Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Hukum » POLSEK CIAMPEA Memediasi perdamaian Warga Tapos  Pasca Dituduh Dukun Santet dan Diancam dengan Golok

POLSEK CIAMPEA Memediasi perdamaian Warga Tapos  Pasca Dituduh Dukun Santet dan Diancam dengan Golok

  • calendar_month Tuesday, 9 Jun 2026
  • visibility 140
  • comment 0 comment

MTN BOGOR – Seorang warga lanjut usia berinisial H. Oji (70), warga Kampung Tapos, Kecamatan Ciampea, Kabupaten BOGOR, akhirnya bisa bernapas lega. Ancaman kekerasan dan tuduhan tak berdasar yang sempat membuatnya harus mengungsi, berakhir dengan kesepakatan perdamaian yang difasilitasi kepolisian, Senin (tanggal 8 Juni 2026 ).

 

Sekitar pukul 10.00 WIB, saat H. Oji datang mendatangi kantor Lembaga Awalindo untuk melaporkan apa yang dialaminya. Ia menceritakan, dirinya sempat meninggalkan kampung halaman selama beberapa tahun untuk menjenguk anaknya di Kalimantan. Setelah pulang dan sempat tinggal sebentar di daerah Jampang, Sukabumi, ia kembali menetap di rumah asalnya di Tapos.

Namun, kebahagiaan kembali ke kampung halaman terganggu tak lama setelah ia menetap. Beberapa hari tinggal di sana, tepat saat ia sedang melaksanakan salat Isya, terdengar keributan dan teriakan dari luar rumah. Saat dilihatnya, sejumlah tetangga, salah satunya mengacungkan golok, berniat melukai bahkan membunuhnya. Pelaku menuduh H. Oji sebagai dukun santet yang telah menyakiti istrinya hingga jatuh sakit dan meninggal dunia, tuduhan yang sama sekali tidak berdasar.

Kondisi sangat mencekam saat itu. Beruntung adanya warga lain dan Ketua Rukun Tetangga (RT) yang sigap meredam emosi pelaku agar tidak terjadi tindakan yang tidak diinginkan. Dalam situasi yang genting itu, H. Oji sempat melarikan diri lewat bagian belakang rumah demi menyelamatkan nyawa. Karena takut kembali ke rumahnya, ia memilih berteduh dan beristirahat sementara waktu di kantor Lembaga Awalindo, sambil mencemaskan nasib barang-barang dan keluarga yang tertinggal.

Merespons laporan dan ketakutan yang dialami H. Oji, Direktur Lembaga Awalindo, Jack, mengambil langkah bijak. Pada hari Senin berikutnya, ia mendampingi H. Oji mendatangi Kantor Polsek Ciampea untuk melaporkan peristiwa tersebut. Di hadapan petugas kepolisian, Jack meminta agar persoalan ini tidak berujung pada jalur hukum yang berbelit, melainkan difasilitasi mediasi guna mencapai perdamaian antarwarga.

Pihak Polsek Ciampea merespons positif permintaan tersebut. Mereka segera memanggil Kepala Desa Tapos I serta meminta agar pihak pelaku juga hadir dalam pertemuan mediasi. Beberapa jam kemudian, Kepala Desa beserta pihak yang bertikai telah berkumpul di ruang pertemuan Polsek Ciampea.

Mediasi berlangsung dengan penuh kehati-hatian, ditengahi oleh pihak kepolisian, Lembaga Awalindo, dan Kepala Desa Tapos I. Dalam pembicaraan tersebut, H. Oji menyampaikan permintaan utamanya: ia tidak menuntut balas, namun menuntut agar nama baiknya dan keluarga tetap terjaga. Ia menegaskan tuduhan sebagai dukun santet sangat merugikan harga dirinya dan tidak boleh terus beredar.

Pihak pelaku akhirnya menyadari kesalahannya dan mengakui bahwa tuduhan yang dilontarkan hanyalah berdasar asumsi semata. Mereka meminta maaf secara terbuka dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan mengancam atau menuduh tanpa bukti.

Kesepakatan perdamaian pun ditandatangani kedua belah pihak. Kedua belah pihak berjanji untuk saling menghormati dan tidak lagi melakukan tindakan yang memicu perselisihan di kemudian hari. Pihak kepolisian berharap, hasil mediasi ini dapat mengembalikan suasana damai dan kerukunan warga Desa Tapos seperti sediakala.

  • Author: Zaenal Arifin (Kaperwil)

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makassar Paling Rentan Kekeringan,BPBD Sulsel Siap Dukung Penganan Kebutuhan Air Bersih

    Makassar Paling Rentan Kekeringan,BPBD Sulsel Siap Dukung Penganan Kebutuhan Air Bersih

    • calendar_month Wednesday, 15 Jul 2026
    • visibility 247
    • 0Comment

    MTN-SULSEL,-MAKASSAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan menerima laporan penyebaran ancaman kekeringan di sejumlah wilayah kabupaten dan kota, dengan Kota Makassar dinilai sebagai daerah yang paling berisiko terdampak. Hal ini dikarenakan pasokan air baku bagi warga Makassar sangat bergantung pada sumber air permukaan yang volumenya menurun drastis seiring berjalannya musim kemarau. Kepala […]

  • Diduga Melanggar UU KIP, Proyek Semenisasi di Gunung Tabur Berjalan Misterius

    Diduga Melanggar UU KIP, Proyek Semenisasi di Gunung Tabur Berjalan Misterius

    • calendar_month Wednesday, 18 Feb 2026
    • visibility 468
    • 0Comment

    BERAU – Pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur berupa semenisasi jalan dan pembuatan parit (drainase) di kawasan Batu-Batu Riverside, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, menuai kritik tajam.  Proyek yang diduga didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ini disorot karena berjalan layaknya “proyek siluman”, sebab tidak ada satu pun papan nama proyek yang terpasang di lokasi […]

  • Kunjungan Presiden Prabowo ke NTB:Resmikan 5 Bendungan Sekaligus Dan Titipkan Pesan Penting Untuk Kemajuan Daerah

    Kunjungan Presiden Prabowo ke NTB:Resmikan 5 Bendungan Sekaligus Dan Titipkan Pesan Penting Untuk Kemajuan Daerah

    • calendar_month Saturday, 11 Jul 2026
    • visibility 1.072
    • 0Comment

    MTN-NTB,-MATARAM – Kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Jumat (10/7/2026) menjadi momen bersejarah dan penuh makna bagi masyarakat setempat. Selain bertepatan dengan peringatan usia ke-54 Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, kunjungan ini juga menandai langkah besar pembangunan infrastruktur sekaligus arahan strategis bagi kemajuan daerah. Dalam kesempatan bersejarah […]

  • Angel:Air mata yang Berubah Menjadi Harapan- Kisah Nyata Bagaimana Kesempatan Mengubah Nasib Anak Bangsa

    Angel:Air mata yang Berubah Menjadi Harapan- Kisah Nyata Bagaimana Kesempatan Mengubah Nasib Anak Bangsa

    • calendar_month Saturday, 1 Agt 2026
    • visibility 638
    • 0Comment

    MTN-WONOSOBO – Setahun silam, pertemuan antara seorang gadis kecil bernama Angel dengan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono meninggalkan bekas yang tak terhapuskan. Saat itu, yang tampak hanyalah anak yang tak kuasa menahan tangis—bukan meratapi nasibnya sendiri, melainkan menangisi pengorbanan ayah ibunya yang bekerja banting tulang, berutang sekadar agar anak-anaknya bisa makan dan bersekolah. Ayahnya […]

  • Sinergi CV CAH & BUMDes Cakrawala:Wisata Ciasihan Bangkit, Bawa Harapan Ekonomi Warga

    Sinergi CV CAH & BUMDes Cakrawala:Wisata Ciasihan Bangkit, Bawa Harapan Ekonomi Warga

    • calendar_month 12 hour ago
    • visibility 45
    • 0Comment

    MTN-,BOGOR — Babak baru yang penuh harapan mulai terukir di Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan. Destinasi wisata yang sempat tertutup cukup lama kini dipastikan segera dibuka kembali dengan pengelolaan yang lebih matang, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama. Langkah ini menyusul kesepakatan kerja sama bersejarah antara CV Cahaya Alam Hijau (CV CAH) selaku pemegang izin wisata […]

  • Anggaran Dipangkas Drastis, Pemdes Sajau Hilir Siasati Pembangunan RKPDes 2027

    Anggaran Dipangkas Drastis, Pemdes Sajau Hilir Siasati Pembangunan RKPDes 2027

    • calendar_month Tuesday, 23 Jun 2026
    • visibility 183
    • 0Comment

    MTN-BULUNGAN,Sajau Hilir – Pemerintah Desa Sajau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, resmi menggelar Musyawarah Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) untuk Tahun Anggaran 2027. Pertemuan yang berlangsung khidmat di balai desa ini dihadiri oleh perwakilan camat, Kepala Desa, perangkat desa, kader, serta Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).Acara diawali dengan pemaparan rancangan kerja […]

expand_less