Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 Angkat Bicara Soal Isu OTT BKP-SDM Muratara, Desak Transparansi dan Tegas Kawal Proses Hukum

Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 Angkat Bicara Soal Isu OTT BKP-SDM Muratara, Desak Transparansi dan Tegas Kawal Proses Hukum

  • account_circle Media Tipikor Nusantara
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • visibility 149
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MUSI RAWAS UTARA, MTN – Isu dugaan operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret lingkungan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terus menjadi sorotan publik dan memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat.

Percakapan di media sosial, khususnya Facebook, semakin memperkeruh suasana dengan beredarnya berbagai opini dan dugaan yang belum terverifikasi. Salah satunya muncul dari video seorang warga yang menyebut adanya pihak yang terjaring OTT namun diduga telah dibebaskan. Komentar lain dari netizen bahkan menyinggung soal kurangnya bukti sebagai alasan dilepasnya pihak terkait.

Menanggapi hal tersebut, Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 menyampaikan sikap tegas dan menyerukan agar masyarakat tidak terjebak dalam informasi yang belum jelas kebenarannya. Di sisi lain, mereka juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi dari aparat penegak hukum.

Kapolres Musi Rawas Utara, AKBP Rendy Surya Aditama, SH., S.IK., MH, saat dikonfirmasi telah membantah isu yang beredar. Ia menegaskan bahwa tidak benar adanya pembebasan terhadap pihak yang diduga terjaring OTT.

– “Tidak ada dibebaskan, saat ini masih dalam proses penyidikan,” tegasnya, Selasa (28/4/2026).

Menyikapi hal ini, Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 menilai bahwa klarifikasi dari Kapolres merupakan langkah awal yang penting untuk meredam spekulasi liar. Namun demikian, pihaknya mendesak agar proses penegakan hukum dilakukan secara transparan, profesional, dan akuntabel.

“Isu seperti ini tidak boleh dibiarkan menggantung tanpa kejelasan. Kami mendesak aparat penegak hukum untuk membuka secara terang perkembangan kasus ini kepada publik agar tidak menimbulkan kegaduhan dan ketidakpercayaan masyarakat,” tegas Ahlul Fajri perwakilan Laskar Anti Korupsi Pejuang 45.

Lebih lanjut, mereka juga mengingatkan bahwa jika benar terjadi dugaan tindak pidana korupsi dalam lingkup BKP-SDM, maka hal tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus ini hingga tuntas, serta tidak segan mendorong pelaporan ke lembaga terkait seperti Kejaksaan maupun lembaga pengawas lainnya apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum.

Di akhir pernyataannya, mereka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap kritis namun tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak berwenang terkait kronologi lengkap maupun status hukum pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

  • Penulis: Media Tipikor Nusantara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dapat Juara 2 Nasional, Jalan di Musi Rawas Dinilai Bak 'Kubangan Kerbau'

    Dapat Juara 2 Nasional, Jalan di Musi Rawas Dinilai Bak ‘Kubangan Kerbau’

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Media Tipikor Nusantara
    • visibility 91
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, MTN – Penghargaan Juara 2 tingkat nasional dalam Lomba Hari Jalan yang diberikan Kementerian PUPR RI kepada Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menuai kontroversi. Alih-alih mendapat apresiasi, capaian tersebut justru mendapat sorotan tajam dari kalangan kontrol sosial. Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 (LAKI P45) menilai penghargaan tersebut tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan. Menurut […]

  • Salah Guna Aset Koperasi, LBH 545: Bukan untuk Maksiat!

    Alih Fungsi Bangunan Koperasi Jadi Sorotan, LBH 545 Minta Segera Ditertibkan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle (Kapweril Bogor)
    • visibility 260
    • 0Komentar

    BOGOR, MTN –  Sebuah bangunan yang seharusnya berfungsi sebagai Koperasi Perah Susu di Jalan KH Abdul Hamid, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, kini menjadi sorotan tajam. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) 545 memberikan teguran keras karena aset tersebut diduga dialihfungsikan secara ilegal menjadi tempat usaha bernama “Warung 2 / Cafe”. Berdasarkan temuan di lapangan, […]

  • Diduga KORUPSI dan Persengkongkolan Tender, LAKIP 45 Laporkan Proyek Jembatan Gantung di Lubuklinggau ke Kejaksaan

    Diduga KORUPSI dan Persengkongkolan Tender, LAKIP 45 Laporkan Proyek Jembatan Gantung di Lubuklinggau ke Kejaksaan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle (Af)
    • visibility 203
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, MTN – Dewan Pimpinan Cabang Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 (DPC LAKI Pejuang 45) secara resmi melaporkan dugaan pelanggaran dalam proses lelang serta dugaan indikasi tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan Jembatan Gantung Batu Pepe di Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau. Laporan tersebut dilayangkan ke Kejaksaan Negeri Lubuklinggau tanggal 30/4/2026 sebagai bentuk kontrol […]

  • Obat Kosong di Puskesmas Samaturu Hak Kesehatan Pasien Terabaikan

    Obat Kosong di Puskesmas Samaturu Hak Kesehatan Pasien Terabaikan

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle herawan kaperwil
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BUTON UTARA, MTN –  Kekosongan obat di Puskesmas Samaturu berujung pada rujukan pasien ke RS SMS Berjaya pada Minggu, 17 Mei 2026. Saat tiba di rumah sakit, dokter sampai mempertanyakan keterlambatan penanganan. “Kenapa lambat sekali dirujuk? Pasien sudah dalam keadaan lemah begini,” ujar dokter kepada keluarga pasien, menurut penuturan orang tua pasien. Keluarga pasien mengaku […]

  • Dugaan Penyimpangan Pembangunan Gerai KDKMP Aparat Hukum Diminta Berani Usut Oknum Terlibat

    Dugaan Penyimpangan Pembangunan Gerai KDKMP Aparat Hukum Diminta Berani Usut Oknum Terlibat

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Kaperwil-Lubuklinggau
    • visibility 124
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, MTN – Dugaan penyimpangan dalam pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di wilayah Bumi Silampari yang meliputi Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Musi Rawas Utara mulai menjadi perhatian serius publik. Beredarnya Informasi dengan data terkait dugaan praktik pemotongan anggaran Hingga 50% dari RAB, permainan proyek, hingga indikasi penyalahgunaan kewenangan dinilai sebagai persoalan […]

  • Resmi! PPMBL Berau Gagas Koperasi Mutiara Alam Sanggam

    Resmi! PP-MBLB Berau Gagas Koperasi Mutiara Alam Batiwakkal

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle (/**/)
    • visibility 134
    • 0Komentar

    BERAU, MTN – Langkah penting dalam memajukan sektor usaha bahan galian bukan logam dan batuan di wilayah Berau resmi terwujud. Perkumpulan Pengusaha Material Bukan Logam dan Batuan (PP-MBLB) secara sah dan resmi dibentuk dalam sebuah pertemuan yang dihadiri para pelaku usaha, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan setempat. Organisasi ini didirikan sebagai wadah persatuan, penyatuan visi, […]

expand_less