Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Ekonomi » WAMENSOS Agus Jabo: SR,Menerangi Masa Depan, Memutus Rantai Kemiskinan

WAMENSOS Agus Jabo: SR,Menerangi Masa Depan, Memutus Rantai Kemiskinan

  • calendar_month Sunday, 28 Jun 2026
  • visibility 177
  • comment 0 comment

MTN-JAKARTA,- Komitmen negara untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa kini mulai membuahkan hasil yang nyata.
Melalui program inovatif bernama “Sekolah Rakyat”, pemerintah hadir dengan pendekatan holistik untuk mengangkat derajat anak-anak dari keluarga kurang mampu, bukan hanya dari sisi pendidikan, tetapi juga kesejahteraan hidup.
Program prioritas yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia Bapak PRABOWO SUBIANTO ini telah berjalan selama satu tahun.
Dalam kurun waktu tersebut, terbukti efektif menjadi solusi atas permasalahan kompleks yang dihadapi anak-anak, mulai dari putus sekolah, belum bersekolah, hingga kesulitan mengakses pendidikan akibat keterbatasan ekonomi.

Dalam sebuah talkshow di CNN Indonesia, Kamis (25/6/2026), Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, memaparkan secara gamblang dampak luar biasa dari kehadiran Sekolah Rakyat.
Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari angka partisipasi sekolah, tetapi terlihat jelas dari transformasi yang terjadi pada diri para siswa.
Perubahan tersebut mencakup aspek fisik, kesehatan, hingga pembentukan karakter mental yang jauh lebih kuat.
Anak-anak yang dulunya mungkin minder dan kurang percaya diri, kini tumbuh menjadi pribadi yang berani, mandiri, dan optimis.
Kondisi kesehatan mereka pun jauh lebih baik, karena kebutuhan gizi harian terpenuhi dengan baik melalui program ini,” ungkap Wamen Sosial.

Kehadiran Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata dari visi besar pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan secara struktural dan berkelanjutan.
Pemerintah menyadari bahwa kemiskinan seringkali bersifat turun-temurun.
Ketika orang tua miskin, anak-anak seringkali turut terdampak, kehilangan kesempatan untuk bersekolah dan berkembang.
Oleh karena itu, intervensi dini melalui pendidikan dan pemenuhan kebutuhan dasar menjadi kunci utama.
Dengan memastikan setiap anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi, memiliki akses yang sama untuk belajar, tumbuh sehat, dan bermimpi, negara sedang menanam benih kesetaraan.
Sekolah Rakyat hadir memastikan bahwa kemiskinan tidak lagi menjadi tembok penghalang bagi anak-anak Indonesia untuk meraih cita-cita dan masa depan yang gemilang.
  • Author: Jhony( Kaperwil Jkrt)

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • DRAMA DI PIALA DUNIA2026: Visa Habis Mehdi Torabi Terancam Absen Bela Iran di Amerika Serikat

    DRAMA DI PIALA DUNIA2026: Visa Habis Mehdi Torabi Terancam Absen Bela Iran di Amerika Serikat

    • calendar_month Wednesday, 17 Jun 2026
    • visibility 173
    • 0Comment

    MTN-BALI, DENPASAR – Tim Nasional Iran tengah menghadapi masalah pelik di tengah perhelatan Piala Dunia 2026. Gelandang andalan mereka, Mehdi Torabi, kini terancam tidak bisa tampil pada laga-laga selanjutnya karena masa berlaku visa masuk ke wilayah Amerika Serikat (AS) telah habis. Situasi ini tentu menjadi “petaka” tersendiri bagi skuad Team Melli, mengingat seluruh pertandingan fase […]

  • Sekolah Kebutuhan Khusus Di Bangun Asal Jadi! Proyek Revitalisasi SLB N Pinang Merah Di Pertanyakan Kwalitasnya

    Sekolah Kebutuhan Khusus Di Bangun Asal Jadi! Proyek Revitalisasi SLB N Pinang Merah Di Pertanyakan Kwalitasnya

    • calendar_month Sunday, 26 Jul 2026
    • visibility 293
    • 0Comment

    MTN-JAMBI-,MERANGIN ,- Proyek revitalisasi SLB Negeri Pinang Merah di Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin yang dibiayai tahun anggaran 2025 justru menuai kekecewaan dan sorotan tajam dari masyarakat. Sekolah yang seharusnya menjadi tempat nyaman bagi anak-anak berkebutuhan khusus ini, dinilai dibangun asal jadi tanpa mengutamakan kualitas dan ketahanan bangunan. Berdasarkan pantauan dan keluhan warga, sejumlah kejanggalan […]

  • GAYA HIDUP HEDON,JANDA DI KENDARI GELAPKAN PULUHAN KENDARAAN RENTAL

    GAYA HIDUP HEDON,JANDA DI KENDARI GELAPKAN PULUHAN KENDARAAN RENTAL

    • calendar_month Friday, 12 Jun 2026
    • visibility 183
    • 0Comment

      MTN- SULTRA,KENDARI – Tim Unit II Subdit II Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengamankan Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial F asal Kota Kendari. Pelaku ditangkap usai terbukti menggelapkan lima unit mobil bermerk Honda milik sejumlah pemilik usaha penyewaan kendaraan. “Pada hari Minggu kemarin, kami telah menahan seorang perempuan karena diduga kuat […]

  • Baznas Berau Kunjungi Lokasi Kebakaran,Serahkan Bantuan Untuk Mama Marlina Dan Tegaskan Pentingnya Gotong Royong

    Baznas Berau Kunjungi Lokasi Kebakaran,Serahkan Bantuan Untuk Mama Marlina Dan Tegaskan Pentingnya Gotong Royong

    • calendar_month Monday, 13 Jul 2026
    • visibility 174
    • 0Comment

    MTN-TANJUNG REDEB – Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Berau beserta jajaran turun langsung ke lokasi sisa kebakaran di Jalan Pulau Panjang, RT.27, Kelurahan Tanjung Redeb, Kecamatan Tanjung Redeb, pada Senin (12/7/2026). Kunjungan ini bertujuan memantau kondisi terkini pasca musibah kebakaran yang melanda pada Minggu siang (11/7/2026), sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis kepada salah satu […]

  • Kualitas Penambalan Jalan Nasional Bangko – Bungo Di Pertayakan,Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

    Kualitas Penambalan Jalan Nasional Bangko – Bungo Di Pertayakan,Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

    • calendar_month Thursday, 23 Jul 2026
    • visibility 241
    • 0Comment

    MTN-JAMBI,-MERANGIN – Pekerjaan penambalan atau patching pada ruas Jalan Nasional yang menghubungkan Kabupaten Merangin dan Bungo, Provinsi Jambi, menuai kritik tajam dari masyarakat. Hasil perbaikan dinilai terkesan asal jadi dan jauh dari standar teknis yang ditetapkan. Berdasarkan pantauan di lapangan, masih banyak lubang di badan jalan yang belum tersentuh perbaikan. Sementara itu, titik yang sudah […]

  • LSM Tidak Berwenang Panggil Kades,ini Batas Hukumnya

    LSM Tidak Berwenang Panggil Kades,ini Batas Hukumnya

    • calendar_month Tuesday, 23 Jun 2026
    • visibility 180
    • 0Comment

    MTN-SULTRA, 23 Juni 2026 – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sama sekali tidak memiliki kewenangan untuk memanggil, memeriksa, atau meminta pertanggungjawaban Kepala Desa (Kades) secara paksa layaknya aparat penegak hukum. Hal ini ditegaskan oleh Romdani Putra, SH, yang akrab disapa Dhany, mantan aktivis HMI Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Menurutnya, wewenang memanggil dan memeriksa secara hukum adalah […]

expand_less