Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Hukum » Pengelolaan Sepihak Tanpa Izin Resmi Sebabkan Kematian di Curug Ciparay

Pengelolaan Sepihak Tanpa Izin Resmi Sebabkan Kematian di Curug Ciparay

  • calendar_month Sunday, 7 Jun 2026
  • visibility 436
  • comment 0 comment

MTN BOGOR– Seorang pengunjung asal Jakarta Timur meninggal dunia setelah tenggelam di aliran sungai Curug Ciparay, kawasan Gunung Menir, Gunung Salak, Kecamatan Pamijahan. Peristiwa fatal ini terjadi pada Sabtu (6/6) sekitar pukul 15.00 WIB. Kejadian ini sekaligus membongkar praktik ilegal pengelolaan wilayah tersebut.

Zaenal Aripin, Penggiat Anti Korupsi sekaligus Pengurus Divisi Hukum Perum Masyarakat Pamijahan Bersatu, menegaskan insiden ini bukan kecelakaan biasa. Berdasarkan kajian hukum dan data yang dihimpun, ia memastikan lokasi wisata itu sebenarnya sudah ditutup resmi oleh Balai Taman Nasional. Penutupan dilakukan karena akses jalan rusak, kondisi lingkungan berbahaya, dan tidak adanya izin operasional yang sah.

Meski berstatus kawasan lindung dan dilarang dibuka, Forum Warga Wisata Gunung Menir bekerja sama dengan CV pemegang hak kelola tetap membuka akses bagi masyarakat. Secara sepihak, mereka membuat aturan, mendirikan kantor pengelolaan, dan menarik biaya masuk dari setiap pengunjung tanpa dasar hukum.

“Kami di Divisi Hukum sudah meneliti seluruh dokumen keputusan. Tindakan Forum Warga jelas melanggar hukum. Kesepakatan warga tidak bisa mengesampingkan peraturan negara. Alasan ekonomi tidak pantas dijadikan pembenar untuk mempertaruhkan nyawa orang lain,” ujar Zaenal Minggu (7/6).

Ia juga menyoroti ketidakjelasan pembagian wewenang antara pengelola, mitra usaha, dan Pemerintah Kecamatan. Menurutnya, pihak berwenang hanya bersikap sebagai penengah dan enggan melakukan penertiban. Kelalaian dan pembiaran yang berlangsung lama ini akhirnya memakan korban jiwa. Kematian ini merupakan dampak nyata dari pengabaian aturan yang dilakukan dengan sengaja.

Saat ini, Zaenal bersama timnya sedang menyusun laporan lengkap untuk diserahkan ke aparat hukum. Mereka akan menuntut tanggung jawab pidana atas kasus kelalaian menyebabkan kematian, pelanggaran perlindungan hutan, pungutan liar, hingga kelalaian jabatan instansi terkait. Langkah ini diambil demi keadilan dan memastikan kawasan tersebut ditutup permanen sampai dinilai aman dan sah secara hukum.

  • Author: Kaperwil jawa barat

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakapolri Kukuhkan Pengurus KBPP Polri 2026-2031,Dorong SDM Unggul Dan Berdaya Saing

    Wakapolri Kukuhkan Pengurus KBPP Polri 2026-2031,Dorong SDM Unggul Dan Berdaya Saing

    • calendar_month Wednesday, 29 Jul 2026
    • visibility 72
    • 0Comment

    MTN-Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., mengukuhkan Pengurus Pimpinan Pusat Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Masa Bakti 2026–2031 di Gedung Bhakti Dharma Waspada, STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/7).   Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi KBPP Polri untuk memperkuat […]

  • Dua Kecamatan Bagian Pesisir Berau Krisis Air Bersih

    Dua Kecamatan Bagian Pesisir Berau Krisis Air Bersih

    • calendar_month Thursday, 11 Jun 2026
    • visibility 225
    • 0Comment

    MTN- BERAU, menjadi perhatian serius Masyarakat tanjung batu dan Maratua terkait krisis air bersih masih menjadi keluhan utama di sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Berau. Hingga kini, warga di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, serta Kampung Payung-Payung dan Kampung Teluk Alulu di Kecamatan Maratua, masih menghadapi keterbatasan akses air bersih yang telah berlangsung sangat lama. […]

  • Bupati Malinau Wempi W.Mawa: Pendidikan Adalah Tanggung Jawab Bersama,Mari Kawal SPMB 2026/2027 Dengan Integritas!

    Bupati Malinau Wempi W.Mawa: Pendidikan Adalah Tanggung Jawab Bersama,Mari Kawal SPMB 2026/2027 Dengan Integritas!

    • calendar_month Sunday, 19 Jul 2026
    • visibility 234
    • 0Comment

    MTN – KALTARA,-Malinau – Pendidikan adalah fondasi utama bagi terwujudnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Namun, untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan sinergi dan komitmen dari semua pihak. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Malinau Wempi W. Mawa,S.E,M.H.  dalam ajakan bersama untuk mengawal pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Malinau. […]

  • Bone Perkuat Komitmen Capai 10 Ton Gabah/Ha,Dorong Medernisasi Pertanian Lewat PM-AAS

    Bone Perkuat Komitmen Capai 10 Ton Gabah/Ha,Dorong Medernisasi Pertanian Lewat PM-AAS

    • calendar_month Monday, 20 Jul 2026
    • visibility 107
    • 0Comment

    MTN-SULSEL,-BONE – Mewakili Bupati Bone, Penjabat Sekretaris Daerah Hj. Andi Tenriawaru, S.P., M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi dan Penandatanganan Komitmen Pencapaian Target Program Swasembada Pangan Berkelanjutan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (20/7/2026). Acara ini menegaskan sinergi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam mempercepat penerapan Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM‑AAS) seluas 1 juta hektare […]

  • Tolak Diskriminasi Layanan,Ian Maruwo: Jangan Biarkan Warga Korowai Terabaikan

    Tolak Diskriminasi Layanan,Ian Maruwo: Jangan Biarkan Warga Korowai Terabaikan

    • calendar_month Sunday, 5 Jul 2026
    • visibility 199
    • 0Comment

    MTN- MERAUKE – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) jalur afirmasi perwakilan Suku Korowai, Ian Maruwo, mendesak Pemerintah Daerah dan BPJS Kesehatan untuk memperluas akses layanan hingga ke pelosok pedalaman. Langkah ini dianggap krusial mengingat kondisi geografis yang sulit dan tingginya kebutuhan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut. Dalam keterangannya, Ian menjelaskan bahwa wilayah Korowai dihuni […]

  • Sekolah Kebutuhan Khusus Di Bangun Asal Jadi! Proyek Revitalisasi SLB N Pinang Merah Di Pertanyakan Kwalitasnya

    Sekolah Kebutuhan Khusus Di Bangun Asal Jadi! Proyek Revitalisasi SLB N Pinang Merah Di Pertanyakan Kwalitasnya

    • calendar_month Sunday, 26 Jul 2026
    • visibility 324
    • 0Comment

    MTN-JAMBI-,MERANGIN ,- Proyek revitalisasi SLB Negeri Pinang Merah di Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin yang dibiayai tahun anggaran 2025 justru menuai kekecewaan dan sorotan tajam dari masyarakat. Sekolah yang seharusnya menjadi tempat nyaman bagi anak-anak berkebutuhan khusus ini, dinilai dibangun asal jadi tanpa mengutamakan kualitas dan ketahanan bangunan. Berdasarkan pantauan dan keluhan warga, sejumlah kejanggalan […]

expand_less