Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Nasional » Unjuk Rasa Laskar Anti Korupsi Sorot Dugaan Penggelapan CSR Dan Penjualan Aset Desa Di Morowali

Unjuk Rasa Laskar Anti Korupsi Sorot Dugaan Penggelapan CSR Dan Penjualan Aset Desa Di Morowali

  • calendar_month Wednesday, 13 Mei 2026
  • visibility 267
  • comment 0 comment

Morowali, MTN – Anggota Laskar Anti Korupsi 45 kembali melakukan aksi unjuk rasa depan kantor Inspektorat Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Selasa, (12/5/2026).

Aksi yang merupakan tindak lanjut dari tuntutan yang belum ditindaklanjuti terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dan penyelewengan keuangan yang dilakukan oleh Kepala Desa Nambo, Kecamatan Bungku Utara.

Dalam orasi di depan gedung Inspektorat, koordinator lapangan Laskar Anti Korupsi 45, Amiruddin, menyampaikan tudingan serius bahwa Kades Nambo diduga telah menggelapkan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) dari perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah setempat sebesar Rp1,5 miliar. Menurutnya, dana tersebut seharusnya dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur desa, bantuan sosial warga, dan peningkatan ekonomi masyarakat, namun hingga kini tidak ada realisasi yang jelas maupun laporan pertanggungjawaban yang sah.

“Dana CSR senilai Rp1,5 miliar itu masuk ke rekening desa pada tahun 2024 lalu, tapi warga tidak pernah merasakan manfaatnya. Kami telah meminta laporan keuangan berkali-kali, namun selalu ditolak atau diberikan dokumen yang tidak lengkap dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” tendas Amiruddin di hadapan puluhan massa yang membawa spanduk bertuliskan tuntutan pemberantasan korupsi di tingkat desa.

Selain dugaan penggelapan dana CSR, pihaknya juga menuding Kades Nambo telah menjual aset tanah dan hutan milik desa yang bernilai sekitar Rp10 miliar secara sepihak dan tanpa persetujuan musyawarah desa. Aset yang diperjualbelikan tersebut diklaim merupakan wilayah adat dan kekayaan milik seluruh warga Desa Nambo yang seharusnya dijaga untuk kepentingan bersama jangka panjang.

“Tanah seluas puluhan hektar dan kawasan hutan desa telah berpindah tangan ke pihak swasta tanpa prosedur hukum yang benar. Uang hasil penjualan itu pun tidak masuk ke kas desa, melainkan dikendalikan sendiri oleh oknum Kades dan lingkaran terdekatnya. Ini jelas merugikan hak seluruh warga Desa Nambo,” tambah Amiruddin.

Massa aksi menuntut Inspektorat Morowali segera melakukan audit investigasi secara mendalam, memanggil Kades Nambo untuk dimintai keterangan, dan mengungkapkan hasil penelusuran kepada publik secara transparan. Mereka juga mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar jika dalam waktu tujuh hari kerja tidak ada respon atau tindakan nyata dari pihak berwenang.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Morowali, menyatakan telah menerima surat tuntutan dari para demonstran. Ia berjanji akan menindaklanjuti laporan tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku dan memastikan penelusuran dilakukan secara objektif.

“Kami akan mempelajari seluruh bukti yang diserahkan, berkoordinasi dengan instansi terkait, dan memberikan kabar perkembangannya secepat mungkin kepada masyarakat,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Desa Nambo belum dapat dihubungi untuk memberikan tanggapan atas tudingan-tudingan tersebut. Warga setempat berharap kasus ini segera terungkap dan pelaku penyelewengan bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

  • Author: (red)
  • Editor: (red)

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi XII DPR Apresiasi Kontribusi Freeport:Pilar Penerimaan

    Komisi XII DPR Apresiasi Kontribusi Freeport:Pilar Penerimaan

    • calendar_month Sunday, 19 Jul 2026
    • visibility 132
    • 0Comment

    MTN-JAKARTA – Peran strategis PT Freeport Indonesia (PTFI), bagian dari holding pertambangan negara MIND ID, kembali mendapat sorotan positif dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Komisi XII DPR RI menilai keberadaan perusahaan selama puluhan tahun telah memberikan manfaat nyata, baik bagi kas negara maupun kemajuan sosial-ekonomi masyarakat Papua. Dalam pernyataan resminya, Anggota Komisi XII DPR […]

  • ERA BARU DEMOKRASI: PEMILU NASIONAL DAN LOKAS DI PISAH MULAI 2029,MENUJU KEPALA DAERAH YANG KUAT DAN MANDIRI

    ERA BARU DEMOKRASI: PEMILU NASIONAL DAN LOKAS DI PISAH MULAI 2029,MENUJU KEPALA DAERAH YANG KUAT DAN MANDIRI

    • calendar_month Tuesday, 30 Jun 2026
    • visibility 1.180
    • 0Comment

    MTN-JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengambil keputusan bersejarah melalui Putusan Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang mengubah peta politik Indonesia secara fundamental. Mulai tahun 2029 mendatang, sistem pemilu akan dipisah: Pemilu Nasional (Presiden, DPR, DPD) digelar lebih dahulu, disusul oleh Pemilu Lokal (Gubernur, Bupati/Wali Kota dan DPRD) dalam jeda waktu 2 hingga 2,5 tahun kemudian. Langkah ini […]

  • MTQ XXII 2026 di Tanjung Palas Timur Desa Binai

    MTQ XXII 2026 di Tanjung Palas Timur Desa Binai

    • calendar_month Sunday, 21 Jun 2026
    • visibility 205
    • 0Comment

    MTN-BULUNGAN — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-22 tingkat Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, resmi dibuka pada Minggu malam. Acara yang berlangsung meriah tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam, kepala desa, perangkat desa, tokoh agama, adat, masyarakat, serta para kafilah dari berbagai desa. ​Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., yang diwakili oleh H.jamal,S.H. M.AP. dalam sambutan tertulisnya, […]

  • Revolusi Dari Istana: Mewujudkan Kemandirian,Bukan Kegagalan

    Revolusi Dari Istana: Mewujudkan Kemandirian,Bukan Kegagalan

    • calendar_month Saturday, 20 Jun 2026
    • visibility 162
    • 0Comment

    MTN- JAKARTA,Pidato Agus Jabo Priyono mengenai “Revolusi yang Dimulai dari Istana” memantik diskusi publik. Di satu sisi dipandang sebagai harapan baru kebangkitan ekonomi, namun di sisi lain dianggap jalan berisiko. Nyatanya, menilai keberhasilan Prabowonomic hanya dari kendala awal adalah langkah yang terlalu dini. Kasus korupsi atau dinamika birokrasi yang muncul justru membuktikan mekanisme pengawasan bekerja. […]

  • Pertemuan Sinergi: AMPB dan Camat Pamijahan Bahas Transparansi Bonus Produksi Energi

    Pertemuan Sinergi: AMPB dan Camat Pamijahan Bahas Transparansi Bonus Produksi Energi

    • calendar_month Tuesday, 19 Mei 2026
    • visibility 232
    • 0Comment

    PAMIJAHAN, MTN – Pada Selasa, 12 Mei 2026, Aliansi Masyarakat Pamijahan Bersatu (AMPB) menghadiri undangan silaturahmi dan diskusi yang digelar di rumah dinas Camat Pamijahan. Pertemuan ini diselenggarakan atas inisiatif Penjabat (Plh) Camat Pamijahan, Suparman, yang baru menjabat selama dua bulan dan memiliki komitmen kuat untuk membangun sinergi erat dengan seluruh elemen masyarakat. Pertemuan berlangsung […]

  • Dugaan Pelanggaran KetenagaKerjaan Di PT.Jabontara Eka Karsa: Eks Karyawan Ungkap Saksi Tanpa Kompensasi Layak Hingga Praktek Pungli Kontrak Berau

    Dugaan Pelanggaran KetenagaKerjaan Di PT.Jabontara Eka Karsa: Eks Karyawan Ungkap Saksi Tanpa Kompensasi Layak Hingga Praktek Pungli Kontrak Berau

    • calendar_month Monday, 15 Jun 2026
    • visibility 615
    • 0Comment

    MTN-BERAU, Isu ketenagakerjaan yang melanda perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Jabontara Eka Karsa (JEK) di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur kini kian memanas. Setelah mencuatnya kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak tanpa pesangon, sejumlah mantan pekerja mulai berani bersuara mengenai dugaan penahanan hak normatif hingga praktik pungutan liar (pungli) di internal manajemen perusahaan.Salah […]

expand_less