Breaking News
light_mode
Trending Tags
Home » Ekonomi » Sawah Mati,Solar Hilang:Petani Samaturu Terjebak Krisis:Distribusi Di harapkan Telusuri

Sawah Mati,Solar Hilang:Petani Samaturu Terjebak Krisis:Distribusi Di harapkan Telusuri

  • calendar_month Sunday, 28 Jun 2026
  • visibility 236
  • comment 0 comment

MTN-SULTRA,-SAMATURU – Musim tanam telah tiba, namun hamparan sawah di Kecamatan Samaturu justru terlihat semakin sunyi.

Harapan para petani untuk segera mengolah lahan seolah pupus, terganjal oleh krisis ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang menjadi nyawa bagi mesin traktor.Di sejumlah titik pengisian bahan bakar, antrean kendaraan memanjang sejak dini hari.

Namun, kenyataan pahit harus diterima; banyak petani yang harus pulang dengan tangan kosong karena stok habis atau kuota terbatas.

Akibatnya, mesin-mesin pertanian terdiam, dan lahan yang seharusnya mulai digarap terpaksa terbengkalai.

Kondisi ini memicu keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat petani.

Muhammad Ridho, salah satu warga setempat, mengungkapkan kekhawatirannya akan dampak yang akan terjadi jika kelangkaan ini terus berlanjut.

“Kalau begini terus, jadwal tanam kami pasti molor.

Jika waktu tanam terlewat, sudah bisa dipastikan hasil panen nanti akan menurun drastis,” ujarnya dengan nada serius.

Bagi para petani, waktu adalah uang.

Setiap hari keterlambatan dalam pengolahan lahan tidak hanya mengganggu siklus pertanian, tetapi juga secara langsung mengancam kestabilan ekonomi keluarga dan ketahanan pangan daerah.

Sawah yang seharusnya bergelombang hijau kini hanya menjadi hamparan tanah kering yang menanti.

Di balik kelangkaan yang dirasakan, muncul berbagai pertanyaan besar dan dugaan kuat dari masyarakat terkait mekanisme distribusi.

Ada keraguan besar apakah alokasi BBM bersubsidi ini benar-benar disalurkan tepat sasaran, atau justru bocor dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang tidak berhak.

Masyarakat dan para petani menuntut adanya transparansi serta pengawasan yang ketat dari pihak berwenang.

Mereka berharap adanya tindakan nyata untuk menelusuri alur distribusi tersebut.

Jika ditemukan indikasi penyimpangan atau praktik korupsi, penyelidikan harus dilakukan agar keadilan bisa ditegakkan.

“Kami ingin kepastian. Solar subsidi ini hak kami para petani, jangan sampai disalahgunakan sehingga kami yang justru menjadi korban,” tegas salah satu petani.

Ketika traktor tidak bisa berputar, bukan hanya mesin yang mati.

Itu adalah tanda bahwa harapan petani sedang tertahan, denyut nadi pertanian melambat, dan masa depan pangan sedang dipertaruhkan.

Sudah saatnya perhatian serius diberikan. Penanganan kelangkaan dan perbaikan sistem distribusi yang adil menjadi kunci agar sawah Samaturu kembali hidup dan petani bisa bekerja dengan tenang.

 

 

  • Author: Herawan,Abd.(Kaperwil Sultra)

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Takbir Sungai Kayan dan Lomba Perahu Hias Sambut Idul Adha di Bulungan

    Festival Takbir Sungai Kayan dan Lomba Perahu Hias Sambut Idul Adha di Bulungan

    • calendar_month Tuesday, 26 Mei 2026
    • visibility 182
    • 0Comment

    BULUNGAN, MTN – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Bulungan akan menggelar Festival Takbir Sungai Kayan sekaligus lomba perahu hias pada 10 Dzulhijjah 1447 H / 2026 M, dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha. Hingga saat ini, baru delapan peserta yang tercatat mendaftar, sedangkan pendaftaran masih dibuka bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi. Nantinya, pelepasan […]

  • Refleksi AGUS JABO: Sejarah Perjuangan Adalah Tentang Memastikan Negara Tetap Berdiri Melayani Rakyat

    Refleksi AGUS JABO: Sejarah Perjuangan Adalah Tentang Memastikan Negara Tetap Berdiri Melayani Rakyat

    • calendar_month Tuesday, 28 Jul 2026
    • visibility 1.252
    • 0Comment

    MTN-JAKARTA – Peringatan 30 tahun perjalanan Partai Rakyat Demokratik (PRD) yang digelar Rabu, 22 Juli 2026 di Kantor DPP Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA), menjadi momen berharga bagi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono untuk membacakan ulang peta sejarah sekaligus menegaskan arah perjuangan bangsa. Refleksi yang disampaikannya bukan sekadar mengenang jejak satu organisasi, melainkan sebuah […]

  • Warga Gurimbang Tolak Klaim KBK PT. BERAU COAL Dan Desak KAPOLDA KALTIM Hentikan Sementara Hauling Di Lahan Sengketa

    Warga Gurimbang Tolak Klaim KBK PT. BERAU COAL Dan Desak KAPOLDA KALTIM Hentikan Sementara Hauling Di Lahan Sengketa

    • calendar_month Monday, 6 Jul 2026
    • visibility 3.730
    • 0Comment

    MTN-TANJUNG REDEB – Sengketa pembebasan lahan di Kampung Gurimbang RT 08, KM 18 – KM 21, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, kembali memanas. Warga yang diwakili Hj. Siti Roichanah, Jono Batti, dan Wahyu Tato Mangapo menolak klaim PT Berau Coal sekaligus mendesak Kapolda Kalimantan Timur mengevaluasi dan menghentikan sementara aktivitas hauling di lahan yang masih disengketakan. […]

  • Aliansi Mahasiswa FST USN Kolaka Gelar Aksi massa, Akibat kerusakan lingkungan oleh Proyek Strategis Nasional

    Aliansi Mahasiswa FST USN Kolaka Gelar Aksi massa, Akibat kerusakan lingkungan oleh Proyek Strategis Nasional

    • calendar_month Sunday, 7 Jun 2026
    • visibility 202
    • 0Comment

    MTN KOLAKA – Aliansi Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka yang tergabung dalam BEM FAKULTAS sukses menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Kantor Bupati Kolaka. Aksi moral ini dilakukan guna mengawal dugaan pencemaran sungai dan kerusakan lahan pertanian warga akibat aktivitas Pertambangan dan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diduga melibatkan […]

  • Perhutani KPH Bandung Utara Perkuat Kapasitas Mitra, Wujudaka Kemitraan Kehutanan Berkelanjutan

    Perhutani KPH Bandung Utara Perkuat Kapasitas Mitra, Wujudaka Kemitraan Kehutanan Berkelanjutan

    • calendar_month Tuesday, 21 Jul 2026
    • visibility 143
    • 0Comment

    MTN-JABAR,-BANDUNG UTARA – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kemitraan Kehutanan di Aula KPH Bandung Utara.   Kegiatan ini menjadi langkah strategis menyelaraskan pemahaman serta meningkatkan kapasitas seluruh mitra kerja dalam tata kelola kehutanan yang profesional, patuh regulasi, dan tetap menjaga kelestarian fungsi hutan. Bimtek menghadirkan materi lengkap dan […]

  • Aliansi Pemuda Lingkar Tambang SJR,Deklarasikan CEGAT

    Aliansi Pemuda Lingkar Tambang SJR,Deklarasikan CEGAT

    • calendar_month Thursday, 8 Okt 2026
    • visibility 42
    • 0Comment

    MTN-PLAMPANG, 6 OKTOBER 2026 – Bertempat di Plampang, aliansi gerakan pemuda dan elemen masyarakat resmi mendeklarasikan wadah perjuangan bernama Central Gerakan Advokasi Tambang (CEGAT). Deklarasi dan konferensi pers ini dipimpin langsung oleh Ketua Aliansi, Bung Ivan Syahriar, yang didampingi oleh Sekretaris Bung Afdhol Ilhamsyah dan Bendahara Bung Mustiarifah. Organisasi CEGAT dibentuk melalui musyawarah perwakilan warga […]

expand_less