Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Ekonomi » Menjelang Peresmian Presiden, PPWI Butur Desak RSUD Lunasi Tuntas Hak Vendor

Menjelang Peresmian Presiden, PPWI Butur Desak RSUD Lunasi Tuntas Hak Vendor

  • calendar_month Tuesday, 5 Mei 2026
  • visibility 655
  • comment 0 comment

BUTON UTARA, MTN – Menjelang rencana peresmian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buton Utara Tipe C oleh Presiden Republik Indonesia, Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Buton Utara, Laode Yus Asman, melontarkan desakan keras agar pihak RSUD segera menuntaskan seluruh kewajiban pembayaran kepada para vendor bukan dengan skema cicilan, melainkan dibayar lunas.

Desakan ini bukan tanpa dasar. Hingga saat ini, masih terdapat sejumlah vendor yang mengaku belum menerima pembayaran secara penuh, meskipun progres pekerjaan proyek telah rampung, bahkan sebagian telah selesai 100 persen sejak lama.

Salah satu yang disorot adalah pekerjaan railing tangga yang telah tuntas, namun hingga kini belum juga dilunasi. Ironisnya, di tengah tuntutan penyelesaian, justru muncul wacana pembayaran dengan cara dicicil.

Sikap ini langsung menuai kritik keras. Menurut Asman, skema pembayaran mencicil adalah bentuk ketidakseriusan dalam menunaikan kewajiban, terlebih proyek RSUD Butur merupakan proyek besar dengan pagu anggaran mencapai Rp136 miliar.

“Ini proyek dengan anggaran ratusan miliar. Sangat tidak masuk akal jika hak vendor justru dibayar dengan cara dicicil. Kewajiban itu harus dituntaskan, bukan diulur dengan skema yang merugikan pihak ketiga,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa pembayaran hak vendor bukanlah ruang kompromi. Vendor telah menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak, sehingga tidak ada alasan bagi pihak RSUD untuk menunda, apalagi mencicil pembayaran.

“Ini bukan sekedar persoalan administratif yang bisa ditunda-tunda. Ini menyangkut hak orang lain, menyangkut kepercayaan, dan menyangkut tanggung jawab moral lembaga publik. Kalau pekerjaannya sudah 100 persen, maka pembayarannya juga harus 100 persen,” lanjutnya.

Asman menilai, situasi ini menjadi sangat ironis di tengah rencana peresmian oleh Presiden. Menurutnya, sebuah fasilitas yang akan diresmikan di hadapan publik nasional seharusnya sudah bersih dari persoalan mendasar, termasuk kewajiban terhadap pihak ketiga.

“Jangan sampai peresmian ini hanya menjadi seremoni kosong. Apa artinya bangunan megah jika di baliknya masih ada hak-hak yang belum ditunaikan? Lebih parah lagi kalau dibayar setengah-setengah. Ini mencerminkan lemahnya manajemen dan rendahnya komitmen terhadap profesionalisme,” kritiknya tajam.

Kondisi ini dinilai tidak hanya mencederai prinsip keadilan, tetapi juga berpotensi memicu ketidakpercayaan publik terhadap pengelolaan proyek pemerintah, khususnya di sektor pelayanan kesehatan.

“Ini bukan sekedar persoalan administratif yang bisa ditunda-tunda. Ini menyangkut hak orang lain, menyangkut kepercayaan, dan menyangkut tanggung jawab moral lembaga publik,” tegas Asman.

Sebagai pengurus BPC HIPMI Butur, ia juga mengingatkan bahwa praktik pembayaran yang tidak tuntas berpotensi menciptakan preseden buruk dalam iklim usaha daerah.

“Kalau pola seperti ini dibiarkan, ke depan siapa yang mau percaya mengerjakan proyek pemerintah? Ini bisa merusak kepercayaan dunia usaha terhadap pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia pun menegaskan bahwa persoalan ini seharusnya bisa diselesaikan jauh sebelum momentum peresmian. Kelalaian dalam menuntaskan kewajiban dinilai berpotensi mencoreng citra daerah di mata pemerintah pusat.

“Kalau hal mendasar seperti pembayaran vendor saja belum selesai, bagaimana kita bicara soal pelayanan kesehatan yang prima? Ini bukan hanya soal proyek, tapi soal integritas tata kelola,” tambahnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa kesiapan sebuah rumah sakit tidak hanya diukur dari fisik bangunan, tetapi juga dari bagaimana seluruh proses di baliknya diselesaikan secara adil, transparan, dan tuntas.

“Momentum kedatangan Presiden harus menjadi cermin kesiapan daerah secara utuh. Jangan sampai meninggalkan kesan buruk hanya karena persoalan yang seharusnya bisa dibereskan sejak awal. Sekali lagi, lunasi bukan dicicil,” tutupnya.

  • Author: (kaperwil buton)
  • Editor: (red)

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • KEJATI Sultra Geledah Rumah Ortu Wabup,Telusuri Dana PT.Wijaya Nikel Nusantara

    KEJATI Sultra Geledah Rumah Ortu Wabup,Telusuri Dana PT.Wijaya Nikel Nusantara

    • calendar_month Tuesday, 23 Jun 2026
    • visibility 293
    • 0Comment

    MTN-Kendari – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara kembali memperlebar jangkauan penyidikan dalam kasus dugaan korupsi dan praktik pertambangan tanpa izin yang melibatkan PT Babarina Putra Sulung (BPS) serta PT Tonia Mitra Bahari (TMB). Langkah konkret yang diambil tim penyidik kali ini adalah melakukan penggeledahan di kediaman H. Tasman, ayah dari Wakil Bupati Kolaka, Husmaluddin. Selain mencari […]

  • Peringatan Hari Pramuka ke-65,Gubernur Dan Menteri Pertanian Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Di Bone

    Peringatan Hari Pramuka ke-65,Gubernur Dan Menteri Pertanian Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Di Bone

    • calendar_month Monday, 10 Agt 2026
    • visibility 37
    • 0Comment

    MTN-BONE – Dalam semangat pengabdian, karya, dan pelestarian lingkungan, peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kabupaten Bone berlangsung semarak dan penuh makna. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, serta unsur Forkopimda melepas secara resmi ribuan peserta kegiatan Jalan Sehat Anti Mager di Desa Mappesangka, […]

  • Wings Air Buka Rute Baru Samarinda Melak. Perjalanan Lebih Cepat & Ekonomi meningkat

    Wings Air Buka Rute Baru Samarinda Melak. Perjalanan Lebih Cepat & Ekonomi meningkat

    • calendar_month Thursday, 18 Jun 2026
    • visibility 224
    • 0Comment

    MTN-SAMARINDA – Wings Air secara resmi membuka rute penerbangan baru yang menghubungkan Samarinda dan Melak, mulai beroperasi sejak tanggal 17 Juni 2026. Rute ini menjadi jembatan udara yang menghubungkan Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto di Samarinda dengan Bandar Udara Melalan di Melak, Kabupaten Kutai Barat. Maksud dan Tujuan Pembukaan rute ini bertujuan untuk mempermudah […]

  • PERUSAHAAN Fiktif Borong Proyek Di MAHULU

    PERUSAHAAN Fiktif Borong Proyek Di MAHULU

    • calendar_month Saturday, 13 Jun 2026
    • visibility 197
    • 0Comment

    MTN- KALTIM,– Dugaan skandal tender kembali mencoreng Kabupaten Mahakam Ulu ,Terhadap Proyek pembangunan Jembatan Belly Mamahak Ulu senilai Rp6,4 miliar kini disorot setelah munculnya Selembar surat keterangan Ketua RT yang menerangkan Bahwa  CV. Pratama Jaya Konstruksi, Tersebut tidak pernah berdomisili di alamat yang tercantum dalam dokumen tender. Jika benar perusahaan pemenang menggunakan alamat fiktif, muncul […]

  • Kemeko Polkam Semarakkan HUT ke 81 RI, Perkuat Semangat Persatuan,Kebersamaan, dan Pengabdian

    Kemeko Polkam Semarakkan HUT ke 81 RI, Perkuat Semangat Persatuan,Kebersamaan, dan Pengabdian

    • calendar_month Monday, 17 Agt 2026
    • visibility 80
    • 0Comment

    MTN, Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Senin (17/8/2026).   Upacara berlangsung khidmat dengan Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut diikuti oleh para pejabat tinggi dan pegawai Kemenko […]

  • Hasil Akhir Seleksi JPT Paratama Jambi 2026:Ini Daftar 3 Besar Untuk 5 Jabatan Strategis

    Hasil Akhir Seleksi JPT Paratama Jambi 2026:Ini Daftar 3 Besar Untuk 5 Jabatan Strategis

    • calendar_month Tuesday, 7 Jul 2026
    • visibility 384
    • 0Comment

    MTN-JAMBI – Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Provinsi Jambi resmi mengumumkan hasil akhir seleksi terbuka tahun 2026. Pengumuman ini menjadi tonggak penting dalam upaya pengisian 5 posisi strategis Eselon II yang kosong. Hasil ini tertuang dalam Surat Nomor 018/Pansel.JPT/Jambi/2026, yang juga mengacu pada rekomendasi resmi dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) […]

expand_less