Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Ekonomi » Kondisi Akses Wisata Gunung Salak Memprihatinkan, Pengelolaan Dinilai Lepas Kendali

Kondisi Akses Wisata Gunung Salak Memprihatinkan, Pengelolaan Dinilai Lepas Kendali

  • calendar_month Wednesday, 6 Mei 2026
  • visibility 574
  • comment 0 comment

BOGOR, MTN – Kondisi di kawasan akses Wisata Taman Nasional Gunung Salak (TNGS), di Kampung Rainna, Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, dinilai sangat memprihatinkan. Kawasan ini terkesan lepas dari kendali hukum akibat konflik internal yang belum terselesaikan serta minimnya pengawasan dari pihak berwenang.

Zainal Arifi, tokoh masyarakat setempat, menilai bahwa pemerintah desa hingga saat ini belum optimal menjalankan tanggung jawabnya. Padahal, lokasi tersebut berada dalam wilayah administrasi Desa Ciasihan dan menyangkut kepentingan warga serta kenyamanan pengunjung.

“Sikap yang terkesan pasif ini membuat kawasan tersebut dikelola oleh pihak-pihak yang statusnya belum jelas secara hukum,” ungkap Zainal kepada awak media, Rabu (06/05/2026).

Hal serupa disoroti terkait langkah penanganan pihak TNGS selaku pemegang wewenang. Pernyataan yang memberikan kelonggaran bagi siapapun untuk mengelola asalkan mampu mendamaikan konflik dinilai kurang tegas dan belum sepenuhnya mencerminkan fungsi utama sebagai pengelola kawasan konservasi.

Akibat lemahnya pengawasan, muncul fenomena di mana warga sekitar turun tangan mengatur akses masuk secara mandiri tanpa surat tugas maupun atribut resmi. Mereka melakukan pungutan biaya dengan dalih sumbangan sukarela yang nominalnya ditentukan sendiri, bahkan menerapkan kebiasaan meminta botol air mineral sebagai syarat untuk melintas.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius terkait aspek tanggung jawab. Apabila terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan atau gangguan keamanan, hingga saat ini belum ada kepastian pihak mana yang akan memikul tanggung jawab penuh. Padahal pasca libur Lebaran, jumlah pengunjung cukup tinggi namun pelayanan dan keamanan belum tertata dengan baik.

“Masyarakat berharap Pemerintah Desa dan Taman Nasional dapat bertindak lebih tegas demi ketertiban bersama, mengingat besarnya wewenang dan tanggung jawab yang diemban,” tegasnya.

Hingga saat ini, upaya penertiban yang nyata belum terlihat, sehingga pengelolaan kawasan wisata tersebut masih belum jelas status hukumnya dan berpotensi dimanfaatkan untuk kepentingan sepihak.

  • Author: (Kaperwil Bogor)
  • Editor: (MTN)

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • 47 kegiatan Digelar Hari ini,Polda Metro Jaya Siapkan Pelayanan Pengamanan

    47 kegiatan Digelar Hari ini,Polda Metro Jaya Siapkan Pelayanan Pengamanan

    • calendar_month Saturday, 1 Agt 2026
    • visibility 165
    • 0Comment

    MTN-Jakarta – Polda Metro Jaya memberikan pelayanan pengamanan terhadap 47 kegiatan yang berlangsung di wilayah hukumnya pada Sabtu (1/8/2026). Kegiatan tersebut terdiri atas tiga agenda penyampaian pendapat di muka umum dan 44 kegiatan masyarakat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan pelayanan pengamanan disiapkan sesuai karakteristik, lokasi, dan jumlah peserta pada setiap […]

  • Gubernur John Tabo: Wajib Sekolahkan Anak,Kunci masa Depan Papua Pegunungan

    Gubernur John Tabo: Wajib Sekolahkan Anak,Kunci masa Depan Papua Pegunungan

    • calendar_month Wednesday, 15 Jul 2026
    • visibility 250
    • 0Comment

    MTN-KARUBAGA – Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (HC) John Tabo, MBA, SE, menegaskan pendidikan anak adalah kewajiban sekaligus investasi paling berharga bagi kemajuan daerah. Ia mengajak seluruh elemen—gereja, pemerintah, dan orang tua—bersatu memprioritaskan pendidikan, karena masa depan Papua Pegunungan ditentukan oleh generasi muda yang berilmu dan tetap berpegang pada nilai-nilai luhur. Pernyataan ini disampaikan saat membuka […]

  • Kebakaran Melanda Tanjung Redeb,5 Rumah Ludes Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

    Kebakaran Melanda Tanjung Redeb,5 Rumah Ludes Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

    • calendar_month Monday, 13 Jul 2026
    • visibility 262
    • 0Comment

    MTN-BERAU – Musibah kebakaran besar melanda pemukiman warga di Jalan Pulau Panjang, RT.27, Kelurahan Tanjung Redeb, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, pada hari Minggu, 12 Juli 2026, sekitar pukul 12.00 siang. Api dengan cepat melahap bangunan di lokasi, namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Berdasarkan pantauan awak media MTN di lokasi, total […]

  • Jurnalis Senior NTB Dorong PERS Kedepankan Jurnalisme Damai

    Jurnalis Senior NTB Dorong PERS Kedepankan Jurnalisme Damai

    • calendar_month Wednesday, 9 Sep 2026
    • visibility 65
    • 0Comment

    MTN-DOMPU – Jurnalisme damai bukan berarti pers menghindari persoalan atau kehilangan sikap kritis, tetapi menyajikan fakta secara berimbang dan proporsional serta tidak menjadikan pemberitaan sebagai pemicu konflik di tengah masyarakat. Hal itu disampaikan jurnalis senior Nusa Tenggara Barat (NTB) sekaligus owner media Lakeynews.com, Sarwon Al Khan, di Dompu, Selasa (8/9/2026). Sarwon yang merupakan mantan jurnalis […]

  • WAMENSOS Agus Jabo Priono Tinjau Dapur Umum Kemensos di Nagekeo, Target 3.000 Bungkus Makanan Perhari untuk Korban Gempa

    WAMENSOS Agus Jabo Priono Tinjau Dapur Umum Kemensos di Nagekeo, Target 3.000 Bungkus Makanan Perhari untuk Korban Gempa

    • calendar_month Tuesday, 18 Agt 2026
    • visibility 1.065
    • 0Comment

    MTN-NTT,-NAGEKEO – Kementerian Sosial RI bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Dapur umum mulai beroperasi sejak Senin, 17 Agustus 2026, dan ditinjau langsung oleh Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priono. Pantauan di lokasi, dapur umum yang berada di Kecamatan Aesesa itu mulai menyiapkan 350 hingga 1.000 […]

  • Prioritas Anggaran Rp,24,8 Miliar Untuk Turap Kantor Bupati:Antara Pembangunan Infrastruktur Dan Kebutuhan Dasar Masyarakat

    Prioritas Anggaran Rp,24,8 Miliar Untuk Turap Kantor Bupati:Antara Pembangunan Infrastruktur Dan Kebutuhan Dasar Masyarakat

    • calendar_month Tuesday, 16 Jun 2026
    • visibility 241
    • 0Comment

    MTN-KALTIM, MAHAKAM ULU –Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) tercatat telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar dalam Tahun Anggaran 2025, yakni sebesar Rp24,8 miliar, untuk membiayai kelanjutan pembangunan turap atau dinding penahan tanah di kompleks Kantor Bupati. Angka ini tentu saja merupakan nilai yang fantastis dan menimbulkan berbagai tanggapan di tengah masyarakat, terutama ketika disandingkan dengan […]

expand_less