Pengangkutan Sampah DKI Mulai Tersendat, Ritase Ke Bantargebang Di Duga Dipangkas 80%
- calendar_month Monday, 13 Jul 2026
- visibility 153
- comment 0 comment

MTN-Jakarta Selatan – Operasional pengangkutan sampah di DKI Jakarta dilaporkan mengalami penurunan drastis.
Ritase atau frekuensi pengiriman sampah ke TPST Bantargebang, Bekasi, Pasar Mingggu, kini dipangkas dari 10 kali menjadi hanya 2 kali per hari.
Informasi tersebut disampaikan seorang petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta yang meminta namanya tidak dipublikasikan.
Menurutnya, pemangkasan ritase berimbas langsung pada jumlah armada yang beroperasi. “Dari 100 unit mobil sampah, sekarang yang jalan cuma 20 unit,” ujarnya, Rabu 13 Juli 2026.
Sumber itu menyebut, sejak beberapa waktu terakhir anggaran operasional dari Pemprov DKI Jakarta untuk pengangkutan sampah kerap terkendala.
“Anggaran selalu tidak ada,” katanya. Ironisnya, menurut pengakuan petugas tersebut, justru setelah sebagian operasional diambil alih pihak swasta, kesejahteraan pekerja di lapangan meningkat.lokasi sampah berada di pasar Minggu,dekat terminal.
Hingga berita ini diturunkan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta belum memberikan keterangan resmi terkait pemangkasan ritase, pengurangan armada, maupun soal anggaran.
Upaya konfirmasi kepada Kepala DLH DKI masih terus dilakukan.
Pemangkasan ritase berpotensi menimbulkan penumpukan sampah di sejumlah TPS sementara di wilayah Jakarta jika tidak segera diatasi.
- Author: Kabiro Jaksel:Andar B Simanjuntak

At the moment there is no comment