MTN JAMBI,-MERANGIN – Menyambut awal Tahun Ajaran Baru, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin, Dr. Misrinadi, mengeluarkan seruan resmi dan menyentuh hati kepada seluruh bapak di wilayahnya: Jangan lewatkan momen berharga ini! Hadir dan temani anakmu melangkah pertama kali masuk sekolah!
Ajakan ini dituangkan dalam program bernama Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah.
Bukan sekadar aturan formalitas, gerakan ini bertujuan mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa pendidikan yang sesungguhnya berakar kuat dari lingkungan keluarga, dan peran ayah dalam tumbuh kembang anak takkan pernah tergantikan oleh apa pun.
Bukan Sekadar Mengantar ke Gerbang: Kehadiran Ayah Punya Dampak Besar Bagi Anak
Banyak orang mengira tugas ayah di hari pertama sekolah hanya sebatas mengantar sampai pintu gerbang lalu segera pergi.
Padahal, kehadiran fisik dan perhatian penuh ayah di momen penuh kesan ini memberikan manfaat luar biasa bagi jiwa anak:
-Memberikan rasa aman dan perlindungan yang tak tergantikan saat menghadapi lingkungan baru
-Membangun kepercayaan diri agar anak berani bergaul, bertanya, dan memulai proses belajar
-Menjadi sumber semangat terbesar sebelum anak berhadapan dengan dunia luar yang asing
“Anak tak hanya butuh seragam baru, tas baru, atau sepatu yang mengkilap.
Yang paling mereka butuhkan adalah pelukan hangat, doa tulus, dan kehadiran ayah di sampingnya sebagai sumber kekuatan,” ujar Dr. Misrinadi dengan nada penuh harap.
Langkah sederhana mendampingi anak di hari pertama sekolah adalah cara terbaik menanamkan keyakinan sejak dini: “Nak, kamu tidak pernah berjalan sendirian. Ayah selalu ada untukmu.”
Peran Ayah Tak Terbatas Sekadar Mencari Nafkah
Lewat gerakan ini, Dr. Misrinadi juga mengingatkan kembali makna mendalam menjadi seorang ayah dan kepala keluarga: “Tugasmu sebagai kepala keluarga tak berhenti saat kamu pulang membawa penghasilan.
Kamu juga harus meluangkan waktu, mendengar cerita anak, dan menjadi teladan yang nyata baginya.”
Ia menegaskan, fondasi karakter anak terbentuk dari kasih sayang kedua orang tua: “Anak yang berkarakter kuat lahir dari rumah yang hangat.
Kehadiran ayah adalah fondasi utama membangun generasi Merangin yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing tinggi. Ingatlah: Anak hebat selalu lahir dari ayah yang hadir, bukan hanya yang ada di rumah!”
Tujuan Gerakan: Tanam Kesadaran Pendidikan Adalah Tanggung Jawab Bersama
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merangin berharap gerakan ini dapat membudaya di seluruh pelosok desa dan kecamatan.
Secara khusus, langkah ini bertujuan untuk:
- Mempererat ikatan kasih sayang dan kebersamaan dalam keluarga
- Menghapus pandangan bahwa mendidik anak hanya tugas ibu atau pihak sekolah saja
- Membangun kesadaran bersama bahwa keberhasilan pendidikan anak bermula dari dukungan utuh ayah dan ibu di rumah
Di akhir pernyataannya, Dr. Misrininadi juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa baru:
“Selamat menempuh perjalanan ilmu yang baru, anak-anak Merangin! Belajarlah dengan semangat, raih cita-cita setinggi langit, dan jadilah kebanggaan keluarga serta tanah kelahiran kita.”
At the moment there is no comment