Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Pasukan Merah 1001 Mandau dan Pol Adat, Ormas Galak Kawal Kelompok Tani UBM Persiapan Melakukan Aksi

Pasukan Merah 1001 Mandau dan Pol Adat, Ormas Galak Kawal Kelompok Tani UBM Persiapan Melakukan Aksi

  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 288
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERAU – Ketegangan agraria kembali memuncak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Ormas Pasukan Merah 1001 Mandau Kaltim bersama Serdadu Pol Adat,
Ormas Galak secara resmi menyatakan sikap untuk berdiri di barisan terdepan mendampingi Kelompok Tani UBM yang menjadi korban dugaan penggusuran paksa oleh perusahaan tambang batu bara, PT Berau Coal.

Sebagai bentuk perlawanan, aliansi masyarakat dan ormas ini berencana menggelar aksi damai besar-besaran pada 5 Mei 2026 mendatang di lokasi lahan milik masyarakat yang kini masuk dalam area operasional perusahaan.

Perwakilan Kelompok Tani UBM Tumbit Melayu M. Rafik, didampingi oleh Panglima Mandau mendatangi Mapolres Berau pada Kamis (09/04/2026). Kedatangan mereka bertujuan menyerahkan surat resmi terkait tindak lanjut penyelesaian sengketa lahan antara warga dengan PT Berau Coal.

Panglima Mandau menegaskan bahwa pihaknya memberikan tenggat waktu (deadline) selama satu bulan bagi pihak kepolisian dan perusahaan untuk merespons tuntutan warga.

“Hari ini pengantaran surat Kelompok Tani Tumbit Melayu Usaha Bersama. Adapun tenggat waktu yang kami beri itu temponya hampir satu bulan, tanggal 5 Mei nanti,” ujar Panglima Mandau di depan gedung Polres Berau.

Ia menekankan bahwa langkah ini diambil demi membela hak masyarakat kecil yang merasa tertindas di tanah kelahirannya sendiri.

Ancam Turunkan 700 Personel Dari Berbagai Wilayah

Panglima Mandau memperingatkan akan adanya pergerakan massa jika dalam waktu yang ditentukan tidak ada penyelesaian konkret dari pihak manajemen perusahaan.

“Insyaallah kalau Berau Coal tidak ada tanggapan juga, saya akan turunkan paling sedikit 700 orang. Belum lagi bantuan dari Panglima Pipit Tolan Pasukan Merah dari Berau, juga dari Pol Adat Galak,” tegasnya.

Proses Hukum Sedang Berjalan

Di lokasi yang sama, perwakilan kuasa Kelompok Tani, M. Rafik, menyatakan apresiasinya terhadap kinerja kepolisian yang dinilai profesional dan netral. Ia mengonfirmasi bahwa saat ini kasus tersebut sudah masuk tahap penyelidikan.

“Alhamdulillah laporan ini sekarang masih dalam tahap penyelidikan. Beberapa saksi sudah dimintai keterangan. Kami berharap PT Berau Coal menghentikan seluruh kegiatan di lahan kami sampai ada penyelesaian jelas. Sama-sama kita hormati hukum,” kata Rafik.

Tuntutan Warga: Hentikan Aktivitas dan Ganti Rugi

Masyarakat menuntut PT Berau Coal segera menghentikan aktivitas di atas lahan sengketa dan memberikan ganti rugi atau hak yang selama ini diabaikan. Jika hingga 5 Mei 2026 belum ada itikad baik, massa memastikan akan menduduki lahan tersebut sebagai bentuk pertahanan terakhir.

“Kami tidak mencari keributan, kami mencari keadilan. Namun, jika hak kami terus diinjak, Serdadu Pol Adat dan seluruh keluarga besar Pasukan Mandau akan tetap bertahan bersama rakyat hingga titik darah terakhir,” pungkas perwakilan lapangan di lokasi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak warga masih menunggu undangan dialog terbuka dari pihak manajemen perusahaan.**Ad**

  • Penulis: Adm
  • Editor: media tipikor kaltim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dirut PT.SIP, MANGKIR Saat Di Panggil Kejati Kaltara Atas Dugaan Korupsi Tambang

    Dirut PT.SIP, MANGKIR Saat Di Panggil Kejati Kaltara Atas Dugaan Korupsi Tambang

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • visibility 91
    • 0Komentar

    MTN-Bulungan,KALTARA ,- Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara (Kejati Kaltara) melalui Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus,,terus bergerak cepat melakukan pendalaman penyidikan terkait perkara dugaan korupsi sektor pertambangan di wilayah Kabupaten Nunukan. Namun, langkah penegakan hukum tersebut menemui sedikit hambatan setelah salah satu dari yang menjadi saksi kunci dari pihak korporasi diketahui mangkir dari panggilan penyidik. ​Saksi yang […]

  • Isu Tambang Pasir di Kulisusu Barat, Keterlibatan Kepsek Jadi Sorotan

    Isu Tambang Pasir di Kulisusu Barat, Keterlibatan Kepsek Jadi Sorotan

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • visibility 180
    • 0Komentar

    BUTON UTARA, MTN – Dugaan keterlibatan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) dalam aktivitas tambang pasir ilegal kembali mencuat dan menjadi sorotan publik. Berdasarkan hasil investigasi media beberapa awak media, seorang ASN inisial LMR yang diketahui menjabat sebagai kepala sekolah (kepsek) diduga turut mengelola aktivitas penambangan pasir tanpa izin di […]

  • PERUSAHAAN Fiktif Borong Proyek Di MAHULU

    PERUSAHAAN Fiktif Borong Proyek Di MAHULU

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • visibility 118
    • 0Komentar

    MTN- KALTIM,– Dugaan skandal tender kembali mencoreng Kabupaten Mahakam Ulu ,Terhadap Proyek pembangunan Jembatan Belly Mamahak Ulu senilai Rp6,4 miliar kini disorot setelah munculnya Selembar surat keterangan Ketua RT yang menerangkan Bahwa  CV. Pratama Jaya Konstruksi, Tersebut tidak pernah berdomisili di alamat yang tercantum dalam dokumen tender. Jika benar perusahaan pemenang menggunakan alamat fiktif, muncul […]

  • Aktivitas Diduga Angkut BBM PT Erianti Masih Berlanjut, Publik Desak Polisi Periksa Izin

    Aktivitas Diduga Angkut BBM PT Erianti Masih Berlanjut, Publik Desak Polisi Periksa Izin

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • visibility 154
    • 0Komentar

    SULTRA, MTN – Keberadaan kendaraan tangki milik PT Erianti kembali terpantau di dua titik berbeda di wilayah Kota Kolaka, Sulawesi Tenggara, dalam rentang waktu dua hari berturut-turut. Pantauan tim media MTN mencatat kendaraan tersebut berada di tepi jalan Kelurahan Kolakasi pada 24 Mei 2026. Sehari kemudian, tepatnya 25 Mei 2026, kendaraan bermerek sama namun dengan […]

  • Warga Batu Putih Sulit Masuk Kerja di PT Jabontara, Perekrutan Lewat Kontraktor Dikeluhkan

    Warga Batu Putih Sulit Masuk Kerja di PT Jabontara, Perekrutan Lewat Kontraktor Dikeluhkan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • visibility 262
    • 0Komentar

    BERAU, MTN – Masyarakat Desa Batu Putih, Kabupaten Berau, mengeluhkan sulitnya diterima bekerja di PT Jabontara Eka Karsa. Kendala ini terjadi karena perusahaan tersebut diketahui lebih banyak merekrut tenaga kerja dari luar daerah, sehingga peluang bagi warga setempat sangat terbatas. Selain itu, PT Jabontara tidak menerima pelamar secara langsung. Perusahaan menyalurkan pencari kerja ke kontraktor […]

  • Ketum Asosiasi Media Nusantara Apresiasi Berdirinya PPMBLB Secara Sah dan Resmi di Kabupaten Berau

    Ketum Asosiasi Media Nusantara Apresiasi Berdirinya PPMBLB Secara Sah dan Resmi di Kabupaten Berau

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • visibility 161
    • 0Komentar

    BERAU, MTN – Ketua Umum Asosiasi Media Nusantara (AMN) menyampaikan apresiasi dan sambutan positif atas terbentuknya secara sah dan resmi Perkumpulan Pengusaha Material Bukan Logam dan Batuan (PP-MBLB) yang berkedudukan di Kabupaten Berau. Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap kehadiran wadah organisasi baru yang menaungi pelaku usaha di sektor tersebut. Dalam keterangannya, Ketua Umum […]

expand_less