Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Ekonomi » Tegas! Gubernur Andi Sudirman Sulaiman:Jalan Yang Di Tanami Pisang Tidak Akan Di Prioritaskan Perbaikannya

Tegas! Gubernur Andi Sudirman Sulaiman:Jalan Yang Di Tanami Pisang Tidak Akan Di Prioritaskan Perbaikannya

  • calendar_month Wednesday, 8 Jul 2026
  • visibility 252
  • comment 0 comment

MTN-SULSEL,-MAROS – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan sikap tegasnya terkait aksi protes warga yang menanam pohon pisang di jalan rusak sebagai bentuk tuntutan perbaikan.

Ia menyatakan, lokasi yang dilakukan aksi seperti itu justru tidak akan diprioritaskan dalam penanganan infrastruktur.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Andi Sudirman saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Maros di Kantor DPRD setempat, Selasa (7/7/2026).
Sikap Tegas demi Ketertiban Pembangunan
Menurut Andi Sudirman, seluruh pembangunan infrastruktur di wilayah Sulsel harus berjalan sesuai dengan perencanaan matang, prioritas program, dan kemampuan anggaran yang tersedia.
Aksi protes yang dianggap mengintervensi teknis pelaksanaan justru akan berdampak buruk.
“Sudah banyak Protes di Media Sosial. dan ini saja kita bangun jalan 1.000 km, perencanaannya masih banyak yang tanam pisang. Kenapa? Karena ada yang bocorkan jumlah jalan.
Saya bilang, semakin tanam pisang, semakin saya tidak kerja,” tegas Gubernur.
Ia mencontohkan, aksi demonstrasi atau protes di lapangan pernah menyebabkan pembangunan proyek strategis seperti stadion tertunda hingga 3 tahun lamanya.
Kondisi ini sangat merugikan dan menghambat laju pembangunan.
Dampak Serius terhadap Anggaran Pusat
Lebih jauh, Andi Sudirman mengungkapkan bahwa polemik di lapangan juga berdampak langsung pada besaran anggaran yang diterima dari pemerintah pusat.
Ia menceritakan pengalaman pahit di mana nilai bantuan anggaran untuk satu ruas jalan sempat turun drastis.
Awalnya mencapai Rp110 miliar, namun setelah polemik mencuat, nilainya anjlok menjadi hanya Rp48 miliar.
“Kita rugi besar. Untung bisa ditutup kembali dengan tambahan Rp30 miliar dari APBD sehingga totalnya menjadi Rp78 miliar.
Bayangkan kalau hal ini terjadi di banyak tempat, saya tersiksa Pak,” ungkapnya.
Oleh karena itu, ia mengingatkan agar masyarakat tidak meniru aksi serupa, karena justru akan merugikan daerah sendiri.
Berdasarkan Perencanaan, Bukan Tekanan
Andi Sudirman menegaskan kembali bahwa pemerintah daerah bekerja berdasarkan skala prioritas dan kemampuan keuangan.
“Kita bekerja sesuai dengan perencanaan dan program. Kalau cukup uang, saya akan kerjakan semua, bahkan dengan pakai emas kalau perlu. Tapi kalau caranya dengan memaksa atau memprotes dengan cara yang tidak tepat, itu justru menghambat,” pungkasnya.
  • Author: Andi Syahrul(Wartawan)

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • PERUSAHAAN Fiktif Borong Proyek Di MAHULU

    PERUSAHAAN Fiktif Borong Proyek Di MAHULU

    • calendar_month Saturday, 13 Jun 2026
    • visibility 217
    • 0Comment

    MTN- KALTIM,– Dugaan skandal tender kembali mencoreng Kabupaten Mahakam Ulu ,Terhadap Proyek pembangunan Jembatan Belly Mamahak Ulu senilai Rp6,4 miliar kini disorot setelah munculnya Selembar surat keterangan Ketua RT yang menerangkan Bahwa  CV. Pratama Jaya Konstruksi, Tersebut tidak pernah berdomisili di alamat yang tercantum dalam dokumen tender. Jika benar perusahaan pemenang menggunakan alamat fiktif, muncul […]

  • Diduga Intimidasi Wartawan, Oknum Tak Dikenal Minta Berita Dugaan Tambang Pasir Ilegal Kepsek di Butur Diturunkan

    Diduga Intimidasi Wartawan, Oknum Tak Dikenal Minta Berita Dugaan Tambang Pasir Ilegal Kepsek di Butur Diturunkan

    • calendar_month Saturday, 30 Mei 2026
    • visibility 507
    • 0Comment

    BUTON UTARA, MTN – Kebebasan pers kembali mendapat ancaman di Kabupaten Buton Utara. Sejumlah oknum atau pihak yang tidak dikenal diduga melakukan upaya intimidasi terhadap pimpinan redaksi media ini dengan meminta agar berita terkait dugaan keterlibatan seorang kepala sekolah dalam aktivitas tambang pasir ilegal di Kecamatan Kulisusu Barat segera dihapus atau di-take down. Permintaan tersebut […]

  • Ditolak Dua Kali! Kasus Penolakan Pasien Di IGD RSUD Tarakan Jadi Sorotan Tajam DPRD Kaltara

    Ditolak Dua Kali! Kasus Penolakan Pasien Di IGD RSUD Tarakan Jadi Sorotan Tajam DPRD Kaltara

    • calendar_month Thursday, 9 Jul 2026
    • visibility 903
    • 0Comment

    MTN-TARAKAN – Kasus dugaan penolakan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan menjadi sorotan serius. Hal ini terungkap dalam kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Kamis siang (9/7/2026). Anggota Komisi IV DPRD Kaltara, Dino Andrian, membeberkan adanya laporan pedih dari seorang warga yang mengaku […]

  • Isu Tambang Pasir di Kulisusu Barat, Keterlibatan Kepsek Jadi Sorotan

    Isu Tambang Pasir di Kulisusu Barat, Keterlibatan Kepsek Jadi Sorotan

    • calendar_month Sunday, 17 Mei 2026
    • visibility 330
    • 0Comment

    BUTON UTARA, MTN – Dugaan keterlibatan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) dalam aktivitas tambang pasir ilegal kembali mencuat dan menjadi sorotan publik. Berdasarkan hasil investigasi media beberapa awak media, seorang ASN inisial LMR yang diketahui menjabat sebagai kepala sekolah (kepsek) diduga turut mengelola aktivitas penambangan pasir tanpa izin di […]

  • Warga Birang Desak Pemerintah Tindak Tegas:Tambang Diduga Langgar Zonasi Aman Dan Aturan Lingkungan

    Warga Birang Desak Pemerintah Tindak Tegas:Tambang Diduga Langgar Zonasi Aman Dan Aturan Lingkungan

    • calendar_month Tuesday, 28 Jul 2026
    • visibility 485
    • 0Comment

    MTN-BERAU – Kegiatan pertambangan batu bara yang dijalankan kontraktor PT Madhani Talatah Nusantara di bawah konsesi PT Berau Coal di Kampung Birang, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, kini memicu kekhawatiran mendalam sekaligus tuntutan tegas dari masyarakat setempat. Warga mendesak pemerintah dan instansi berwenang segera turun ke lapangan, melakukan verifikasi menyeluruh, dan menjatuhkan sanksi jika terbukti […]

  • Pelepasan PKL SMKN 15 Merangin:Langkah Pertama Menjelajahi Dunia Kerja Sebenarnya!

    Pelepasan PKL SMKN 15 Merangin:Langkah Pertama Menjelajahi Dunia Kerja Sebenarnya!

    • calendar_month Thursday, 16 Jul 2026
    • visibility 218
    • 0Comment

    MTN-MAMPUN BARU – Suasana haru sekaligus semangat membara menyelimuti acara Pelepasan Praktek Kerja Lapangan (PKL) SMK Negeri 15 Merangin. Momen istimewa ini menjadi gerbang pembuka bagi para siswa untuk melangkah keluar dari ruang kelas, menyentuh langsung dunia kerja yang sesungguhnya! Acara berlangsung dengan khidmat dan meriah, diawali pembukaan oleh Pembawa Acara. Berturut-turut memberikan sambutan penuh […]

expand_less