Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Kondisi Akses Wisata Gunung Salak Memprihatinkan, Pengelolaan Dinilai Lepas Kendali

Kondisi Akses Wisata Gunung Salak Memprihatinkan, Pengelolaan Dinilai Lepas Kendali

  • account_circle (Kaperwil Bogor)
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 278
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, MTN – Kondisi di kawasan akses Wisata Taman Nasional Gunung Salak (TNGS), di Kampung Rainna, Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, dinilai sangat memprihatinkan. Kawasan ini terkesan lepas dari kendali hukum akibat konflik internal yang belum terselesaikan serta minimnya pengawasan dari pihak berwenang.

Zainal Arifi, tokoh masyarakat setempat, menilai bahwa pemerintah desa hingga saat ini belum optimal menjalankan tanggung jawabnya. Padahal, lokasi tersebut berada dalam wilayah administrasi Desa Ciasihan dan menyangkut kepentingan warga serta kenyamanan pengunjung.

“Sikap yang terkesan pasif ini membuat kawasan tersebut dikelola oleh pihak-pihak yang statusnya belum jelas secara hukum,” ungkap Zainal kepada awak media, Rabu (06/05/2026).

Hal serupa disoroti terkait langkah penanganan pihak TNGS selaku pemegang wewenang. Pernyataan yang memberikan kelonggaran bagi siapapun untuk mengelola asalkan mampu mendamaikan konflik dinilai kurang tegas dan belum sepenuhnya mencerminkan fungsi utama sebagai pengelola kawasan konservasi.

Akibat lemahnya pengawasan, muncul fenomena di mana warga sekitar turun tangan mengatur akses masuk secara mandiri tanpa surat tugas maupun atribut resmi. Mereka melakukan pungutan biaya dengan dalih sumbangan sukarela yang nominalnya ditentukan sendiri, bahkan menerapkan kebiasaan meminta botol air mineral sebagai syarat untuk melintas.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius terkait aspek tanggung jawab. Apabila terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan atau gangguan keamanan, hingga saat ini belum ada kepastian pihak mana yang akan memikul tanggung jawab penuh. Padahal pasca libur Lebaran, jumlah pengunjung cukup tinggi namun pelayanan dan keamanan belum tertata dengan baik.

“Masyarakat berharap Pemerintah Desa dan Taman Nasional dapat bertindak lebih tegas demi ketertiban bersama, mengingat besarnya wewenang dan tanggung jawab yang diemban,” tegasnya.

Hingga saat ini, upaya penertiban yang nyata belum terlihat, sehingga pengelolaan kawasan wisata tersebut masih belum jelas status hukumnya dan berpotensi dimanfaatkan untuk kepentingan sepihak.

  • Penulis: (Kaperwil Bogor)
  • Editor: (MTN)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Misteri Kebakaran Kantor Bupati Bulungan: Asap Tebal Menyelimuti Langit Kota Tanjung Selor

    Misteri Kebakaran Kantor Bupati Bulungan: Asap Tebal Menyelimuti Langit Kota Tanjung Selor

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Keperwil tj selor
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Tanjung Selor, MTN – Kebakaran hebat melanda Gedung Kantor Bupati Bulungan, pusat pemerintahan Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada Selasa malam sekitar pukul 22.41 Wita. 20 Mei 2026. Asap hitam tebal membumbung tinggi dan menyelimuti langit kota, terlihat jelas dari berbagai titik di pusat kota, menimbulkan kepanikan warga dan pertanyaan besar mengenai penyebab kejadian ini. Api […]

  • Aroma Kongkalikong Tender Menguat, Laskar Anti Korupsi Desak APH Bongkar Persekongkolan Proyek

    Aroma Kongkalikong Tender Menguat, Laskar Anti Korupsi Desak APH Bongkar Persekongkolan Proyek

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Korwil Sumsel
    • visibility 136
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, MTN – Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 mendesak aparat penegak hukum membongkar dugaan persekongkolan tender proyek infrastruktur Dinas PUPR Kota Lubuklinggau TA 2026. Indikasi “penawar terendah tersingkir” diduga kuat merugikan keuangan negara dan melanggar aturan pengadaan barang/jasa. Ketua Perwakilan Laskar Anti Korupsi Pejuang 45, Ahlul Fajri, menyatakan hal tersebut dalam keterangan Pers, Rabu (29/4/2026). Pihaknya […]

  • Salah Guna Aset Koperasi, LBH 545: Bukan untuk Maksiat!

    Alih Fungsi Bangunan Koperasi Jadi Sorotan, LBH 545 Minta Segera Ditertibkan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle (Kapweril Bogor)
    • visibility 260
    • 0Komentar

    BOGOR, MTN –  Sebuah bangunan yang seharusnya berfungsi sebagai Koperasi Perah Susu di Jalan KH Abdul Hamid, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, kini menjadi sorotan tajam. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) 545 memberikan teguran keras karena aset tersebut diduga dialihfungsikan secara ilegal menjadi tempat usaha bernama “Warung 2 / Cafe”. Berdasarkan temuan di lapangan, […]

  • Diduga Korupsi Hibah Aplikasi ASITA, Kejati Kaltara Tahan Plt Kadispar dan Ketua DPD ASITA

    Diduga Korupsi Hibah Aplikasi ASITA, Kejati Kaltara Tahan Plt Kadispar dan Ketua DPD ASITA

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle (Adm/hrs)
    • visibility 266
    • 0Komentar

    KALTARA, MTN – (10/2/2026) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Utara (Kaltara) bergerak cepat mengusut dugaan tindak pidana korupsi pada Dinas Pariwisata Provinsi Kaltara. Dalam perkembangan terbaru, tim penyidik menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi belanja hibah pembuatan Aplikasi Sistem Informasi Pariwisata (ASITA) Tahun Anggaran 2021. ​Penetapan tersangka tersebut diumumkan langsung oleh Asisten Tindak […]

  • Kejati Kaltim Sita Aset Ratusan Miliar dari PT JMB Group Terkait Kasus Tambang Batubara Ilegal

    Kejati Kaltim Sita Aset Ratusan Miliar dari PT JMB Group Terkait Kasus Tambang Batubara Ilegal

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle editor media tipikor kaltim
    • visibility 194
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) melakukan penyitaan aset bernilai ratusan miliar rupiah milik PT Jembayan Muarabara (PT JMB) Group. Tindakan tegas ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan pertambangan batubara ilegal yang beroperasi di kawasan transmigrasi tanpa izin resmi. ​Dalam konferensi pers yang digelar di lantai 8 Kantor Kejati Kaltim, Jalan Bung Tomo, […]

  • Ketum Asosiasi Media Nusantara Apresiasi Berdirinya PPMBLB Secara Sah dan Resmi di Kabupaten Berau

    Ketum Asosiasi Media Nusantara Apresiasi Berdirinya PPMBLB Secara Sah dan Resmi di Kabupaten Berau

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle (/**/)
    • visibility 108
    • 0Komentar

    BERAU, MTN – Ketua Umum Asosiasi Media Nusantara (AMN) menyampaikan apresiasi dan sambutan positif atas terbentuknya secara sah dan resmi Perkumpulan Pengusaha Material Bukan Logam dan Batuan (PP-MBLB) yang berkedudukan di Kabupaten Berau. Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap kehadiran wadah organisasi baru yang menaungi pelaku usaha di sektor tersebut. Dalam keterangannya, Ketua Umum […]

expand_less