WAMENSOS Agus Jabo Priono Tinjau Dapur Umum Kemensos di Nagekeo, Target 3.000 Bungkus Makanan Perhari untuk Korban Gempa
- calendar_month Tuesday, 18 Agt 2026
- visibility 1.041
- comment 0 comment

MTN-NTT,-NAGEKEO – Kementerian Sosial RI bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
Dapur umum mulai beroperasi sejak Senin, 17 Agustus 2026, dan ditinjau langsung oleh Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priono.
Pantauan di lokasi, dapur umum yang berada di Kecamatan Aesesa itu mulai menyiapkan 350 hingga 1.000 bungkus makanan untuk makan malam warga pada hari pertama.
Mulai Selasa, kapasitas pelayanan ditingkatkan menjadi 3 kali masak dalam sehari dengan target sekitar 3.000 bungkus makanan per hari.
“Kehadiran dapur umum ini untuk memastikan kebutuhan makan warga pengungsi terpenuhi dengan cepat.
Negara harus hadir di tengah duka masyarakat,” ujar Wamensos Agus Jabo Priono saat berdialog dengan warga dan relawan di tenda dapur umum.
Berdasarkan data sementara Kemensos, sebanyak 18.217 jiwa mengungsi di Kabupaten Nagekeo akibat gempa. Khusus di Kecamatan Aesesa, jumlah pengungsi tercatat 4.386 orang.
Untuk memenuhi kebutuhan dasar, selain layanan permakanan, Kemensos juga mengalokasikan 1.000 paket sembako khusus untuk Nagekeo serta menyiapkan tambahan beras bagi wilayah terdampak lainnya.
Berbagai kebutuhan pengungsian juga telah dikirim dari Sentra Evata Kupang.
Tenda-tenda pengungsian berwarna merah bertuliskan “SIAGA BENCANA” telah berdiri rapi untuk menampung warga.
Hingga saat ini, dapur umum Kemensos telah berdiri di 3 wilayah, yakni Manggarai, Sikka, dan Nagekeo.
Ke depan, 3 titik tambahan akan disiapkan di Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Ende.
Dengan demikian, layanan dapur umum Kemensos akan menjangkau 6 wilayah terdampak gempa di NTT.
Dalam kunjungannya, Wamensos Agus Jabo juga menyempatkan diri menyapa para ibu-ibu yang tengah memasak dan mengecek langsung proses penyaluran bantuan dari truk.
Ia menegaskan komitmen Kemensos untuk terus mendampingi masyarakat hingga masa pemulihan.
- Author: Antonius Bria,Sp: Kabiro Kupang




At the moment there is no comment