Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Nasional » Forum Pemuda Minta BPK dan Kejaksaan Audit Pengadaan di Dinas Pendidikan Musi Rawas

Forum Pemuda Minta BPK dan Kejaksaan Audit Pengadaan di Dinas Pendidikan Musi Rawas

  • calendar_month Tuesday, 26 Mei 2026
  • visibility 1.998
  • comment 0 comment

SUMSEL, MTN – Forum Lintas Pemuda Silampari meminta BPK RI dan Kejaksaan Negeri Musi Rawas melakukan audit serta investigasi menyeluruh terhadap pengadaan barang dan tata kelola anggaran di Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas. Permintaan ini disampaikan Aktivis Kebijakan Publik, Ahmad J Prayogi, Selasa (26/5/2026), merespons sejumlah persoalan yang menuai perhatian publik.

Menurut Ahmad, masalah yang muncul bukan lagi sekadar administrasi, melainkan mengarah pada dugaan penyalahgunaan wewenang, pengondisian anggaran, hingga intimidasi birokrasi terkait penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Salah satu sorotan utama adalah pengadaan papan informasi bahaya narkoba yang diduga diarahkan dan diwajibkan dinas ke seluruh sekolah, dengan harga sekitar Rp2,7 juta per unit. Pengadaan ini dinilai tidak mendesak, tidak sesuai kebutuhan pendidikan, serta harganya dianggap terlalu mahal tanpa kejelasan manfaat.

“Kami terima banyak keluhan soal pengondisian sistematis pembelian papan ini. Dinas diduga mewajibkan dengan harga tinggi. Apa urgensinya bagi kualitas pendidikan?” ujar Ahmad.

Ia juga mengungkap dugaan tekanan bagi kepala sekolah yang menolak, berupa ancaman pemersulitan pencairan Dana BOS. Menurutnya, hal itu merupakan penyalahgunaan wewenang serius, mengingat Dana BOS adalah hak sekolah yang dijamin negara.

Publik juga mempertanyakan kasus pengadaan seragam sekolah tahun 2023 senilai Rp11,6 miliar. Berdasarkan LHP BPK Nomor 07/LHP/XVIII.PLG/01/2024, pengadaan itu tidak memiliki dokumen dasar seperti RAB, KAK, maupun acuan harga. Masalah serupa juga terulang pada pengadaan seragam tahun 2025. Pola yang sama dinilai menunjukkan lemahnya pengawasan internal dinas terkait.

Forum mendesak Bupati Musi Rawas segera mengevaluasi seluruh jajaran Dinas Pendidikan agar institusi pendidikan bersih dari polemik dan kepentingan kelompok. “Bupati harus hadir menyelamatkan marwah pendidikan daerah,” tegas Ahmad.

Pihaknya berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga ada tindakan nyata. Jika tidak ada penanganan serius, Forum berencana melaporkan dugaan penyimpangan ke lembaga pengawasan tingkat lebih tinggi demi menjaga transparansi dan kepercayaan publik.

  • Author: Ali Handoko

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Adat Pemilik Lahan, Bongkar Dugaan Dokumen Palsu PT Berau Coal di Polda Kaltim

    Masyarakat Adat Pemilik Lahan, Bongkar Dugaan Dokumen Palsu PT Berau Coal di Polda Kaltim

    • calendar_month Monday, 16 Mar 2026
    • visibility 428
    • 0Comment

    KALIMANTAN TIMUR – Dugaan praktik mafia tanah yang melibatkan raksasa pertambangan PT Berau Coal semakin terang benderang. Dalam perkembangan terbaru laporan di Polda Kaltim, Ibu Nurbaya, salah satu anggota Kelompok Tani Usaha Bersama (UBM) Meraang, menyampaikan keberatan yang sangat fatal terkait dokumen yang dijadikan bukti oleh pihak perusahaan. ​Kesaksian Ibu Nurbaya: Logika Hukum yang Cacat ​Ibu […]

  • MATEL CIBUNG BULANG BERULAH LAGI,ALIANSI ORMAS LAKUKAN PENYISIRAN

    MATEL CIBUNG BULANG BERULAH LAGI,ALIANSI ORMAS LAKUKAN PENYISIRAN

    • calendar_month Tuesday, 23 Jun 2026
    • visibility 236
    • 0Comment

    MTN-Cibungbulang, Bogor – Wilayah Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor kembali diresahkan dengan tindakan penarikan sepeda motor secara paksa oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai kolektor atau yang akrab disapa masyarakat dengan sebutan Matel. Kejadian ini berlangsung pada hari Minggu, 2025. Menurut keterangan korban, peristiwa bermula saat ia sedang mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat yang memiliki […]

  • Geger Merangin:Tim Bareskrim Di Usir Saat Grebek Peti, Polda Jambi Tegas: Tidak Akan Di Biarkan!

    Geger Merangin:Tim Bareskrim Di Usir Saat Grebek Peti, Polda Jambi Tegas: Tidak Akan Di Biarkan!

    • calendar_month Sunday, 19 Jul 2026
    • visibility 342
    • 0Comment

    MTN-JAMBI,-MERANGIN, 19 JULI 2026 — Insiden mengejutkan terjadi di Desa Tanjung Putus, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin. Tim dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri justru diusir dan mendapat perlawanan saat hendak melakukan penindakan terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Kamis (9/7/2026.   Kejadian ini sangat memprihatinkan. Saat tim Bareskrim yang berjumlah sekitar […]

  • Menteri NUSRON:Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari,Lewat Batas Dikenakan Saksi

    Menteri NUSRON:Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari,Lewat Batas Dikenakan Saksi

    • calendar_month Thursday, 16 Jul 2026
    • visibility 192
    • 0Comment

    MTN-JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, resmi menetapkan batas waktu penyelesaian layanan peralihan hak atau balik nama sertifikat tanah paling lama 10 hari kerja. Setiap petugas yang melampaui batas waktu tersebut akan dikenakan sanksi tegas sesuai tingkat pelanggaran. Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Nusron di lingkungan Kementerian ATR/BPN, […]

  • SENGKETA LAHAN MASYARAKAT GURIMBANG & BERAU COAL BERLANJUT, WARGA MINTA MEDIASI DAN PENGHENTIAN HAULING

    SENGKETA LAHAN MASYARAKAT GURIMBANG & BERAU COAL BERLANJUT, WARGA MINTA MEDIASI DAN PENGHENTIAN HAULING

    • calendar_month Sunday, 12 Jul 2026
    • visibility 327
    • 0Comment

    MTN-TANJUNG REDEB – Sengketa lahan seluas ±56 hektare di Kampung Gurimbang, Kecamatan Sambaliung, antara warga dan PT Berau Coal terus berlanjut.Warga melalui kuasa hukumnya mengajukan permohonan mediasi kepada DPRD Berau pada 7 Juli 2026 serta pengaduan kepada Kapolda Kalimantan Timur untuk meminta evaluasi dan penghentian sementara aktivitas hauling di lokasi yang masih bersengketa. Warga menilai […]

  • 7.643 Personel Gabungan Berikan Pelayanan Pengamanan Zikir Dan Doa Kebangsaan Di Monas

    7.643 Personel Gabungan Berikan Pelayanan Pengamanan Zikir Dan Doa Kebangsaan Di Monas

    • calendar_month Saturday, 1 Agt 2026
    • visibility 66
    • 0Comment

    MTN-Jakarta – Polda Metro Jaya mengerahkan 7.643 personel gabungan untuk memberikan pelayanan pengamanan kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan tersebut diperkirakan dihadiri sekitar 100.000 peserta dari Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan wilayah lainnya.   Apel kesiapan pengamanan dipimpin Wakapolda […]

expand_less