Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Budaya » Tolak Diskriminasi Layanan,Ian Maruwo: Jangan Biarkan Warga Korowai Terabaikan

Tolak Diskriminasi Layanan,Ian Maruwo: Jangan Biarkan Warga Korowai Terabaikan

  • calendar_month Sunday, 5 Jul 2026
  • visibility 134
  • comment 0 comment

MTN- MERAUKE – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) jalur afirmasi perwakilan Suku Korowai, Ian Maruwo, mendesak Pemerintah Daerah dan BPJS Kesehatan untuk memperluas akses layanan hingga ke pelosok pedalaman.

Langkah ini dianggap krusial mengingat kondisi geografis yang sulit dan tingginya kebutuhan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.
Dalam keterangannya, Ian menjelaskan bahwa wilayah Korowai dihuni oleh sekitar 200 hingga 300 Kepala Keluarga (KK), dengan total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 617 orang dan populasi mencapai kurang lebih 2.000 jiwa.
Seluruh elemen masyarakat ini memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan publik yang layak.
Kendala Akses dan Tantangan Kesehatan
Salah satu hambatan utama yang dihadapi adalah keterbatasan infrastruktur transportasi yang saat ini hanya mengandalkan jalur udara.
Kondisi ini menyulitkan warga untuk menjangkau fasilitas kesehatan di ibu kota kabupaten apabila terjadi keadaan darurat atau membutuhkan penanganan medis.
“Selama ini masyarakat kesulitan karena harus menempuh perjalanan jauh dan sulit. Belum lagi, masalah kesehatan seperti malaria masih menjadi ancaman utama yang sering menyerang warga,” ungkap Ian.
Oleh sebab itu, selama satu tahun lebih menjabat, ia terus mendorong agar tenaga kesehatan dapat ditempatkan secara permanen di ibu kota distrik agar respon penanganan menjadi lebih cepat dan tepat.
Modernisasi dan Pelestarian Budaya
Ian juga menyoroti perubahan pola hidup masyarakat Korowai yang kini mulai meninggalkan gaya hidup nomaden atau berburu dan meramu, seiring dengan pembangunan distrik dan permukiman baru.
Meskipun kehidupan sudah semakin modern, ia menegaskan bahwa identitas budaya tetap terjaga.
Rumah pohon bukan lagi sekadar tempat hunian utama, melainkan menjadi simbol jati diri dan warisan leluhur yang bangga dilestarikan.
“Saya sendiri sebagai anak adat masih memiliki rumah pohon di dusun. Itu adalah tradisi kami yang tidak akan hilang,” ujarnya.
Poin Penting: Hak Tetap Warga Pedalaman
Dalam kesempatan tersebut, Ian menekankan pesan kuatnya agar tidak ada diskriminasi pelayanan.
Keberadaan masyarakat yang tinggal di kawasan hutan atau masih memegang teguh adat istiadat tidak boleh dijadikan alasan untuk menahan hak-hak mereka sebagai warga negara.
“Jangan karena kami tinggal di hutan atau masih memiliki rumah pohon, lalu pelayanan kesehatan menjadi terlambat atau tidak ada.
Masyarakat sangat membutuhkan kepastian kepesertaan BPJS Kesehatan untuk meringankan beban biaya pengobatan,” tegasnya.
Harapan dan Solusi
Sebagai solusi konkret, Ian Maruwo berharap BPJS Kesehatan bersama pemerintah daerah dapat segera hadir dengan membuka layanan atau menempatkan petugas di Ibu Kota Distrik Korowai.
Dengan demikian, warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh hingga ke Kabupaten Boven Digoel hanya untuk mengurus administrasi atau mendapatkan akses kesehatan yang murah dan terjamin.
  • Author: Kaperwil papua Selatan: Romanus,H

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertemuan Sinergi: AMPB dan Camat Pamijahan Bahas Transparansi Bonus Produksi Energi

    Pertemuan Sinergi: AMPB dan Camat Pamijahan Bahas Transparansi Bonus Produksi Energi

    • calendar_month Tuesday, 19 Mei 2026
    • visibility 196
    • 0Comment

    PAMIJAHAN, MTN – Pada Selasa, 12 Mei 2026, Aliansi Masyarakat Pamijahan Bersatu (AMPB) menghadiri undangan silaturahmi dan diskusi yang digelar di rumah dinas Camat Pamijahan. Pertemuan ini diselenggarakan atas inisiatif Penjabat (Plh) Camat Pamijahan, Suparman, yang baru menjabat selama dua bulan dan memiliki komitmen kuat untuk membangun sinergi erat dengan seluruh elemen masyarakat. Pertemuan berlangsung […]

  • Wabup Jakaria Inisiasi Solusi Bersama, Memperkuat Konektivitas: FGD Transformasi Udara Di Gelar

    Wabup Jakaria Inisiasi Solusi Bersama, Memperkuat Konektivitas: FGD Transformasi Udara Di Gelar

    • calendar_month Monday, 29 Jun 2026
    • visibility 231
    • 0Comment

    MTN-MALINAU – Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) bertema. Transformasi Konektivitas Udara Malinau dan Optimalisasi Kerja Sama Pemanfaatan Area Komersial Tahun 2026”. Acara yang digelar di Ruang Pertemuan Hotel D’Calia ini menjadi wadah strategis bagi seluruh pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah maju pembangunan transportasi udara di daerah tersebut. FGD […]

  • Kadis Pendidikan Merangin Luncurkan Gerakan Spesial:Ayah Wajib Temani Anak Dihari Pertama Sekolah

    Kadis Pendidikan Merangin Luncurkan Gerakan Spesial:Ayah Wajib Temani Anak Dihari Pertama Sekolah

    • calendar_month 1 hour ago
    • visibility 58
    • 0Comment

    MTN JAMBI,-MERANGIN – Menyambut awal Tahun Ajaran Baru, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin, Dr. Misrinadi, mengeluarkan seruan resmi dan menyentuh hati kepada seluruh bapak di wilayahnya: Jangan lewatkan momen berharga ini! Hadir dan temani anakmu melangkah pertama kali masuk sekolah! Ajakan ini dituangkan dalam program bernama Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama […]

  • Tegas Lindungi Keselamatan Publik, wagub Banten Ancam Cabut Izin Trayek Bus Yang Melanggar

    Tegas Lindungi Keselamatan Publik, wagub Banten Ancam Cabut Izin Trayek Bus Yang Melanggar

    • calendar_month Thursday, 2 Jul 2026
    • visibility 300
    • 0Comment

    MTN-BANTEN,SERANG – Pemerintah Provinsi Banten mengambil langkah tegas dalam menindaklanjuti maraknya pelanggaran lalu lintas dan perilaku mengemudi yang membahayakan. Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menerapkan sanksi berat, hingga pencabutan izin operasional, terhadap perusahaan otobus yang armadanya terbukti kerap melanggar aturan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Sikap tegas ini disampaikan menyusul insiden […]

  • Aktifitas Galian C disorot YLBH, Ribuan Pekerja Jadi Korban

    Aktifitas Galian C disorot YLBH, Ribuan Pekerja Jadi Korban

    • calendar_month Tuesday, 17 Feb 2026
    • visibility 280
    • 0Comment

    BERAU. MTN – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) secara resmi menyuarakan keprihatina mendalam terhadap aktivitas tambang material Galian C, di Kabupaten Berau, sejak awal Januari 2026. Peraturan yang dinilai tidak solutif yang telah menyebabkan efek domino, dan menghancurkan ekonomi masyarakat kecil dan melumpuhkan agenda pembangunan daerah. Rakyat Jadi Korban Kekakuan B irokrasi Ketua YLBH KITA […]

  • Kejati Kaltim Sita Aset Ratusan Miliar dari PT JMB Group Terkait Kasus Tambang Batubara Ilegal

    Kejati Kaltim Sita Aset Ratusan Miliar dari PT JMB Group Terkait Kasus Tambang Batubara Ilegal

    • calendar_month Friday, 27 Mar 2026
    • visibility 259
    • 0Comment

    SAMARINDA – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) melakukan penyitaan aset bernilai ratusan miliar rupiah milik PT Jembayan Muarabara (PT JMB) Group. Tindakan tegas ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan pertambangan batubara ilegal yang beroperasi di kawasan transmigrasi tanpa izin resmi. ​Dalam konferensi pers yang digelar di lantai 8 Kantor Kejati Kaltim, Jalan Bung Tomo, […]

expand_less