Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Ekonomi » Dewan Pers Dorong Hak Ekonomi Jurnalistik dan Penataan Regulasi Digital

Dewan Pers Dorong Hak Ekonomi Jurnalistik dan Penataan Regulasi Digital

  • calendar_month Wednesday, 17 Jun 2026
  • visibility 220
  • comment 0 comment
MTN-JAKARTA – Dewan Pers terus mengambil langkah strategis dalam upaya memperkuat fondasi industri media nasional di tengah dinamika era digital. Salah satu fokus utama kebijakan saat ini adalah pengajuan usulan pengakuan hak ekonomi atas karya jurnalistik dalam kerangka revisi Undang-Undang Hak Cipta.
Inisiatif ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak untuk memberikan perlindungan hukum yang komprehensif bagi produk jurnalistik, yang selama ini dinilai belum memiliki payung perlindungan nilai ekonomi yang memadai.

Perlindungan Hak Cipta: Dari Sekadar Atribusi Menjadi Nilai Ekonomi

Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers, Dahlan Dahi, menjelaskan bahwa ketentuan yang berlaku saat ini masih memungkinkan karya jurnalistik dikutip dan dimanfaatkan oleh berbagai pihak hanya dengan mencantumkan sumber, tanpa adanya mekanisme kompensasi atau perlindungan nilai komersial yang jelas bagi perusahaan maupun insan pers.
Upaya ini bertujuan memastikan bahwa hasil kerja jurnalistik tidak hanya bernilai informasi, tetapi juga memberikan keberlanjutan finansial bagi industri media, sehingga dapat terus berdiri secara mandiri dan profesional.

Akuntabilitas dan Penataan Industri

Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa penyampaian laporan kinerja ini merupakan wujud nyata dari prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab publik.
Laporan ini kami sampaikan dengan semangat yang objektif, edukatif, dan konstruktif, sekaligus menjadi bahan kritik membangun bagi perbaikan ekosistem pers ke depannya,” tegasnya.
  • Author: Jhony

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Kendaraan Diduga Libatkan Oknum Polisi, Penyelesaian Damai Buntu

    Sengketa Kendaraan Diduga Libatkan Oknum Polisi, Penyelesaian Damai Buntu

    • calendar_month Sunday, 14 Jun 2026
    • visibility 283
    • 0Comment

    MTN-KENDARI,–Sengketa kepemilikan kendaraan bermotor diduga melibatkan oknum kepolisian mencuat di Sulawesi Tenggara. Pemilik sah Toyota Yaris Cross warna hitam merasa dirugikan lantaran kendaraannya dikuasai pihak ketiga tanpa bukti hukum yang jelas, sementara upaya penyelesaian damai melalui Polres Kolaka Utara belum membuahkan hasil. Kasus bermula dari perjanjian pemakaian sekaligus pembayaran bertahap antara pemilik dengan warga berinisial […]

  • LMND Kota Mataram Kritik PLN: Kabel Semrawut dan Dugaan Kebocoran Arus di Loang Baloq Ancam Keselamatan Warga

    LMND Kota Mataram Kritik PLN: Kabel Semrawut dan Dugaan Kebocoran Arus di Loang Baloq Ancam Keselamatan Warga

    • calendar_month 12 hour ago
    • visibility 68
    • 0Comment

    MTN- NUSA TENGGARA BARAT,– Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Mataram melayangkan kritik keras kepada PLN Kota Mataram atas kondisi kabel listrik yang tidak tertata rapi di sepanjang kawasan Loang Baloq hingga Jalan Lingkar. LMND menilai pembiaran terhadap kabel yang menjuntai serta dugaan kebocoran arus pada sejumlah tiang dan gardu merupakan bentuk kelalaian […]

  • MATEL CIBUNG BULANG BERULAH LAGI,ALIANSI ORMAS LAKUKAN PENYISIRAN

    MATEL CIBUNG BULANG BERULAH LAGI,ALIANSI ORMAS LAKUKAN PENYISIRAN

    • calendar_month Tuesday, 23 Jun 2026
    • visibility 207
    • 0Comment

    MTN-Cibungbulang, Bogor – Wilayah Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor kembali diresahkan dengan tindakan penarikan sepeda motor secara paksa oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai kolektor atau yang akrab disapa masyarakat dengan sebutan Matel. Kejadian ini berlangsung pada hari Minggu, 2025. Menurut keterangan korban, peristiwa bermula saat ia sedang mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat yang memiliki […]

  • HUT ke 24 Pulang Pisau:Gubernur Agustiar Sabran Dorong Sinergi Pembangunan Berbasis Budaya Dan Ekonomi Rakyat

    HUT ke 24 Pulang Pisau:Gubernur Agustiar Sabran Dorong Sinergi Pembangunan Berbasis Budaya Dan Ekonomi Rakyat

    • calendar_month Thursday, 2 Jul 2026
    • visibility 228
    • 0Comment

    MTN-PULANG PISAU – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau memperingati hari jadinya yang ke-24 dengan penuh khidmat. Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, bertindak selaku Inspektur Upacara pada perhelatan yang digelar di halaman Kantor Bupati, Kamis (2/7/2026). Upacara ini dihadiri oleh seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), unsur Forkopimda, perwakilan pelajar, organisasi masyarakat, serta tokoh daerah, menjadi […]

  • Dirut PT.SIP, MANGKIR Saat Di Panggil Kejati Kaltara Atas Dugaan Korupsi Tambang

    Dirut PT.SIP, MANGKIR Saat Di Panggil Kejati Kaltara Atas Dugaan Korupsi Tambang

    • calendar_month Thursday, 11 Jun 2026
    • visibility 145
    • 0Comment

    MTN-Bulungan,KALTARA ,- Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara (Kejati Kaltara) melalui Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus,,terus bergerak cepat melakukan pendalaman penyidikan terkait perkara dugaan korupsi sektor pertambangan di wilayah Kabupaten Nunukan. Namun, langkah penegakan hukum tersebut menemui sedikit hambatan setelah salah satu dari yang menjadi saksi kunci dari pihak korporasi diketahui mangkir dari panggilan penyidik. ​Saksi yang […]

  • Aktifitas Galian C disorot YLBH, Ribuan Pekerja Jadi Korban

    Aktifitas Galian C disorot YLBH, Ribuan Pekerja Jadi Korban

    • calendar_month Tuesday, 17 Feb 2026
    • visibility 298
    • 0Comment

    BERAU. MTN – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) secara resmi menyuarakan keprihatina mendalam terhadap aktivitas tambang material Galian C, di Kabupaten Berau, sejak awal Januari 2026. Peraturan yang dinilai tidak solutif yang telah menyebabkan efek domino, dan menghancurkan ekonomi masyarakat kecil dan melumpuhkan agenda pembangunan daerah. Rakyat Jadi Korban Kekakuan B irokrasi Ketua YLBH KITA […]

expand_less