Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Ekonomi » WAMENSOS Agus Jabo: SR,Menerangi Masa Depan, Memutus Rantai Kemiskinan

WAMENSOS Agus Jabo: SR,Menerangi Masa Depan, Memutus Rantai Kemiskinan

  • calendar_month Sunday, 28 Jun 2026
  • visibility 154
  • comment 0 comment

MTN-JAKARTA,- Komitmen negara untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa kini mulai membuahkan hasil yang nyata.
Melalui program inovatif bernama “Sekolah Rakyat”, pemerintah hadir dengan pendekatan holistik untuk mengangkat derajat anak-anak dari keluarga kurang mampu, bukan hanya dari sisi pendidikan, tetapi juga kesejahteraan hidup.
Program prioritas yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia Bapak PRABOWO SUBIANTO ini telah berjalan selama satu tahun.
Dalam kurun waktu tersebut, terbukti efektif menjadi solusi atas permasalahan kompleks yang dihadapi anak-anak, mulai dari putus sekolah, belum bersekolah, hingga kesulitan mengakses pendidikan akibat keterbatasan ekonomi.

Dalam sebuah talkshow di CNN Indonesia, Kamis (25/6/2026), Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, memaparkan secara gamblang dampak luar biasa dari kehadiran Sekolah Rakyat.
Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari angka partisipasi sekolah, tetapi terlihat jelas dari transformasi yang terjadi pada diri para siswa.
Perubahan tersebut mencakup aspek fisik, kesehatan, hingga pembentukan karakter mental yang jauh lebih kuat.
Anak-anak yang dulunya mungkin minder dan kurang percaya diri, kini tumbuh menjadi pribadi yang berani, mandiri, dan optimis.
Kondisi kesehatan mereka pun jauh lebih baik, karena kebutuhan gizi harian terpenuhi dengan baik melalui program ini,” ungkap Wamen Sosial.

Kehadiran Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata dari visi besar pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan secara struktural dan berkelanjutan.
Pemerintah menyadari bahwa kemiskinan seringkali bersifat turun-temurun.
Ketika orang tua miskin, anak-anak seringkali turut terdampak, kehilangan kesempatan untuk bersekolah dan berkembang.
Oleh karena itu, intervensi dini melalui pendidikan dan pemenuhan kebutuhan dasar menjadi kunci utama.
Dengan memastikan setiap anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi, memiliki akses yang sama untuk belajar, tumbuh sehat, dan bermimpi, negara sedang menanam benih kesetaraan.
Sekolah Rakyat hadir memastikan bahwa kemiskinan tidak lagi menjadi tembok penghalang bagi anak-anak Indonesia untuk meraih cita-cita dan masa depan yang gemilang.
  • Author: Jhony( Kaperwil Jkrt)

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Obat Kosong di Puskesmas Samaturu Hak Kesehatan Pasien Terabaikan

    Obat Kosong di Puskesmas Samaturu Hak Kesehatan Pasien Terabaikan

    • calendar_month Sunday, 17 Mei 2026
    • visibility 208
    • 0Comment

    BUTON UTARA, MTN –  Kekosongan obat di Puskesmas Samaturu berujung pada rujukan pasien ke RS SMS Berjaya pada Minggu, 17 Mei 2026. Saat tiba di rumah sakit, dokter sampai mempertanyakan keterlambatan penanganan. “Kenapa lambat sekali dirujuk? Pasien sudah dalam keadaan lemah begini,” ujar dokter kepada keluarga pasien, menurut penuturan orang tua pasien. Keluarga pasien mengaku […]

  • Aktivitas Diduga Angkut BBM PT Erianti Masih Berlanjut, Publik Desak Polisi Periksa Izin

    Aktivitas Diduga Angkut BBM PT Erianti Masih Berlanjut, Publik Desak Polisi Periksa Izin

    • calendar_month Tuesday, 26 Mei 2026
    • visibility 187
    • 0Comment

    SULTRA, MTN – Keberadaan kendaraan tangki milik PT Erianti kembali terpantau di dua titik berbeda di wilayah Kota Kolaka, Sulawesi Tenggara, dalam rentang waktu dua hari berturut-turut. Pantauan tim media MTN mencatat kendaraan tersebut berada di tepi jalan Kelurahan Kolakasi pada 24 Mei 2026. Sehari kemudian, tepatnya 25 Mei 2026, kendaraan bermerek sama namun dengan […]

  • Dugaan Penyimpangan Pembangunan Gerai KDKMP Aparat Hukum Diminta Berani Usut Oknum Terlibat

    Dugaan Penyimpangan Pembangunan Gerai KDKMP Aparat Hukum Diminta Berani Usut Oknum Terlibat

    • calendar_month Friday, 15 Mei 2026
    • visibility 336
    • 0Comment

    LUBUKLINGGAU, MTN – Dugaan penyimpangan dalam pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di wilayah Bumi Silampari yang meliputi Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Musi Rawas Utara mulai menjadi perhatian serius publik. Beredarnya Informasi dengan data terkait dugaan praktik pemotongan anggaran Hingga 50% dari RAB, permainan proyek, hingga indikasi penyalahgunaan kewenangan dinilai sebagai persoalan […]

  • APMM Mataram Gelar Aksi Desak Transparansi di Kejati NTB dan PT Nindya Karya

    APMM Mataram Gelar Aksi Desak Transparansi di Kejati NTB dan PT Nindya Karya

    • calendar_month Friday, 5 Jun 2026
    • visibility 145
    • 0Comment

    MATARAM, MTN – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Mbojo Mataram (APMM-MATARAM) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Barat (NTB) dan kantor operasional PT Nindya Karya.(5/6/2026) Massa aksi mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan audit investigatif menyeluruh terhadap proyek rehabilitasi jaringan irigasi di wilayah NTB. Massa yang mendatangi gedung Kejati […]

  • Tangki 10 Ribu Liter Milik PT Lintas Cahaya Alam Terus Beraksi Di Lokasi PT SLG & PT Rimau Bungkam

    Tangki 10 Ribu Liter Milik PT Lintas Cahaya Alam Terus Beraksi Di Lokasi PT SLG & PT Rimau Bungkam

    • calendar_month Monday, 1 Jun 2026
    • visibility 265
    • 0Comment

    KOLAKA, MTN – Dugaan praktik penambangan liar, penyalahgunaan bahan bakar minyak, serta kerja sama terorganisir untuk melakukan kegiatan di luar aturan hukum di wilayah Kabupaten Kolaka semakin kuat buktinya, bahkan makin menguat setelah muncul sikap tertutup dan tindakan yang justru memperkuat kecurigaan saat pihak terkait diminta memberikan keterangan. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan yang dilakukan […]

  • Nelayan Hilang di Perairan Batu Putih Berhasil Ditemukan Hidup

    Nelayan Hilang di Perairan Batu Putih Berhasil Ditemukan Hidup

    • calendar_month Monday, 25 Mei 2026
    • visibility 151
    • 0Comment

    BERAU, MTN – Kondisi cuaca buruk yang melanda wilayah pesisir, khususnya di sekitar Logpon Batu Putih, membuat upaya pencarian seorang nelayan bernama Suriansya yang dinyatakan hilang mengalami kesulitan sejak hari ini. Berdasarkan keterangan Tri Wulan, perwakilan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), tim pencarian dan penyelamatan (Timsar) bersama personel Basarnas, TNI, dan Polri awalnya menghadapi hambatan […]

expand_less