten Berau pada 25 April 2025 diapresiasi. Organisasi yang menghimpun pemilik media siber dan insan pers ini diharapkan mampu meningkatkan standarisasi kualitas jurnalistik serta membentuk ekosistem media yang sehat dan berkelanjutan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau, H. Didi Rahmadi, S.Sos., […]

  • Bupati Berau Resmi Lantik Jaja Miharja sebagai Kepala Kampung Tasuk melalui Mekanisme PAW

    Bupati Berau Resmi Lantik Jaja Miharja sebagai Kepala Kampung Tasuk melalui Mekanisme PAW

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • visibility 316
    • 0Komentar

      MTN BERAU  – Jaja Miharja resmi memimpin Kampung Tasuk, Kecamatan Gunung Tabur setelah dilantik secara resmi menjadi Kepala Kampung Pergantian Antar Waktu (PAW). Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh ⁠Bupati Berau Sri Juniarsih Mas di Balai Mufakat, Tanjung Redeb, pada Selasa, 9 Juni 2026. Jaja Miharja akan mengemban amanah untuk melanjutkan sisa masa jabatan periode […]

  • Kondisi Akses Wisata Gunung Salak Memprihatinkan, Pengelolaan Dinilai Lepas Kendali

    Kondisi Akses Wisata Gunung Salak Memprihatinkan, Pengelolaan Dinilai Lepas Kendali

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • visibility 395
    • 0Komentar

    BOGOR, MTN – Kondisi di kawasan akses Wisata Taman Nasional Gunung Salak (TNGS), di Kampung Rainna, Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, dinilai sangat memprihatinkan. Kawasan ini terkesan lepas dari kendali hukum akibat konflik internal yang belum terselesaikan serta minimnya pengawasan dari pihak berwenang. Zainal Arifi, tokoh masyarakat setempat, menilai bahwa pemerintah desa hingga saat ini belum […]

expand_less