Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Ekonomi » Sosialisasi Proyek Irigasi Dan Pengendalian Banjir,Masyarakat Minta Prioritas Sesuai Kebutuhan Nyata

Sosialisasi Proyek Irigasi Dan Pengendalian Banjir,Masyarakat Minta Prioritas Sesuai Kebutuhan Nyata

  • calendar_month Friday, 17 Jul 2026
  • visibility 175
  • comment 0 comment

MTN-BULUNGAN, SAJAU HILIR– Kepala Desa, Syahril, menyambut baik kedatangan tim dari Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) untuk mensosialisasikan rencana pembangunan tanggul dan saluran irigasi di wilayahnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat namun kritis, tim yang dipimpin Haji Edi selaku Satuan Kerja (Satker) Irigasi dan Rawa, serta Sulpandi dari Tim Perencanaan Teknis dan Tata Kelola (PTTK), menyampaikan rincian teknis sekaligus menjawab harapan dan kekhawatiran warga.

Poin Utama Sosialisasi

Dalam pemaparannya, Sulpandi menjelaskan rencana teknis pembangunan:
  • Kebutuhan Lahan: Pembangunan tanggul dan saluran pengaman memerlukan lahan selebar sekitar 18 meter. Dimensi tanggul yang cukup besar ini diperlukan agar struktur kuat dan berfungsi optimal mengendalikan banjir maupun air pasang.
  • Kebijakan Penggunaan Lahan: Pemerintah pusat menyampaikan bahwa untuk lahan yang terkena dampak, tidak ada pemberian ganti rugi atas tanaman tumbuh yang ada di lokasi. Pihak desa berharap seluruh masyarakat dapat memahami ketentuan ini demi kelancaran pelaksanaan pembangunan bersama.

Pertanyaan dan Harapan Masyarakat

Tokoh masyarakat dan warga menyampaikan masukan penting agar proyek benar-benar tepat sasaran:
  1. Kejelasan Batas: Meminta penjelasan rinci mengenai jarak pasti lokasi pembangunan dari bibir sungai.
  2. Prioritas Lokasi: Warga menyampaikan bahwa usulan pembangunan tanggul penahan banjir sebenarnya berasal dari warga RT 5, sedangkan di wilayah RT 8 hanya membutuhkan tanggul penahan air pasang. Masyarakat meminta agar anggaran diarahkan pada lokasi yang paling membutuhkan terlebih dahulu agar tidak terbuang sia-sia.
  3. Tanggung Jawab Pelaksana: Warga berharap PUPR menunjuk kontraktor yang tidak hanya sekadar teori, melainkan benar-benar bertanggung jawab penuh dalam kualitas pengerjaan, pemeliharaan, dan ketahanan bangunan jangka panjang.
*Transparansi Pembangunan: Menyampaikan informasi resmi sekaligus harapan warga agar proyek berjalan adil dan tepat sasaran.

*Mencari Solusi Bersama: Menjembatani kebutuhan nyata di lapangan dengan rencana teknis pemerintah pusat.

*Menjamin Manfaat Maksimal: Memastikan setiap rupiah anggaran negara memberikan perlindungan terbaik bagi warga yang paling berisiko terkena dampak banjir.

*Membangun Kepercayaan: Memastikan pembangunan didukung penuh oleh masyarakat karena direncanakan dengan melibatkan aspirasi mereka.

  • Author: Krisman Yambo:Redaktur

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less